roh dalam Barzakh
kondisi roh dialam ruh di bedakan menjadi 4
· Roh
syuhada
Roh
para syuhada berada di tengah-tengah burung hijau dan memiliki lampu yang tergantung di langit,
roh itu dapat keluar dari surga sekehendaknya, kemudian bisa kembali ke pelita
tersebut, menurut kisah dari Masruq ketika bertanya kepada Abdullah Bin Mas’ud.. Firman Allah dalam Ali Imran: 169, “ Janganlah kamu
mengira bahwa orang-orang yang gugur dijalan Allah itu mati, tetapi mereka itu
di sisi Tuhannya dengan mendapat rezeki.” (Q.S. Ali Imran: 169).
Roh
sebagian syuhada dan bukan semua syuhada, sebab di antara meraka ada yang
rohnya tertahan karena memiliki hutang yang belum ditunaikan. Dari Abdullah Bin Jahsy diceritakan bahwa ada seorang lelaki datang kepada
Muhammad dan bertanya, ”Ya Rasulullah apa yang terjadi padaku jika akau
terbunuh dijalan Allah?” Muhammad menjawab, “Syurga,” Ketika orang berpaling,
Beliau berpaling” kecuali ada hutang, baru saja Jibril memberi tahu aku.”
· Roh mukmin yang saleh
Roh
mereka seperti burung yang begelantungan di pohon surga sampai dikembalikan
oleh Allah ke jasadnya pada hari kiamat. [8] Perbedaan antara roh para syuhada dengan roh kaum
mukmin adalah bahwa roh syuhada berada di sangkar burung hijau sambil terlepas
berjasan ke sana kemari di taman syurga, lalu kembali ke lampu pelita yang
tergantung di 'Arasy,
sedangkan roh kaum mukmin berada di sangkar burung tergantung di surga tetapi
tidak berjalan ke sana-ke sini di surga.
· Roh
orang maksiat
Nash-nash
yang menjelaskan azab yang diterima oleh orang yang suka maksiat telah
dikemukakan. Orang yang kebohongannya merajalela di azab dengan besi yang
ujungnya bengkok yang dimasukan kemulutnya sampai ke tengkuk. Kepala orang yang
meninggalkan salat wajib karena tidur, kepalanya akan dihancurkan dengan batu.
Bagi para Pezina Laki-laki dan Perempuan akan disiksa di sebuah lubang seperti
tungku dari tembikar untuk membakar roti yang bagian atasnya sempit dan di
bawahnya luas, sementara api menyala-nyala di bawahnya. Orang yang suka makan
Riba berenang di lautan darah dan di tepi lautan darah itu ada orang yang
melemparinya dengan batu. Demikian juga dengan orang yang suka mengadu domba di
antara manusia dan juga orang yang menyembunyikan harta ghanimah dan lainnya.
· Roh
orang kafir
Disebutkan
dalam hadits Abu Hurairah bahwa setelah melukiskan keadaan orang beriman sampai
menempati tempatnya di surga, Muhammad menyebut keadaan orang kafir beserta
sekarat yang dialaminya. Setelah rohnya dicabut, roh yang keluar dari jasad
orang kafir baunya busuk sampai para malaikat yang membawanya ke pintu bumi
berteriak, “Alangkah busuknya roh ini.” Kemudian mereka membawanya bertemu
dengan roh-roh kafir lainnya.






