Memohon Cahaya Petunjuk Ilahi: Ayat-Ayat Al-Qur'an yang
Menyejukkan Jiwa
Setiap insan pasti pernah merasakan keraguan, kebingungan,
atau kesulitan dalam menjalani kehidupan. Di saat-saat seperti itulah, hati
kita secara naluriah mencari pegangan, mencari sumber petunjuk yang paling
hakiki. Al-Qur'an, kitab suci umat Islam, hadir sebagai pelita bagi kegelapan
hati, menawarkan ayat-ayat yang begitu indah untuk memohon petunjuk dari Sang
Maha Pemberi Petunjuk, Allah SWT.
Kekuatan Doa Memohon Petunjuk dalam Al-Qur'an
Terdapat banyak ayat dalam Al-Qur'an yang secara eksplisit
maupun implisit mengajarkan kita cara memohon petunjuk. Salah satu yang paling
sering kita panjatkan dalam shalat adalah
"Ihdinash-shiraathal-mustaqiim" (Tunjukkanlah kami jalan yang lurus),
yang terdapat dalam Surah Al-Fatihah ayat 6. Ayat ini menjadi pengingat bahwa
kita senantiasa membutuhkan bimbingan Allah dalam setiap langkah.

Selain itu, ayat-ayat seperti QS. Al-Baqarah: 286 yang
berbunyi, "Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai
kesanggupannya. Ia mendapat pahala [dari kebajikan] yang dikerjakannya dan ia
mendapat siksa [dari kejahatan] yang dikerjakannya. Ya Tuhan kami, janganlah
Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami berbuat salah. Ya Tuhan kami,
janganlah Engkau bebankan beban yang berat kepada kami sebagaimana Engkau
bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau
pikulkan kepada kami apa yang tidak sanggup kami memikulnya. Beri ma'aflah
kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah pelindung kami, maka
tolonglah kami atas kaum yang kafir." juga menjadi bukti nyata betapa
Allah Maha Pengasih dan Penyayang terhadap hamba-Nya yang memohon kemudahan dan
petunjuk.
Mengapa Memohon Petunjuk Itu Penting?
Memohon petunjuk bukan sekadar rutinitas ibadah, melainkan
sebuah kebutuhan spiritual yang mendalam. Dengan memohon petunjuk, kita
mengakui keterbatasan diri dan menyerahkan segala urusan kepada Allah. Ini
adalah bentuk tawakal yang sesungguhnya, di mana kita berusaha semaksimal
mungkin lalu berdoa agar diberikan hasil terbaik. Petunjuk Ilahi akan
membimbing kita pada jalan kebaikan, menjauhkan dari kesesatan, serta
memberikan ketenangan dan keyakinan dalam menghadapi segala ujian.
Bagaimana Cara Mengamalkannya?
Selain rutin memanjatkan doa-doa yang diajarkan Al-Qur'an,
memohon petunjuk juga bisa diwujudkan dalam bentuk usaha nyata. Carilah ilmu,
konsultasikan masalah kepada orang yang berilmu, dan selalu berdoa agar
diberikan kemudahan dalam mencari solusi. Ingatlah, Allah tidak akan mengubah
nasib suatu kaum kecuali mereka sendiri yang berusaha mengubahnya. Semoga kita
senantiasa dalam limpahan petunjuk-Nya.
Al-Kahfi 9-10
اَمۡ
حَسِبۡتَ اَنَّ اَصۡحٰبَ الۡـكَهۡفِ وَالرَّقِيۡمِۙ كَانُوۡا مِنۡ اٰيٰتِنَا عَجَبًا
٩
اِذۡ
اَوَى الۡفِتۡيَةُ اِلَى الۡـكَهۡفِ فَقَالُوۡا رَبَّنَاۤ اٰتِنَا مِنۡ لَّدُنۡكَ رَحۡمَةً
وَّهَيِّئۡ لَـنَا مِنۡ اَمۡرِنَا رَشَدًا ١٠
Apakah engkau mengira bahwa orang yang
mendiami gua, dan (yang mempunyai) raqīm1 itu, termasuk tanda-tanda (kebesaran)
Kami yang menakjubkan?
(Ingatlah) ketika pemuda-pemuda itu
berlindung ke dalam gua lalu mereka berdoa, "Ya Tuhan kami. Berikanlah
rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah petunjuk yang lurus bagi
kami dalam urusan kami."
Al Qasas 22-24
وَلَـمَّا
تَوَجَّهَ تِلۡقَآءَ مَدۡيَنَ قَالَ عَسٰى رَبِّىۡۤ اَنۡ يَّهۡدِيَنِىۡ سَوَآءَ السَّبِيۡلِ
٢٢
وَلَـمَّا
وَرَدَ مَآءَ مَدۡيَنَ وَجَدَ عَلَيۡهِ اُمَّةً مِّنَ النَّاسِ يَسۡقُوۡنَ وَوَجَدَ
مِنۡ دُوۡنِهِمُ امۡرَاَتَيۡنِ تَذُوۡدٰنِ
ۚ قَالَ مَا خَطۡبُكُمَا
ؕ قَالَـتَا لَا نَسۡقِىۡ حَتّٰى يُصۡدِرَ الرِّعَآءُ
وَاَبُوۡنَا شَيۡخٌ كَبِيۡرٌ
٢٣
فَسَقٰى
لَهُمَا ثُمَّ تَوَلّٰٓى اِلَى الظِّلِّ فَقَالَ رَبِّ اِنِّىۡ لِمَاۤ اَنۡزَلۡتَ اِلَىَّ
مِنۡ خَيۡرٍ فَقِيۡرٌ ٢٤
Dan ketika dia menuju ke arah negeri
madyan, dia berdoa lagi, "Mudah-mudahan Tuhanku menunjuki aku ke jalan
yang benar."
Dan ketika dia sampai di sumber air
negeri Madyan, dia menjumpai di sana sekumpulan orang yang sedang memberi minum
(ternaknya), dan dia menjumpai di belakang orang banyak itu, dua orang
perempuan sedang menghambat (ternaknya). Dia (Musa) berkata, "Apakah
maksudmu (dengan berbuat begitu)?" Kedua (perempuan) itu menjawab,
"Kami tidak dapat memberi minum (ternak kami), sebelum
penggembala-penggembala itu memulangkan (ternaknya), sedang ayah kami adalah
orang tua yang telah lanjut usianya."
Maka dia (Musa) memberi minum (ternak)
kedua perempuan itu, kemudian dia kembali ke tempat yang teduh lalu berdoa,
"Ya Tuhanku, sesungguhnya aku sangat memerlukan kebaikan apa pun yang
Engkau turunkan kepadaku."
Doa Memohon Petunjuk