Mushola Al-Islah Jl leces no.7 Sonosari Kab.Malang kumpulan doa rezeki,kumpulan doa tasawuf,makrifat,bahasa arab,sejarah kerajaan islam,sejarah kerajaan indonesia,sejarah kebudayaan islam

Senin, 16 Maret 2026

pendiri kekaisaran persia

Cyrus the Great atau Koresh Agung adalah pendiri Kekaisaran Persia Akhemeniyah, sering disebut sebagai Kekaisaran Persia  pertama. Pada saat kematiannya, dia berhasil menciptakan kekaisaran terbesar yang pernah ada di dunia kuno.Wilayah Kekaisaran  Persia Akhemeniyah membentang dari Laut Mediterania hingga Sungai Indus. Cyrus the Great juga dikenang karena pengaruhnya  dalam bidang agama, hak asasi manusia, filsafat, dan sastra. Selama berkuasa, ia menciptakan sistem politik yang stabil di  mana kekaisaran yang luas dikelola.

pendiri kekaisaran persia


Kehidupan awal Cyrus the Great diselimuti mitos dan misteri. Ia lahir sekitar tahun 600 Sebelum Masehi dan merupakan putra  Cambyses, Raja Persia. Kakeknya adalah Astyages, raja di Kekaisaran Media.

Menurut legenda, Astyages bermimpi bahwa Cyrus suatu hari akan menggantikan dan membunuhnya. Astyages memerintahkan jenderal  utamanya (Harpagus) untuk membunuh anak itu.“Alih-alih menurutinya, sang jenderal malah menyuruh Cyrus pergi untuk hidup  sebagai seorang gembala,” Beberapa saat setelah dia kembali, Cyrus menikahi kassandane, cinta terbesar dalam hidupnya.

Menggulingkan MediaPada tahun 559 Sebelum Masehi, Cyrus adalah salah satu dari banyak penguasa lokal yang setia kepada  Kekaisaran Medi yang perkasa. Kekaisaran Media saat ini masih diperintah oleh kakek Cyrus, Astyages. Namun tidak jelas  bagaimana tepatnya dan mengapa permusuhan terjadi.

Ketika Astyages mengirim pasukannya untuk menyerang Cyrus, pasukan itu berada di bawah komando Harpagus. Jika legenda tentang  mimpi Astyages itu benar, maka Harpagus punya alasan untuk membenci kakeknya dan memberontak. Harpagus kemudian membelot ke  Cyrus dan membawa separuh pasukannya bersamanya.

Perang melawan bangsa Media berlangsung selama 3 tahun (553 hingga 550 Sebelum Masehi). Perang tersebut berakhir dengan  penaklukan Persia terhadap ibu kota Media, Ecbatana. Cyrus menyelamatkan nyawa Astyages dan menikahi Amytis, salah satu putri  Astyages. 

Dengan penaklukan Media, Cyrus mampu menyatukan rakyat Persia dan menjadi raja mereka.Pada masa kekuasaannya, dia menyatukan  berbagai peradaban di Timur Dekat Kuno, termasuk menaklukkan Media, Lydia, dan Babilonia. Kekaisarannya membentang dari Laut  Tengah di barat sampai Sungai Indus di timur. Koresy terkemuka, baik atas perannya sebagai negarawan maupun prajurit. Atas  infrastruktur politik yang dia ciptakan, Kekaisaran Akhemeniyah bertahan lama setelah kematiannya.

Read More

Zoroastrianisme Jadi Agama Monoteistik

 Zoroastrianisme Jadi Agama Monoteistik Pertama Keberadaannya telah melintasi waktu lebih dari 3.000 tahun, jauh sebelum agama-agama besar seperti Kristen dan Islam lahir.

Zoroastrianisme Jadi Agama Monoteistik

Berakar di wilayah Persia kuno, ajaran yang dibawa oleh Nabi Zoroaster (atau Zarathustra) ini memperkenalkan konsep monoteisme yang radikal pada zamannya: sebuah pertarungan abadi antara Ahura Mazda sebagai Tuhan yang bijaksana melawan roh jahat Ahriman.Selama lebih dari satu milenium, dari abad ke-6 SM hingga abad ke-7 M, Zoroastrianisme adalah agama dominan yang dianut oleh raja-raja Persia dan masyarakat di wilayah yang kini mencakup Iran, Irak, Afghanistan, hingga Asia Tengah.

Salah satu tokoh paling ikonik adalah Cyrus Agung, yang dalam buku Alkitab Isaiah 2 disebut sebagai "Cyrus Sang Terurap". Ia dikenal karena kebijakan inklusifnya yang mengizinkan kelompok agama lain, termasuk kaum Yahudi, untuk mempraktikkan keyakinan mereka.

Poin-Poin Kunci Zoroastrianisme:

Tuhan dan Ajaran: Ahura Mazda adalah Tuhan yang bijaksana dan pencipta segalanya. Manusia memiliki kehendak bebas untuk memilih antara Asha (kebenaran/kebaikan) dan Druj (kebohongan atau kejahatan).

Kitab Suci: Ajaran utamanya tertuang dalam Avesta, terutama Gatha (nyanyian suci) yang ditulis langsung oleh Zoroaster.

Api sebagai Simbol: Api, bersama air, dianggap suci sebagai simbol kemurnian, kebenaran, dan perantara manusia dengan Tuhan. Kuil penyembahan mereka dikenal sebagai Kuil Api.

Etika dan Kehidupan: Zoroastrianisme menekankan tanggung jawab moral individu untuk menjaga alam dan melawan kejahatan.

Penganut Saat Ini: Jumlah penganutnya saat ini kecil, tersebar di Iran dan India (komunitas Parsi), serta diaspora di Barat

Read More

akademi kedokteran tertua warisan kerajaan persia

Akademi Jundishapur di Persia kuno (kini Iran) diakui sebagai salah satu pusat pendidikan kedokteran tertua di dunia, yang berkembang pesat sejak abad ke-6 Masehi. Institusi ini mempelopori kurikulum kedokteran, rumah sakit pendidikan, dan ujian lisensi dokter.Akademi Jundishapur. Dikenal karena menyusun buku teks kedokteran komprehensif pertama, melakukan kunjungan rumah sakit, dan menerapkan sistem etika medis yang ketat.

Akademi Gondishapur  sering dianggap sebagai salah satu pusat pendidikan kedokteran paling penting dan salah satu yang tertua di dunia, mencapai puncak kejayaannya pada abad ke-6 Masehi di bawah pemerintahan Kekaisaran Sassanid Persia.

akademi kedokteran tertua warisan kerajaan persia


Lokasi dan Waktu: Terletak di barat daya Iran, pusat ini menjadi pusat intelektual di mana tradisi medis Yunani, Persia, dan India bertemu.

Pusat Pengajaran: Gondishapur dikenal memiliki rumah sakit (Bimaristan) yang berfungsi ganda sebagai tempat pengajaran medis yang sistematis.

Pengaruh: Akademi ini memainkan peran krusial dalam menerjemahkan teks medis ke dalam bahasa Persia dan kemudian bahasa Arab, yang menjadi dasar kedokteran Islam dan Eropa abad pertengahan.Salah satu pusat budaya dan ilmiah paling luar biasa pada era Sassanid adalah kota Gondishapur yang terletak di barat daya Iran di Shah-Abad dekat Susa di Provinsi Khuzestan . Kota ini dibangun kembali pada abad ke-3 Masehi, dan segera menjadi pusat ilmiah terpenting di dunia kuno.

Read More

yakhcal pendingin pertama di dunia berawal dari peradaban persia

 Yakhchal artinya.lubang es adalah teknologi pendingin kuno dari Persia sekitar 400 Sebelum Masehi. yang mampu memproduksi dan menyimpan es serta makanan di gurun yang panas tanpa listrik. 

yakhcal pendingin pertama di dunia berawal dari peradaban persia

Struktur ini biasanya memiliki bentuk kubah di atas tanah, ruang penyimpanan bawah tanah, dinding peneduh, dan kolam es. Struktur ini sering digunakan untuk menyimpan es, tetapi terkadang juga digunakan untuk menyimpan makanan serta menghasilkan es. Ruang bawah tanah dan bahan konstruksi tahan panas yang tebal mengisolasi ruang penyimpanan sepanjang tahun. Struktur ini dibangun dan digunakan sejak zaman kuno di Persia.Catatan menunjukkan bahwa struktur ini dibangun sejak 400 Sebelum Masehi, dan banyak yang dibangun ratusan tahun yang lalu masih berdiri, di mana para insinyur Persia membangun yakhchāl di gurun untuk menyimpan es, yang biasanya dibuat di dekatnya. Es yang dibuat di dekatnya dan disimpan di yakhchāl digunakan sepanjang tahun terutama pada hari-hari musim panas yang panas, untuk berbagai tujuan, termasuk pengawetan makanan, untuk mendinginkan makanan manis, atau membuat makanan penutup tradisional Persia seperti faloodeh.

Bagaimana cara kerja yakhchal?

Kompleks ini terdiri dari kolam pembuatan es dangkal yang diisi setiap malam dari qanat, yaitu kanal air tawar. Dinding peneduh melindungi kolam dari panas matahari musim dingin yang bersudut rendah. Es dipanen dari kolam dan dipindahkan ke gudang es Yakhchal.

Sistem pendinginan evaporatif memungkinkan suhu di dalam yakhchāl menurun dengan mudah, memberikan sensasi dingin seolah-olah Anda benar-benar berada di dalam sebuah lemari es besar. Dindingnya juga dibangun dengan cerdas, menggunakan mortar khusus yang memberikan insulasi super dan perlindungan dari terik matahari gurun. Mortar tersebut merupakan campuran pasir, tanah liat, dan komponen lain seperti putih telur dan bulu kambing, di antara lainnya.


Fitur Utama dan Cara Kerja Yakhchal:

pertama.Struktur Kubah: Bangunan kerucut setinggi 15 sampai 20 meter yang menonjol di atas tanah, berfungsi sebagai ruang pendingin.

struktur kedua. Ruang Bawah Tanah: Area penyimpanan dingin yang besar untuk menampung es dan makanan.

struktur ketiga. Material Sarooj: Mortir khusus tahan panas yang terbuat dari campuran tanah liat, pasir, kapur, abu, dan bulu kambing/putih telur untuk isolasi termal yang sangat tebal.

struktur keempat. Kolam Es & Qanat: Pada musim dingin, air dari qanat (kanal bawah tanah) dialirkan ke kolam dangkal pada malam hari. Suhu gurun yang dingin memungkinkan air membeku, dan es tersebut dipindahkan ke dalam yakhchal.

dan yang kelima Efek Cerobong Angin: Bentuk kubah membantu mengeluarkan udara hangat dan menarik udara dingin dari bawah, menjaga suhu di dalam tetap rendah.

Struktur ini memungkinkan masyarakat Persia kuno tetap menikmati es dan makanan segar selama musim panas yang terik.

Read More

Kisah Kelahiran Nabi Yahya AS

 KISAH NABI YAHYA A.S

Kisah Kelahiran Nabi Yahya AS

Allah SWT berfirman:

"Di sanalah Zakaria berdoa kepada Tuhannya seraya berkata: 'Ya Tuhanku, berilah aku dari sisi Engkau seorang anak yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Pendengar doa. Kemudian Malaikat (Jibril) memanggil Zakaria, sedang ia tengah berdiri melakukan solat di mihrab (katanya): 'Sesungguhnya Allah menggembirakan   kamu   dengan   kelahiran   (seorang   puteramu)   Yahya,   yang membenarkan   kalimat   (yang   datang)   dari   Allah,   menjadi   ikutan,   menahan diri   (dari   hawa   nafsu)   dan   seorang   nabi   termasuk   keturunan   orang-orang soleh." (QS. Ali 'Imran: 38-39)

Kisah Kelahiran Nabi Yahya AS


"Hai Yahya, ambilah al-Kitab (Taurat) itu dengan sungguh-sungguh. Dan Kami berikan kepadanya hikmah selagi ia masih anak-anak, dan rasa belas kasihan yang    mendalam dari  sisi  Kami    dan   kesucian     (dari  dosa).   Dan    ia  adalah seorang   yang   bertakwa,   dan   banyak   berbakti   kepada   kedua   orang   tuanya, dan    bukanlah     ia  orang    yang   sombong      dan   derhaka.     Kesejahteraan       atas dirinya pada hari ia dilahirkan, dan pada hari itu ia meninggal dan pada hari ia dibangkitkan kembali." (QS. Maryam: 12-15)

"Hai Zakaria, sesungguhnya Kami memberi khabar gembira kepadamu akan (memperoleh)   seorang   anak   yang   namanya   Yahya,   yang   sebelumnya   Kami belum pernah menciptakan orang yang serupa dengan dia." (QS. Maryam: 7)

Inilah   Yahya   seorang   Nabi   yang   Allah   SWT   bersaksi   bahawa   sebelumnya   tak seorang     pun   yang   serupa    dengannya.      Yaitu   seorang    Nabi   yang   Allah   SWT berkata tentangnya:

"Dan rasa belas kasihan yang mendalam dari sisi Kami." (QS. Maryam: 13)

Sebagaimana   Khidir   diberi   ilmu   dari   sisi   Allah   SWT,   maka   Yahya   diberi   rasa cinta   dari   sisi   Allah   SWT.   Al-Hanan   ialah   ilmu   yang   luas   yang   terkandung   di dalamnya   sesuatu   kecintaan   yang   dalam   terhadap   makhluk   dan   alam.   Hanan ialah   salah   satu   dari   tingkat   cinta   yang   bersumber   dari   ilmu.   Yahya   adalah seorang Nabi yang menjadi cermin dari ibadah, zuhud, dan cinta. Nabi Yahya mengungkapkan         cinta   kepada     semua     makhluk.     Ia  dicintai   oleh   manusia, burung-burung,   binatang   buas,   bahkan   gurun   dan   gunung.   Darah   Nabi   Yahya tertumpah        ketika    beliau     berusaha      mempertahankan          kebenaran      yang disampaikannya di istana raja yang lalim. Peristiwa tragis itu berkaitan dengan seorang   penari   pelacur.   Para   ulama   banyak   menyebutkan   keutamaan   Yahya. Yahya hidup sezaman dengan Nabi Isa dan termasuk kerabat dekatnya dari sisi ibu (anak bibinya).

Ada   hadis   yang   meriwayatkan   bahawa   Yahya   dan   Isa   pernah   bertemu   pada suatu hari. Lalu Isa berkata kepada Yahya, mintakanlah ampun bagiku wahai Yahya.     Sesungguhnya       engkau     lebih   baik    daripada     aku.   Yahya     berkata:

"Mintakanlah ampun bagiku wahai Isa kerana engkau lebih baik daripada aku."

Isa    berkata:    "Tidak,    engkaulah      yang   lebih    baik   daripada     aku.    Engkau mengucapkan         salam    kepadaku     sedangkan     Allah   SWT     mengucapkan       salam kepadamu." Kisah tersebut menunjukkan keutamaan Yahya ketika Allah SWT menyampaikan salam kepadanya pada hari ia dilahirkan, pada hari ia mati, dan pada hari ia dibangkitkan kembali dalam keadaan hidup. Diriwayatkan bahawa Rasulullah saw pernah pergi dan menemui para sahabatnya. Pada suatu hari, beliau mendapati mereka sedang menyebut-nyebut keutamaan para nabi. Ada yang mengatakan, Musa kalimullah (seorang nabi yang diajak bicara oleh Allah SWT). Ada yang mengatakan, Isa ruhullah (tiupan roh Allah SWT). Dan ada juga yang mengatakan, Ibrahim khalilullah (seorang kekasih Allah SWT).

Demikianlah   para   sahabat   berbicara   tentang   para   nabi   lalu   Rasulullah   saw menemui mereka. Ketika Rasul saw mendapati mereka tidak menyebut nama Yahya, beliau berkata: "Di manakah putera seorang syahid yang mendapatkan banyak   penderitaan,   yang   memakan   pohon   kerana   takut   dosa,   di   manakah Yahya bin Zakaria."

Sementara itu, datanglah musim semi di Palestina dan bumi tampak semakin menghijau      dan   langit   semakin   terang.    Bulan    dengan    cahayanya     menembus puncak-puncak        pohon    dan   kebun.    Bunga-bunga      mawar     dan   jeruk   semakin berkembang dan baunya tersebar ke udara. Dan burung- burung yang sedang berterbangan   tampak   bernyanyi   dan   melantunkan   lagu-lagu   kegembiraan   di tengah-tengah suasana yang ceria dan penuh keindahan.

Kemudian   lahirlah   Yahya.   Kelahiran   Yahya   dipenuhi   banyak   mukjizat.   Beliau lahir pada saat ayahnya Zakaria berusia lanjut sehingga tampak seakan-akan ia putus   asa   kerana   tidak   akan   mempunyai   keturunan.   Beliau   lahir   melalui   doa yang   suci   yang   bersumber   dari   hati   Nabi   Zakaria   yang   suci   dan   tulus.   NabiYahya   lahir   di   tengah-tengah   masa   yang   dipenuhi   dengan   puncak   kesucian sebagaimana   juga   dihiasi   dengan   puncak   kelaliman.   Maryam   adalah   simbol puncak kesucian di zamannya. Mihrabnya penuh dengan bau yang harum yang memancarkan         kalimat-    kalimat    solat  yang    terus   menerus     dan   zikir  yang bersumber   dari   hati   yang   suci.   Masjid   tampak   dipenuhi   dengan   gelombang orang-orang yang solat dan orang-orang mukmin yang berzikir. Namun nun jauh di sana kelaliman tetap membunyikan genderangnya.

Read More

Minggu, 15 Maret 2026

Dampak Besar Penaklukan Persia

Penaklukan Persia oleh pasukan Muslim pada abad ke-7 turut mengubah arah sejarah kawasan tersebut.Secara politik, wilayah Persia kemudian menjadi bagian dari kekhalifahan Islam dan masuk ke dalam jaringan pemerintahan serta perdagangan dunia Islam yang sedang berkembang.

Dampak Besar Penaklukan Persia

Dalam segi agama, Islam menggeser posisi dominan Zoroastrianisme di persia. Meski begitu, Zoroastrianisme tidak sepenuhnya hilang dan komunitasnya tetap bertahan di beberapa wilayah seperti Fars dan Kerman hingga sekarang.Menariknya, identitas budaya Persia tidak lenyap setelah penaklukan. Sebaliknya, masyarakat Persia beradaptasi dengan menggabungkan tradisi lama dengan unsur-unsur Islam.

Dari proses ini lahir budaya Islam-Persia yang kemudian memainkan peran besar dalam perkembangan peradaban dunia Islam, terutama pada masa Kekhalifahan Abbasiyah.

Pada periode ini, banyak ilmuwan Persia muncul sebagai tokoh penting dalam Zaman Keemasan Islam:

seperti avisenna atau ibnu sina. yang dikenal dengan karya filsafat dan kedokterannya.kanen of medisin kedokteran dan filsafat. menjadi rujukan penting dalam ilmu medis dan filsafat dunia islam dan eropa selama berabad-abad.

begitu juga dengan ilmuwan persia dalam bidang sains. al-razi atau rhazes penelitian medis dan karya ilmiah tentang penyakit dan kimia. memberikan kontribusi besar dalam bidang sains dan kedokteran dengan metode ilmiah.

ilmuwan dalam bidang sejarah salah satunya ferdowsi shahnameh. melestarikan sejarah dan legenda iran pra islam dan menjadi ketahanan budaya persia.

Warisan Persia juga mempengaruhi sistem pemerintahan dunia Islam. Model birokrasi yang berkembang di Persia kemudian menjadi inspirasi bagi berbagai kekaisaran Islam berikutnya, termasuk Seljuk Empire dan Safavid Empire.

Penaklukan ini akhirnya melahirkan perpaduan budaya yang memperkaya peradaban Islam dan meninggalkan warisan intelektual yang bertahan hingga berabad-abad kemudian.


Read More

runtuhnya kekaisaran persia oleh pasukan muslim

Salah satu titik balik paling penting terjadi dalam Pertempuran al-Qadisiyyah pada tahun 636 Masehi. Dalam pertempuran ini, pasukan Muslim yang dipimpin oleh Sa'd ibn Abi Waqqas berhadapan dengan tentara Persia di bawah komando jenderal Rostam Farrokhzad.

runtuhnya kekaisaran persia oleh pasukan muslim

Kemenangan pasukan muslim pada pertempuran ini membuka jalan untuk merebut ibu kota Kekaisaran Sassanid, Ctesiphon. Jatuhnya pusat pemerintahan tersebut menjadi simbol bahwa kekuasaan Persia mulai runtuh.

Beberapa tahun kemudian, pertempuran lain yang tak kalah penting terjadi pada 642 M, yaitu Pertempuran Nahavand. Pertempuran ini sering dijuluki sebagai "Victory of Victories" karena dampaknya yang sangat besar.

Kekalahan Persia dalam pertempuran ini hampir sepenuhnya mengakhiri perlawanan militer terorganisasi dari Kekaisaran Sassanid. Setelah kemenangan tersebut, pasukan Muslim mampu menembus lebih jauh ke wilayah dataran tinggi Iran, membuka jalan bagi penaklukan wilayah Persia secara menyeluruh.

pasukan muslim yang dipimpin oleh Sa'd ibn Abi Waqqas dan Al-Nu'man ibn Muqarrin.sedang pasukan persia dipimpin oleh Rostam Farrokhzad.pasukan muslim yang berjumlah 30 ribu harus menghadpi pasukan persia yang berjumlah 100 ribu pasukan.setelah kemenangan pasukan muslim saat itu telah menghancurkan perlawanan militer kekasiran sasanid.Raja terakhir Persia, Yazdegerd III, berusaha melanjutkan perlawanan dengan berpindah dari satu kota ke kota lain untuk mencari dukungan dan mengumpulkan kembali kekuatan militer, namun upaya tersebut tidak berhasil.

Pada akhirnya, Yazdegerd III terbunuh di Merv pada tahun 651 Masehi. Peristiwa ini menandai berakhirnya Kekaisaran Sassanid sekaligus mengakhiri salah satu kekuatan besar yang pernah mendominasi kawasan Timur Tengah.

Keruntuhan kekaisaran persia 636 Masehi

Read More