Mushola Al-Islah Jl leces no.7 Sonosari Kab.Malang kumpulan doa rezeki,kumpulan doa tasawuf,makrifat,bahasa arab,sejarah kerajaan islam,sejarah kerajaan indonesia,sejarah kebudayaan islam

Minggu, 08 November 2026

Pasukan Dajjal

 Para pengikut Dajjal

siapa saja yang akan mengikuti dajjal di akhir zaman kelak

Pasukan Dajjal


1.    Yahudi

يَتْبَعُ الدَّجَّالَ مِن يَهُودِ أصْبَهانَ، سَبْعُونَ ألْفًا عليهمُ الطَّيالِسَة

“Yang mengikuti Dajjal adalah orang Yahudi dari Ashbahan (Iran) dan jumlahnya sebanyak 70.000 orang dan mereka memakai thilsah.” (HR. Muslim no. 2994)

2.    Wanita

Sebagaimana sabda Rasulullah Shallallahu ‘alahi wasallam,

ينزِلُ الدجالُ في هذِهِ السَّبِخَةِ بِمَرِّ قَنَاةٍ فيَكُونُ أكثَرُ مَنْ يَخْرُجُ إليه النساءُ حتَّى إِنَّ الرجلَ لَيَرْجِعُ إلى حَمِيمِهِ وإِلَى أُمِّهِ وابنَتِهِ وأُخْتِهِ فيوثِقُهَا رباطًا مخافَةَ أنْ تَخْرُجَ إليْهِ ثمَّ يُسَلِّطُ اللهُ المسلمينَ علَيْهِ فيقتُلُونَهُ ويقتُلُونَ شِيعَتَهُ حتَّى إِنَّ اليهودِيَّ لَيَخْتَبِئُ تَحْتَ الشجرةِ والحجرِ فيقولُ الحجرُ أو الشجرَةُ للْمُسْلِمِ هَذَا يَهُودِيٌّ تحْتِي فَاقْتُلْهُ

 

“Dajjal akan turun ke Mirqonah, dan mayoritas pengikutnya adalah kaum wanita, sampai-sampai ada seorang laki-laki yang pergi ke istirinya, ibunya, putrinya, saudarinya, dan bibinya kemudian mengikatnya karena khawatir keluar menuju Dajjal.” (HR. Ahmad)

3.    Arab Badui, hal ini pernah disabdakan Rasulullah di dalam Riwayat Ibnu Majah.

4.    Khawarij

Sebagaimana Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,“akan muncul suatu kelompok yang membaca Al-Qur’an tetapi tidak tidak sampai kerongkongan mereka. Setiap kali mereka muncul, maka akan dibasmi habis sampai keluar pasukan besar mereka yaitu Dajjal.” (HR. Ibnu Majah no. 174)

Read More

Sabtu, 07 November 2026

Ciri-ciri Dajjal

 Ciri-ciri Dajjal

Dajjal memiliki ciri-ciri yang disebutkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam dalam berbagai riwayat, yaitu:

Ciri-ciri Dajjal


1.    Rambutnya Keriting

2.    Pendek

Sebagaimana Rasulullah bersabda,

إنِّي قد حدَّثتُكم عن الدَّجَّالِ ، حتَّى خشيتُ ألَّا تعقِلوا ، إنَّ مسيحَ الدَّجَّالِ رجلٌ قصيرٌ أفحَجُ جعدٌ أعوَرُ مطموسُ العينِ ليس بناتئةٍ ولا حجراءَ ، فإن ألبس عليكم فاعلَموا أنَّ ربَّكم ليس بأعورَ.

“Sungguh, aku telah menceritakan kepada kalian tentang Dajjal, hingga aku khawatir kalian tidak mampu memahaminya. Sesungguhnya Al-Masih Ad-Dajjal adalah seorang laki-laki yang pendek,berkaki bengkok, berambut keriting, buta sebelah dan matanya tidak telalu menonjol dan tidak pula terlalu tenggelam. Maka jika kalian merasa binggung, maka ketahuilah bahwa Tuhan kalian tidak bermata juling. (HR. Abu Dawud no. 4320)

3.    Jidadnya agak menonjol dan bertuliskan kata كافر yang hanya dapat dibaca oleh seorang mu’min.

إنَّهُ مَكْتوبٌ بينَ عينيهِ كافرٌ ، يقرؤهُ من كَرِهَ عَملَهُ ، أو يقرؤهُ كلُّ مُؤمِنٍ ، وقال: تعلَّموا أنَّهُ لَن يَرى أحدٌ منكُم ربَّهُ حتَّى يموتَ.

“Diantara kedua matanya bertuliskan Ka-Fa-Ra yang dapat dibaca oleh orang yang membenci perbuatannya atau bisa dibaca oleh setiap orang mu’min. (HR. Muslim)

4.    Dapat mengatur cuaca, sebagaimana diceritakan dalam Shahih Muslim nomor 2937.

فَيَأْتي علَى القَوْمِ فَيَدْعُوهُمْ، فيُؤْمِنُونَ به وَيَسْتَجِيبُونَ له، فَيَأْمُرُ السَّمَاءَ فَتُمْطِرُ

“Ia mendaangi dan menyeru kaum, mereka menerimanya. Ia memerintahkan langit untuk menurunkan hujan, maka langitpun menurunkan hujan.”

5.    Berjalan dengan cepat seperti hembusan angin

6.    Membawa air dan api

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda dari Hudzaifah bin Al-Yaman dalam kitab Shahih Al-Jami’ nomor 2196,

إنَّ مع الدَّجَّالِ إذا خرج ماءً و نارًا ، فأما الذي يرى الناسُ أنها النارُ فماءٌ باردٌ ، و أما الذي يرى الناسُ أنها ماءٌ باردٌ

“sesungguhnya bersamanya ada air dan api, apinya adalah air dingin dan airnya adalah api.”

Read More

Jumat, 06 November 2026

Kemunculan Dajjal

 CERITA TENTANG DAJJAL


Dajjal atau Al-Masih Ad-Dajjal berasal dari bahasa arab yaitu  دجال yang berarti pendusta, sedangkan المسيح yaitu ممسوح العين yang berarti matanya buta sebelah. Dajjal juga disebutkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam dengan orang yang matanya seperti anggur yang keluar dan kepalanya seperti kepala ular.

Kemunculan Dajjal


Dalam sebuah Riwayat, ada seorang sahabat yang bernama Tamim Ad-Dary pernah berjumpa dengan Dajjal di sebuah pulau.

 Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Sesungguhnya aku demi Allah tidak mengumpulkan kalian bukan karena ada pengharapan atau rasa takut. Melainkan aku mengumpulkan kalian karena ada Tamim Ad-Dary,yang dahulunya seorang Nashrani kemudian dia datang untuk masuk Islam. Dia menceritakan kepadaku sebagaimana yang telah kusampaikan kepada kalian tentang Dajjal. Dia menceritakan bahwa dia berlayar dengan sebuah perahu bersama 30 orang dari Lakhm dan Judzam. Mereka diombang-ambingkan ombak selama sebulan di laut. Lalu mereka berlabuh menuju sebuah pulau sampai terbenam matahari. Mereka duduk-duduk di dekat perahu lalu mereka didatangi seekor binatabf yang banyak bulunya sampai-sampai mereka tidak dapat membedakan antara bagian depan dan belakangnya. Mereka berkata: Celaka kamu, apakah kamu ini? Binatang itu menjawab: Aku adalah mata-mata. Mereka bertanya: Mata-mata apa? Dia menjawab: wahai kalian pergilah kepada orang yang berada di dalam gua itu, karena dia merindukan berita dari kalian. Tamim Ad-Dary berkata: saat itu, binatang tersebut menyebut nama seseorang, kami meninggalkannya karena dia adalah syaithan betina. Kemudian dia (Tamim Ad-Dary) bertaka: Lalu kami berangkat segera hingga memasuki gua. Tiba-tiba didalam gua itu ada seorang yang pernah kami lihat. Dia diikat rantai yang kuat, kedua tangan dan lehernya disatukan, lutut sampai mata kakinya diikat dengan besi. Kami berkata: Celaka kamu, siapakah kamu ini? Dia menjawab: Sesungguhnya kamu telah mengetahui tentang aku, kini beritahukan kepadaku siapakah kalian ini? Mereka menjawab: Kami adalah manusia dari bangsa Arab. Kami menaiki perahu dan dihantam gelombang selama satu bulan, kemudian kami berlabuh kepulai ini. Kami duduk di tepi pantai dan kami didatangi seekor binatang yang berbulu lebat. Kami bertanya kepadanya: Celakalah kamu, siapa kamu?dia menjawab: saya adalah mata-mata. Kami bertanya: mata-mata apa? Dia menjawab: wahai kalian pergilah kepada orang yang berada di dalam gua itu, karena dia merindukan berita dari kalian. Maka kamipun segera datang kepada kamu. Kami takut pada binatang itu dan kami takut ia adalah syaithan betina. Orang itu berkata: ceritakan kepadaku kurma Baisan. Kami menjawab: tentang apa yang engkau mau tahu? Orang tersebut menjawab: adakah kurmanya berbuah? Kami menjawab: Ya! Lalu dia berkata: akan tetapi pohon kurma itu hampir tidak akan berbuah. Lalu dia berkata: ceritakan kepadaku tentang danau Thabariyyah. Lalu kami bertanya: tentang apa yang ingin kamu tahu? Dia menjawab: adakah danau itu masih berair?. Mereka menjawab: Ya, danau itu masih berair. Dia berkata: sesungguhnya air tasik itu hampir habis. Dia berkata: ceritakan kepadaku tentang mata air zughar. Mereka bertanya: tentang apa yang ingin kamu ketahui? Dia bertanta: apakah air itu masih memancarkan air? Adakah penduduknya masih bercocok tanam dari mata air itu? Kami menjawab: Ya, ia masih berair  dan penduduknya masih bercocok tanam menggunakan airnya. Dia bertanya lagi: terangkan kepadaku tentang nabi yang di utus kepada orang-orang yang buta huruf, apa yang dia lakukan? Mereka menjawab: dia telah keluar dari Makkah menuju Yathrib. Dia berkata: adakah orang-orang Arab memeranginya? Kami menjawab: Ya. Dia bertanya: Bagaimana caranya dia melayani mereka? Lalu kami menceritakan kepadanya bahwa baginda telah menundukkan orang-orang Arab terdekatnya, sehingga mereka mengikutinya. Dia bertanya: benarkah begitu? Kami menjawab: ya. Dia pun berkata: adapun, adalah lebih baik mereka menaatinya. Sesungguhnya aku akan memberitahu kepada kalian mengenai diriku. Bahwa aku adalah Dajjal.” (HR. Muslim)

Ciri-ciri Dajjal

Dajjal memiliki ciri-ciri yang disebutkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam dalam berbagai riwayat, yaitu:

1.    Rambutnya Keriting

2.    Pendek

Sebagaimana Rasulullah bersabda,

إنِّي قد حدَّثتُكم عن الدَّجَّالِ ، حتَّى خشيتُ ألَّا تعقِلوا ، إنَّ مسيحَ الدَّجَّالِ رجلٌ قصيرٌ أفحَجُ جعدٌ أعوَرُ مطموسُ العينِ ليس بناتئةٍ ولا حجراءَ ، فإن ألبس عليكم فاعلَموا أنَّ ربَّكم ليس بأعورَ.

“Sungguh, aku telah menceritakan kepada kalian tentang Dajjal, hingga aku khawatir kalian tidak mampu memahaminya. Sesungguhnya Al-Masih Ad-Dajjal adalah seorang laki-laki yang pendek,berkaki bengkok, berambut keriting, buta sebelah dan matanya tidak telalu menonjol dan tidak pula terlalu tenggelam. Maka jika kalian merasa binggung, maka ketahuilah bahwa Tuhan kalian tidak bermata juling. (HR. Abu Dawud no. 4320)

3.    Jidadnya agak menonjol dan bertuliskan kata كافر yang hanya dapat dibaca oleh seorang mu’min.

إنَّهُ مَكْتوبٌ بينَ عينيهِ كافرٌ ، يقرؤهُ من كَرِهَ عَملَهُ ، أو يقرؤهُ كلُّ مُؤمِنٍ ، وقال: تعلَّموا أنَّهُ لَن يَرى أحدٌ منكُم ربَّهُ حتَّى يموتَ.

“Diantara kedua matanya bertuliskan Ka-Fa-Ra yang dapat dibaca oleh orang yang membenci perbuatannya atau bisa dibaca oleh setiap orang mu’min. (HR. Muslim)

4.    Dapat mengatur cuaca, sebagaimana diceritakan dalam Shahih Muslim nomor 2937.

فَيَأْتي علَى القَوْمِ فَيَدْعُوهُمْ، فيُؤْمِنُونَ به وَيَسْتَجِيبُونَ له، فَيَأْمُرُ السَّمَاءَ فَتُمْطِرُ

“Ia mendaangi dan menyeru kaum, mereka menerimanya. Ia memerintahkan langit untuk menurunkan hujan, maka langitpun menurunkan hujan.”

5.    Berjalan dengan cepat seperti hembusan angin

6.    Membawa air dan api

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda dari Hudzaifah bin Al-Yaman dalam kitab Shahih Al-Jami’ nomor 2196,

إنَّ مع الدَّجَّالِ إذا خرج ماءً و نارًا ، فأما الذي يرى الناسُ أنها النارُ فماءٌ باردٌ ، و أما الذي يرى الناسُ أنها ماءٌ باردٌ

“sesungguhnya bersamanya ada air dan api, apinya adalah air dingin dan airnya adalah api.”

Para pengikut Dajjal

1.    Yahudi

يَتْبَعُ الدَّجَّالَ مِن يَهُودِ أصْبَهانَ، سَبْعُونَ ألْفًا عليهمُ الطَّيالِسَة

“Yang mengikuti Dajjal adalah orang Yahudi dari Ashbahan (Iran) dan jumlahnya sebanyak 70.000 orang dan mereka memakai thilsah.” (HR. Muslim no. 2994)

2.    Wanita

Sebagaimana sabda Rasulullah Shallallahu ‘alahi wasallam,

ينزِلُ الدجالُ في هذِهِ السَّبِخَةِ بِمَرِّ قَنَاةٍ فيَكُونُ أكثَرُ مَنْ يَخْرُجُ إليه النساءُ حتَّى إِنَّ الرجلَ لَيَرْجِعُ إلى حَمِيمِهِ وإِلَى أُمِّهِ وابنَتِهِ وأُخْتِهِ فيوثِقُهَا رباطًا مخافَةَ أنْ تَخْرُجَ إليْهِ ثمَّ يُسَلِّطُ اللهُ المسلمينَ علَيْهِ فيقتُلُونَهُ ويقتُلُونَ شِيعَتَهُ حتَّى إِنَّ اليهودِيَّ لَيَخْتَبِئُ تَحْتَ الشجرةِ والحجرِ فيقولُ الحجرُ أو الشجرَةُ للْمُسْلِمِ هَذَا يَهُودِيٌّ تحْتِي فَاقْتُلْهُ

 

Text Box: “Kebodohan adalah penyebab yang menjadikan calon-calon pengikut Dajjal”
-Ustadz Badru Salam, Lc.-
“Dajjal akan turun ke Mirqonah, dan mayoritas pengikutnya adalah kaum wanita, sampai-sampai ada seorang laki-laki yang pergi ke istirinya, ibunya, putrinya, saudarinya, dan bibinya kemudian mengikatnya karena khawatir keluar menuju Dajjal.” (HR. Ahmad)

3.    Arab Badui, hal ini pernah disabdakan Rasulullah di dalam Riwayat Ibnu Majah.

4.    Khawarij

Sebagaimana Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,“akan muncul suatu kelompok yang membaca Al-Qur’an tetapi tidak tidak sampai kerongkongan mereka. Setiap kali mereka muncul, maka akan dibasmi habis sampai keluar pasukan besar mereka yaitu Dajjal.” (HR. Ibnu Majah no. 174)

Tempat-tempat yang tidak dapat didatangi Dajjal

Dajjal tidak dapat memasuki empat tempat ketika kemunculannya, yaitu kota Makkah, kota Madinah, baitul Maqdis dan gunung Ath-Thur. Hal ini pernah disampaikan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam dalam sabdanya,

لا يأتي أربعةَ مساجدَ الكعبةُ ومسجدُ الرسولِ ومسجدُ الأقصى والطورِ

“Tidak akan dimasuki Dajjal empat tempat; Masjid Ka’bah (Masjidil Haram), Masjid Rasul (Masjid Nabawi), Masjid Al-Aqsha, Dan Ath-Thur.” (HR. Ahmad)

Kiat-kiat agar selamat dari Dajjal

1.    Menuntut ilmu, karena dengan belajar ilmu agama terlebih-lebih ilmu hadits, seorang muslim akan mengetahui hal-hal seputar keberadaan Dajjal.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam pernah menceritakan seorang pemuda yang mengetahui sifat-sifat Dajjal dari apa yang pernah disampaikan Rasulullah sebelumnya, namun pemuda tersebut dibunuh oleh Dajjal.

يَخْرُجُ الدَّجَّالُ فَيَتَوَجَّهُ قِبَلَهُ رَجُلٌ مِنَ المُؤْمِنِينَ، فَتَلْقاهُ المَسالِحُ، مَسالِحُ الدَّجَّالِ، فيَقولونَ له: أيْنَ تَعْمِدُ؟ فيَقولُ: أعْمِدُ إلى هذا الذي خَرَجَ، قالَ: فيَقولونَ له: أوَ ما تُؤْمِنُ برَبِّنا؟ فيَقولُ: ما برَبِّنا خَفاءٌ، فيَقولونَ: اقْتُلُوهُ، فيَقولُ بَعْضُهُمْ لِبَعْضٍ: أليسَ قدْ نَهاكُمْ رَبُّكُمْ أنْ تَقْتُلُوا أحَدًا دُونَهُ، قالَ: فَيَنْطَلِقُونَ به إلى الدَّجَّالِ، فإذا رَآهُ المُؤْمِنُ، قالَ: يا أيُّها النَّاسُ هذا الدَّجَّالُ الذي ذَكَرَ رَسولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عليه وسلَّمَ، قالَ: فَيَأْمُرُ الدَّجَّالُ به فيُشَبَّحُ، فيَقولُ: خُذُوهُ وشُجُّوهُ، فيُوسَعُ ظَهْرُهُ وبَطْنُهُ ضَرْبًا، قالَ: فيَقولُ: أوَ ما تُؤْمِنُ بي؟ قالَ: فيَقولُ: أنْتَ المَسِيحُ الكَذّابُ، قالَ: فيُؤْمَرُ به فيُؤْشَرُ بالمِئْشارِ مِن مَفْرِقِهِ حتَّى يُفَرَّقَ بيْنَ رِجْلَيْهِ، قالَ: ثُمَّ يَمْشِي الدَّجَّالُ بيْنَ القِطْعَتَيْنِ، ثُمَّ يقولُ له: قُمْ، فَيَسْتَوِي قائِمًا، قالَ: ثُمَّ يقولُ له: أتُؤْمِنُ بي؟ فيَقولُ: ما ازْدَدْتُ فِيكَ إلَّا بَصِيرَةً، قالَ: ثُمَّ يقولُ: يا أيُّها النَّاسُ إنَّه لا يَفْعَلُ بَعْدِي بأَحَدٍ مِنَ النَّاسِ، قالَ: فَيَأْخُذُهُ الدَّجَّالُ لِيَذْبَحَهُ، فيُجْعَلَ ما بيْنَ رَقَبَتِهِ إلى تَرْقُوَتِهِ نُحاسًا، فلا يَسْتَطِيعُ إلَيْهِ سَبِيلًا، قالَ: فَيَأْخُذُ بيَدَيْهِ ورِجْلَيْهِ فَيَقْذِفُ به، فَيَحْسِبُ النَّاسُ أنَّما قَذَفَهُ إلى النَّارِ، وإنَّما أُلْقِيَ في الجَنَّةِ

فَقالَ رَسولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عليه وسلَّمَ: هذا أعْظَمُ النَّاسِ شَهادَةً عِنْدَ رَبِّ العالَمِينَ

“Dajjal muncul lalu seseorang dari kalangan kaum mu`minin menuju ke arahnya lalu bala tentara Dajjal yang bersenjata menemuinya, mereka bertanya, ‘Kau mau kemana? ‘ Mu`min itu menjawab, ‘Hendak ke orang yang muncul itu.’ Mereka bertanya, ‘Apa kau tidak beriman ada tuhan kami? ‘ Mu`min itu menjawab: ‘Rabb kami tidaklah samar.’ Mereka berkata, ‘Bunuh dia.’ Lalu mereka saling berkata satu sama lain, ‘Bukankah tuhan kita melarang kalian membunuh seorang pun selain dia.’ Mereka membawanya menuju Dajjal. Saat orang mu`min melihatnya, ia berkata, ‘Wahai sekalian manusia, inilah Dajjal yang disebut oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.’ Lalu Dajjal memerintahkan agar dibelah. Ia berkata, ‘Ambil dan belahlah dia.’ Punggung dan perutnya dipenuhi pukulan lalu Dajjal bertanya, ‘Apa kau tidak beriman padaku? ‘ Mu`min itu menjawab, ‘Kau adalah Al Masih pendusta? ‘ Lalu Dajjal memerintahkannya digergaji dari ujung kepala hingga pertengahan antara kedua kaki. Setelah itu Dajjal berjalan di antara dua potongan tubuh itu lalu berkata, ‘Berdirilah!’ Tubuh itu pun berdiri. Selanjutnya Dajjal bertanya padanya, ‘Apa kau beriman padaku?’ Ia menjawab, ‘Aku semakin mengetahuimu.’ Setelah itu Dajjal berkata, ‘Wahai sekalian manusia, sesungguhnya tidak ada seorang pun yang dilakukan seperti ini setelahku.’ Lalu Dajjal mengambilnya untuk disembelih, kemudian antara leher dan tulang selangkanya diberi perak, tapi Dajjal tidak mampu membunuhnya. Kemudian kedua tangan dan kaki orang itu diambil lalu dilemparkan, orang-orang mengiranya dilempari ke neraka, tapi sesungguhnya ia dilemparkan ke surga.” Setelah itu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Dia adalah manusia yang kesaksiannya paling agung di sisi Rabb seluruh alam.” (HR. Muslim no. 2938)

Hadits ini sekaligus mengisyaratkan bahwa pemuda tersebut dapat mengetahui dia adalah Dajjal dikarenakan ia mempunyai ilmu akan hal itu.

2.    Mengenali sifat-sifat Dajjal

3.    Berdoa dengan doa berlindung dari fitnah Dajjal sebelum salam pada saat shalat.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

إِذَا تَشَهَّدَ أَحَدُكُمْ فَلْيَسْتَعِذْ باللَّهِ مِن أَرْبَعٍ يقولُ: اللَّهُمَّ إنِّي أَعُوذُ بِكَ مِن عَذَابِ جَهَنَّمَ، وَمِنْ عَذَابِ القَبْرِ، وَمِنْ فِتْنَةِ المَحْيَا وَالْمَمَاتِ، وَمِنْ شَرِّ فِتْنَةِ المَسِيحِ الدَّجَّالِ

“Apabila diantara kalian selesai bertasyahud akhir, maka berlindunglah kepada Allah dari 4 hal, beliau Shallallahu ‘alaihi wasallam mengucapkan, ‘Ya Allah aku berlindung kepadamu dari siksa Jahannam, siksa kubur, dari fitnahnya kehidupan dan kematian, dan dari keburukan fitnah Al-Masih Ad-Dajjal’.”  (HR. Muslim no. 588)

4.    Menghafalkan 10 ayat Surah Al-Kahf, sebagaimana sabda Rasulullah:

مَنْ حَفِظ عَشْرَ آياتٍ مِنْ أَوَّلِ سورةِ الكهفِ عُصِمَ مِنَ الدَّجَّالِ . وفي رِوايةٍ : مِنْ آخِرِ سورةِ الكهفِ

“Siapa yang menghafalkan sepuluh ayat pertama dari surah Al-Kahfi maka ia akan telindung dari Dajjal.” (HR. Muslim no. 809)

5.    Berusaha menjauhi Dajjal ketika kemunculannya

Dajjal akan tinggal di muka bumi selama 40 hari, dimana hari pertama lamanya akan seperti 1 tahun, kemudian hari kedua akan seperti 1 bulan lamanya, hari ketiga akan seperti 1 pekan dan hari-hari berikutnya sama seperti hari-hari biasa pada umumnya 1 hari.

Al-Masih Ad-Dajjal dalam sebuah riwayat nantinya akan dibunuh oleh Nabi Isa ‘Alaihissalam, Nabi Isa turun di negeri Damaskus (beberapa Kilometer daerah Palestina). Setelah Dajjal terbunuh maka semua manusia pada saat itu akan masuk Islam, termasuk para Ahli Kitab.

Allah Ta’ala Berfirman: 

وَإِنْ مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ إِلا لَيُؤْمِنَنَّ بِهِ قَبْلَ مَوْتِهِ وَيَوْمَ الْقِيَامَةِ يَكُونُ عَلَيْهِمْ شَهِيدًا

Artinya: “Tidak ada seorang pun di antara Ahli Kitab yang tidak beriman kepadanya ('Isa) menjelang kematiannya. Dan pada hari Kiamat dia ('Isa) akan menjadi saksi mereka.” (QS. An-Nisa' Ayat 159)

 

Wallahu ‘alam.

Read More

Kamis, 05 November 2026

Tanda Tanda Hari Kiamat Kubra

 Tanda Tanda Hari Kiamat Kubra.


a)   Tanda Tanda Hari Kiamat kubra adalah Dajjal

Tanda dari datangnya kiamat kubra yang pertama adalah keluarnya dajjal. Dajjal adalah keturunan yahudi makkah yang lahir pada zaman Rosul SAW. Dajjal artinya pendusta. Sedangkan ciri ciri dajjal adalah matanya buta sebelah, Dajal bisa menyembuhkan segala penyakit, menghidupkan yang mati, dan Dajjal mengaku dirinya adalah tuhan.

Tanda Tanda Hari Kiamat Kubra.


Rosulullah SAW bersabda tentang munculnya Dajjal dan tanda tanda hari kiamat yang artinya

‘’Sebelum keluarnya dajjal, akan datang masa kemarau 3 thun, tahun yang pertama 2/3 hujan dan 1/3 kemarau, dan pada th ke 2, menjadi 2/3 kemarau dan 1/3 hujan, dann pada th ke 3 tidak lagi ada hujan yang ada hanya kemarau sehingga di bumi tak ada hewan dan tumbuhan.

b)   Tanda tanda hari kiamat adalah turunya Nabi Isa bin Maryam.

Dan sesungguhnya ‘Isa itu benar benar memberikan pengetahuan tentang hari kiamat, karena itu janganlah kamu ragu ragu akan hari kiamat dan ikutilah aku inilah jalan yang lurus” (Q.S Az-zusuf:61)

c)    keluarnya Imam Mahdi

Imam Mahdi adalah keturunan Dari Nabi Muhammad SAW yang akan memimpin islam dan menyelamatkan dunia. Dan Imam mahdi juga membawa kedamaian dunia, Tapi dengan kepemimpinan Imam Mahdi ini menunjukan jika hari Kiamat akan segera datang.

d)   Tanda Tanda hari kiamat Kubra adalah munculnya Ya’juj Ma’juj

Tentang tanda datangnya hari kiamat yang berupa Ya’ju Ma’juj ini, sebuah sumber menjelaskan jika Ya’juj Ma’juj ada dua macam yakni yang satu besar sekali dan yang satu kecil sekali. Sekarang bertempat di belakang benteng  yang di bangun olah raja islam dan Dzulkarnain. Yang jika sudah Sampai pada tanda hari kiamat yang ini, Ya’juj Ma’uj akan keluar dan meminum air laut bahiroh di negara thobariah sampai airnya habis.

e)    Tanda Tanda Hari Kiamat Kubra adalah Terbitnya matahari Dari Barat.

Terbitnya Matahari dari arah barat adalahTanda Datangnya Kiamat Kubra dan juga menjadi ayat ayat allah yang jelas, dan menunjukan habisnya kehidupan dunia. Sebab Terbitnya matahari dari barat itu Allah mengingatkan kepada mahluknya dengan di tutupnya pintu taubat dan hancurnya alam semesta, dan tidak di terimanya iman.

f)     Tanda Hari Kiamat  Keluarnya Dabbah Yang bisa berbicara dengan Manusia

Dabbah adalah hewan yang di sebut sahab,berkaki empat dan berbulu, berkepella sapi dan bermata babi telinganya seperti gajah, dan dadanya seperti macan kumbang, badanya seperti macan tutul dan bawaanya adalah tongkat nabi Musa AS dan Cincin Nabi Sulaiman Astingginya 60 hasta dan bisa berbicara seperti manusia. Orang yang lari di kejar Dabbah pasti kena dan pekerjaannya dalah mencap manusia dan capnya tidak akan hilang hingga hari kiamat.

g)   Tanda Hari Kiamat Kubra adalah Hilangnya Al-Qur’an

Menjelang datangnya Hari Kiamat , Al-Qur’an akan hilang darii muka bumi.

h)   Tanda Hari Kiamat Keluarnya asap (Dukhon)

Asap atau Dukhon datangnya setelah datangnya tanda datngnya hari kiamat sebeblumnya yakno Dabbah. Datangnya asap yangmanjadi tanda hari kiamat ini akan mengakibatkan duburnya orang kafir seperti orang mabuk dan orang mukmin seperti pilek. Dan itu selama 40 hari.

i)      Tanda Hari Kiamat adalah keluarnya api.

“Awalnya tanda hari kiamat adalah keluarnya api yang menggiring manusia dari jagad timur menuju jagad barat.”

 

Read More

Rabu, 04 November 2026

Ubay Bin Ka’ab

 Ubay Bin Ka’ab

Salah seorang sahabat nabi yang baik adalah Ubay bin Ka’ab al-Anshari. seorang sahabat Anshar yang disebut Rasulullah sebagai qari’nya. Dia pergi ke Mekah. bersama Rasulullah dan menawarkan Kota Madinah sebagai tempat hijrah yang aman. Salah satu dari dua tulisan tentang sahabat yang mulia Ubay bin Ka’ab radhiallahu ‘anhu adalah yang pertama.

Ubay Bin Ka’ab

Mengetahui Qari Rasul

Ubay bin Ka’ab bin Qays al-Khazraji al-Anshari adalah namanya. Ia memiliki dua kunyah: Rasulullah menyebutnya Abu al-Mundzir, dan Umar bin al-Khattab menyebutnya Abu aht-Thufail karena ia memiliki putra bernama ath-Thufail.

Ubay memiliki rambut dan janggut putih, tetapi dia tidak mengubah warna rambut kepalanya menjadi perak dengan inay atau pewarna lain.

Salah satu orang pertama yang memeluk Islam adalah Ubay, yang dipilih Allah Ta’ala untuk bersyahadat di Baiat Aqobah.

Allah Ta’ala memilih Ubay untuk menjadi salah satu orang pertama yang memeluk Islam. Saat Baiat Aqobah kedua, dia bersyahadat. Saat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tiba di Madinah, ia dipersaudarakan dengan Said bin Zaid, yang merupakan salah satu dari sepuluh sahabat utamanya, yang dikenal sebagai al-muabsyiruna bil jannah.

Dididik Sang Nabi

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah contoh yang baik untuk guru. Baik lisan maupun tindakan, dia memberi teladan. Pendidikan yang beliau berikan sangat mendalam. Menjadi guratan yang terbukti dalam tindakan. Selain itu, Ubay percaya bahwa pendidikan nubuwah itu murni.

عن أبي هريرة أن رسول الله خرج على أبي بن كعب، فقال رسول الله: “يا أُبيّ” وهو يصلي، فالتفت أبي ولم يجبه، وصلى أبيّ فخفف ثم انصرف إلى رسول الله، فقال: السلام عليك يا رسول الله. فقال رسول الله: “ما منعك يا أبي أن تجيبني إذ دعوتك؟”. فقال: يا رسول الله، إني كنت في الصلاة. قال: “أفلم تجد فيما أوحي إليَّ {اسْتَجِيبُوا لِلَّهِ وَلِلرَّسُولِ إِذَا دَعَاكُمْ لِمَا يُحْيِيكُمْ} [الأنفال: 24]؟” قال: بلى، ولا أعود إن شاء الله.

 

Dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bertemu dengan Ubay bin Ka’ab dan berkata, “Wahai Ubay.” Pada saat itu, Ubay hanya menoleh, tidak menjawab panggilan Nabi, dan kemudian terus shalat. Dia kemudian beralih ke shalat berikutnya dan menyegerakannya.

Setelah itu, Ubay bertemu dengan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Dia berkata kepadanya, “Assalamu’alaika ya Rasulullah,” lalu bertanya, “Hai Ubay, apa yang menghalangi kamu menjawab panggilanku saat aku menanggilmu tadi?” Ubay menjawab, “Wahai Rasulullah, tadi aku sedang shalat.”

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Tidakkah engkau mendapati sesuatu yang diwahyukan kepadaku ‘Penuhilah seruan Allah dan seruan Rasul apabila Rasul menyeru kamu kepada suatu yang memberi kehidupan kepada kamu’?” [Quran Al-Anfal: 24].

“Iya (aku telah mengetahuinya). Aku tidak akan mengulanginya lagi, insyaallah,” janji Ubay. (Sunan at-Turmudzi, Kitab Fadhail Quran, Juz: 5: 2875).

Lihatlah cara para sahabat mengikuti perintah Rasulullah. Mereka tidak menyatakan keberatan. Tidak mengutamakan keinginan dan hasrat mereka. Setelah menyadari bahwa Rasulullah menafsirkan ayat tersebut dengan cara ini. Mereka juga berkomitmen untuk melakukannya. Ini pasti akan menjadi teladan bagi kami. Ketika Anda mendengar atau membaca hadits-hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang perintah dan larangan, seperti apa adabnya?

Rasulullah memerintahkan wanita muslimah untuk mengenakan hijab yang sempurna dan melarang kita dari riba dan zina. Ingatlah pesan yang disampaikan Rasulullah dalam Surat Al-Anfal ayat 24.

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اسْتَجِيْبُوْا لِلّٰهِ وَلِلرَّسُوْلِ اِذَا دَعَاكُمْ لِمَا يُحْيِيْكُمْۚ وَاعْلَمُوْٓا اَنَّ اللّٰهَ يَحُوْلُ بَيْنَ الْمَرْءِ وَقَلْبِهٖ وَاَنَّهٗٓ اِلَيْهِ تُحْشَرُوْنَ

Artinya: ”Wahai orang-orang yang beriman, penuhilah seruan Allah dan Rasul (Nabi Muhammad) apabila dia menyerumu pada sesuatu yang memberi kehidupan kepadamu! Ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah membatasi antara manusia dengan hatinyadan sesungguhnya kepada-Nyalah kamu akan dikumpulkan.” (QS. Al-Anfal/8: 24)

Dalam riwayat Imam Ahmad dengan sanad dari Abu Hurairah dari Ubay bin Ka’ab bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

 

“ألا أعلمك سورة ما أنزل في التوراة ولا في الزبور ولا في الإنجيل ولا في القرآن مثلها؟” قلت: بلى. قال: “فإني أرجو أن لا تخرج من ذلك الباب حتى تعلمها”. ثم قام رسول الله فقمت معه، فأخذ بيدي فجعل يحدثني حتى بلغ قرب الباب. قال: فذكّرته فقلت: يا رسول الله، السورة التي قلت لي. قال: “فكيف تقرأ إذا قمت تصلي؟” فقرأ بفاتحة الكتاب، قال: “هي هي، وهي السبع المثاني والقرآن العظيم الذي أوتيتُه”.

Artinya: “Maukah kuajarkan kepadamu suatu surat yang tidak Dia turunkan yang semisalnya dalam Taurat dan Injil. Juga tidak ada pada Alquran yang semisalnya?” Ubay menjawab, “Tentu.” “Aku berharap sebelum engkau keluar dari pintu itu, engkau telah mempelajarinya,” kata Rasulullah.

Kemudian Rasulullah berdiri. Dan aku berdiri bersamanya. Beliau mengandeng tanganku sambil mengajarkanku. Sampai beliau hampir sampai di pintu.

Aku berkata kepada beliau, “Wahai Rasulullah, mana surat yang Anda janjikan untukku?”

Beliau berkata, “Apa yang engkau baca saat shalat?”

“Aku membaca surat Al-Fatihah,” jawabku.

“Itulah dia. Itulah dia (surat yang tidak terdapat dalam Injil dan Taurat. Bahkan dalam Alquran yang menyamai kemuliaannya). Surat itu adalah tujuh yang berulang-ulang. Dan Alquran yang agung yang diwahyukan padaku.”

Dalam riwayat yang lain, Ubay memperlambat langkahnya. Karena sangat ingin mendengar surat yang dijanjikan Rasulullah untuknya. Demikianlah semangatnya Ubay bin Ka’ab dan sahabat-sahabat lainnya memperoleh ilmu dari Rasulullah.

Kemuliaan Ubay bin Ka’ab

 

روى البخاري بسنده عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ: قَالَ النَّبِيُّ لأُبَيٍّ: “إِنَّ اللَّهَ أَمَرَنِي أَنْ أَقْرَأَ عَلَيْكَ {لَمْ يَكُنْ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ}”. قَالَ: وَسَمَّانِي؟! قَالَ: “نَعَمْ”، فَبَكَى.

Diriwayatkan oleh Imam al-Bukhari dari Anas bin Malik radhiallahu ‘anhu, Nabi berkata kepada Ka’ab, “Sesungguhnya Allah memerintahkanku untuk membacakan kepadamu ‘Orang-orang kafir yakni ahli Kitab…(QS. Al-Bayyinah/98: 1)”

“Dia (Allah) menyebut namaku, wahai Rasulullah,” tanya Ubay penuh haru. “Iya,” jawab Nabi. Ubay pun menangis. (HR. Al-Bukhari 4959)

فكان ممن جمعوا القرآن على عهد رسول الله؛ ففي البخاري بسنده عن قتادة قال: سألت أنس بن مالك: من جمع القرآن على عهد النبي؟ قال: أربعة كلهم من الأنصار: أبي بن كعب، ومعاذ بن جبل، وزيد بن ثابت، وأبو زيد رضي الله عنهم جميعًا.

Ubay adalah orang yang mencatat dan menyusun Alquran di zaman Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Imam al-Bukhari meriwayatkan dengan sanadnya dari Qatadah, ia berkata, “Aku bertanya kepada Anas bin Malik, ‘Siapa yang mengumpulkan Alquran di masa Nabi?’ Anas menjawab, ‘Ada empat orang. Semuanya dari kalangan Anshar. Ubay bin Ka’ab, Muadz bin Jabal, Zaid bin Tsabit, dan Abu Zaid -radhiallahu ‘anhum jami’an’.” (HR. al-Bukhari, 5003).

 

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menyatakan bahwa ia adalah orang yang paling fasih bacaan Alqurannya di umat ini. Dari Anas bin Malik, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

أَرْحَمُ أُمَّتِي بِأُمَّتِي أَبُو بَكْرٍ وَأَشَدُّهُمْ فِي أَمْرِ اللَّهِ عُمَرُ وَأَصْدَقُهُمْ حَيَاءً عُثْمَانُ وَأَعْلَمُهُمْ بِالْحَلَالِ وَالْحَرَامِ مُعَاذُ بْنُ جَبَلٍ وَأَفْرَضُهُمْ زَيْدُ بْنُ ثَابِتٍ وَأَقْرَؤُهُمْ أُبَيٌّ وَلِكُلِّ أُمَّةٍ أَمِينٌ وَأَمِينُ هَذِهِ الْأُمَّةِ أَبُو عُبَيْدَةَ بْنُ الْجَرَّاحِ

Artinya: “Umatku yang paling penyayang terhadap yang lain adalah Abu Bakar. Yang paling kokoh dalam menjalankan perintah Allah adalah Umar. Yang paling jujur dan pemalu adalah Utsman. Yang paling mengetahui halal dan haram adalah Mu’adz bin Jabal. Yang paling mengetahui ilmu fara’idh (pembagian harta warisan) adalah Zaid bin Tsaabit. Yang paling bagus bacaan Alqurannya adalah Ubay. Setiap umat mempunyai orang kepercayaan. Dan orang kepercayaan umat ini adalah Abu Ubaidah bin Al-Jarrah.” (HR. At-Tirmidzi 3791).

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengakui luasnya ilmu Ubay bin Ka’ab. Dalam Shahih Muslim terdapat sebuah hadits dari Ubay bin Ka’ab, ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bertanya,

“يا أبا المنذر، أتدري أي آية من كتاب الله معك أعظم؟” قال: قلت: الله ورسوله أعلم. قال: “يا أبا المنذر، أتدري أي آية من كتاب الله معك أعظم؟” قال: قلت: “اللَّهُ لاَ إِلَهَ إِلاَّ هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ”. قال: فضرب في صدري وقال: “وَاللَّهِ لِيَهْنِكَ الْعِلْمُ أَبَا الْمُنْذِرِ”.

Artinya: “Wahai Abu al-Mundzir, tahukah engkau satu ayat yang paling agung dalam Kitabullah yang kau hafal?” Ubay menjawab, “Allah dan Rasul-Nyalah yang lebih mengetahui.” “Wahai Abu al-Mundzir, tahukah engkau satu ayat yang paling agung dalam Kitabullah yang kau hafal?” Rasulullah ingin Ubay menjawabnya. Aku menjawab, “Allaahu laa ilaaha illaa huwa al-Hayyu al-Qayyum… (Allah Dialah yang tidak ada sesembahan selain Dia. Yang Maha Hidup dan terus-menerus mengurusi makhluknya).” Kemudian Rasulullah menderapkan tangannya di dadaku dan mengatakan, “Demi Allah, semoga dadamu dipenuhi dengan ilmu, wahai Abu Mundzir.” (HR. Muslim 810).

 

Banyak sahabat yang belajar Alquran dari Ubay, termasuk Ibnu Abbas, Abu Hurairah, Abdullah bin Saib, Abdullah bin Ayyasy bin Abi Rabi’ah, dan Abu Abdurrahman as-Sulami—radhiallahu ‘anhu jami’an—.

 

Sahabat Anshar ini juga memiliki kemuliaan yang disandang sebagai penulis wahyu. Rasulullah hanya memanggil Zaid bin Tsabit jika Ubay tidak menuliskan wahyu untuknya di Madinah. Ia diangkat menjadi hakim Yaman di zaman Umar

Read More

Selasa, 03 November 2026

Khasiat Surah Asy Syams

 Surah Asy-Syams ini memiliki keistimewaan dan keutamaan tersendiri. Dalam kitab Lamahatul Anwar wa Nafahatul Azhar, Muhammad bin Abdul Wahid Al-Ghafiqi menyebutkan beberapa riwayat mengenai keutamaan surah Al-Syams ini.

Pertama, orang yang membaca surah Al-Syams setiap pagi, maka dia akan aman dari setiap sesuatu yang menakutkan. Hal ini berdasarkan riwayat berikut;

عن ابي بن كعب عن النبي صلى الله عليه وسلم قال من قرأ سورة والشمس وضحاها في كل غداة امن من كل خوف

Dari Ubay bin Ka’ab, dari Nabi Saw bersabda; Barangsiapa membaca surah ‘Wasy syamsi wa dhuhaha’ setiap pagi, maka dia akan aman dari setiap hal yang menakutkan.

Khasiat Surah Asy Syams


Kedua, membaca surah Al-Syams pahalanya seperti bersedekah dengan seisi langit dan bumi. Ini berdasarkah riwayat berikut;

عن ابي بن كعب قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم من قرأ سورة والشمس وضحاها فكأنما تصدق بكل شيئ طلعت عليه الشمس والقمر

Dari Ubay bin Ka’ab, dia berkata bahwa Rasulullah Saw bersabda; Barangsiapa membaca surah ‘Wasy syamsi wa dhuhaha’, maka seakan-akan dia bersedekah dengan segala sesuatu yang terbit atasnya matahari dan bulan.

Ketiga, mendapatkan ampunan dosa. Ini berdasarkan riwayat berikut;

روي عن النبي صلى الله عليه وسلم انه قال من قرأ سورة والشمس وضحاها غفرله ما غربت عليه الشمس وما طلعت

Diriwayatkan dari Nabi Saw bahwa beliau bersabda; Barangsiapa membaca surah ‘Wasy syamsi wa dhuhaha’, maka diampuni dosa yang tenggelam dan terbit atasnya matahari.

Surat Asy-Syam

 

وَا اشَمّسِ وَضُحٰهَا ١

Demi matahari dan sinarnya pada waktu dhuha (ketika matahari naik sepenggalah)

وَااْقَمَرِ اِذَا تَلٰهَا ٢

demi bulan saat mengiringinya

وَاانَّهَارِ اِذَا جَلّٰهَا ٣

demi siang saam menampakkannya

وَا لَّيْلِ اِذَا يَغْشٰهَا ٤

demi malam saat menutupinya(gelap gulita)

وَا اسَّمَآ ءِ وَمَابَنٰهَا ٥

demi langit serta pembuatannya

وَا لْاَرْضِ وَمَا طَحٰهَا ٦

demi bumi serta penghamparannya

وَنَفْسٍ وَّمَاسَوّٰ هَا ٧

dan demi jiwa serta penyempurnaan (ciptaan)-Nya

فَاَلْهَمَهَا فُجُوْ رَهَاوَتَقْوٰهَا ٨

lalu Dia mengilhamkan kepadanya (jalan) kejahatan dan ketakwaannya

قَدْ اَفْلَحَ مَنْ زَكّٰهَا ٩

sungguh beruntung orang yang menyucikan (jiwa itu)

وَقَدْخَابَ مَنْ دَسّٰهَا ١٠

dan sungguh rugi orang yang mengotorinya

كَذَّ بَتْ ثَمُوْ دُ بِطَغْوٰهَآ ١١

(kaum) samud telah mendustakan (rasulnya) karena mereka melampaui batas

اِذِانْبَعَثَ اَشْقَهَا ١٢

ketika orang yang paling celaka di antara mereka bangkit (untuk menyembelih unta)

فَقَالَ لَهُمْ رَسُوْاللّٰهِ نَاقَةَاللهِ وَسُقْيٰهَا ١٣

Rasul Allah (saleh) lalu berkata kepada mereka,"(Biarkanlah)unta betina Allah ini beserta minumannya"

فَكَذَّ بُوْهُ فَعَقَرُوْهَا فَدَمْدَمَ عَلَيْهِمْ رَبُّهُمْ بِذَنْبِهِمْ فَسَوّٰهَا ١٤

Namun mereka kemudian mendustakannya (Saleh)dan menyembelih (unta betina) itu Maka Tuhan membinasakan mereka karena dosa-dosanya,lalu meratakan mereka (dengan tanah)

وَلَايَخَا فُ عُقْبٰهَا ١٥

Dia tidak takut terhadap akibatnya

 

 


Read More