Allah ta'ala berfirman: “(yaitu) orang yang ketika diwafatkan oleh para malaikat dalam keadaan baik, mereka (para malaikat) mengatakan (kepada mereka), “Salamun ‘alaikum (semoga keselamatan terlimpah kepada engkau), masuklah ke dalam surga karena apa yang telah kamu kerjakan Ath Thabari rahimahullah dalam Tafsir-nya menjelaskan: “Maksudnya, para Malaikat mencabut ruh mereka orang-orang yang bertakwa sambil mengatakan: “Salamun 'alaikum! Masuklah ke surga”.
Sebagai kabar gembira dari Allah yang disampaikan oleh para Malaikat”. Mengenai al busyra atau kabar gembira di saat kematian ini, akan dijelaskan lebih detail di bab “Al busyra menjelang kematian” di buku ini. Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin rahimahullah menjelaskan: “Di antara akidah Ahlussunnah wal Jama'ah adalah menetapkan adanya nikmat kubur. Dalilnya firman Allah ta'ala ... (beliau menyebutkan ayat di atas). Mereka diwafatkan oleh para Malaikat dalam keadaan baik, maksudnya baik akidah mereka, dan baik pula amalan mereka. Maka para Malaikat pun berkata menjelang kematian si hamba tersebut, “masuklah ke dalam surga karena apa yang telah kamu kerjakan!”. Ini dikatakan oleh para Malaikat di hari ketika si hamba wafat”. Jika ada yang bertanya, “Andai kejadian ini terjadi di alam kubur, mengapa dikatakan “masuklah ke dalam surga... ? Bukankah hal ini menunjukkan kejadian tersebut terjadi di akhirat?”. Jawabannya sebagaimana telah dijelaskan oleh Ath Thabari, rahimahullah bahwa perkataan “masuklah ke dalam surga.. itu adalah kabar gembira dari para Malaikat. Sehingga tidak bertentangan dengan keterangan bahwa perkataan tersebut disampaikan di alam kubur.
Demikian juga Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin rahimahullah menjelaskan: “Dikatakan demikian karena terdapat dalam sebuah hadits yang shahih: “Ia akan diluaskan kuburnya, dan akan dibukakan baginya pintu surga. Sehingga ia mendapatkan harum dan nikmatnya surga yang menyejukkan matanya. S e m o g a k i t a t e r m a s u k o r a n g y a n g mendapatkannya. Dan dalam firman Allah ta'ala (yang artinya) “masuklah ke dalam surga karena apa yang telah kamu kerjakan”, huruf ba' di sini adalah ba'sababiyah”. Sehingga dalam ayat ini para Malaikat seolah ingin mengatakan: “kamu akan masuk surga karena telah melakukan sebab-sebab yang membuat seseorang masuk surga”. Bukan berarti si hamba masuk surga ketika itu.
0 comments:
Posting Komentar