Mushola Al-Islah Jl leces no.7 Sonosari Kab.Malang kumpulan doa rezeki,kumpulan doa tasawuf,makrifat,bahasa arab,sejarah kerajaan islam,sejarah kerajaan indonesia,sejarah kebudayaan islam

Minggu, 26 Juli 2026

Azab Kubur dalam Perspektif Hadis

 Azab Kubur dalam Perspektif Hadis

Kata “Azab” dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia berarti siksa Tuhan yang diganjarkan kepada manusia yang meninggalkan perintah dan melanggarlarangan agama.Dalam bahasaArab,  kata  ʼAdzāb,     bentuk jamaknya a‟dzibah artinya siksaan. Ibnu al-Qayyim berkata : “Azab dan nikmat kubur adalah suatu nama (yang sama) untuk azab barzakh dan nikmat barzakh, yaitu alam yang berada di antara alam dunia dan alamakhirat.”

Azab Kubur dalam Perspektif Hadis


Sedangkan kata “barzakh” berasal dari bahasa Arab, barzakh berarti batas, atau sekat penghalang antara dua benda.4 Alam barzakh merupakan tempat tinggal antara dunia dan akhirat. Ia lebih banyak menyerupai alam akhirat atau bahkan bisa dikatakan sebagian dari akhirat. Tetapi yang lebih menonjol dan lebih tampak berperan di sana ialah ruh serta hal-hal yang bersifat ruhani. Jasad di alam itu hanya sebagai pengikut yang menyertai ruh dalam merasakan kenikmatan dan kegembiraan, atau azab dan kesengsaraan.

Adapun menurut syariat, barzakh berarti tempat yang ada di antara maut dan kebangkitan. Allah berfirman,

وَمِن وَرَآئِهِم بَرْزَخٌ إِلَىٰ يَوْمِ يُبْعَثُونَ.....

........“Dan di hadapan mereka terdapat barzakh sampai hari mereka dibangkitkan.” (Q.S. al-Mu‟minun: 100).

 

Di alam inilah manusia akan mendapatkan balasan atas apa yang telah diperbuatnya selama hidup di dunia. Rasulullah saw menggambarkan tentang bagaimana azab kubur itu benar adanya, sebagaimana dalam sebdanya,



[2]Ahmad Warson Munawwir, Al-Munawwir Kamus Arab-Indonesia, Cet. XIV,(Surabaya: Pustaka Progressif, 1997), hal. 909.

[3]ʼUmarSulaimanal-ʼAsyqar,Al-Qiyamahal-Sughra,Cet.I,(Kuwait:Maktabahal- Falāh, 1406 H), hal. 13.

حدثنا عياش حدثنا عبد الأعلى حدثنا سعيد قال وقال لي خليفة  حدثنا يزيد بن زريع حدثنا سعيد عن قتادة عن أنس رضي الله عنه عن النبي صلى الله عليه وسلم قال العبد إذا وضع في قبره وتولي وذهب أصحابه حتى إنه ليسمع قرع نعالهم أتاه ملكان فأقعداه فيقولان له ما كنت تقول في هذا الرجل محمد صلى الله عليه وسلم فيقول أشهد أنه عبد الله ورسوله فيقال انظر إلى مقعدك من النار أبدلك الله به مقعدا من الجنة قال النبي صلى الله عليه وسلم فيراهما جميعا وأما الكافر أو المنافق فيقول لا أدري كنت أقول ما يقول الناس فيقال لا دريت ولا تليت ثم يضرب بمطرقة من حديد ضربة بين أذنيه فيصيح صيحة يسمعها من يليه إلا الثقلين

 

Dari Anas R.A, Dari Nabi SAW, beliau bersabda, “Seorang hamba apabila diletakan di kuburannya, lalu ditinggalkan dan sahabat-sahabatnya telah pergi –hingga sesungguhnya ia mendengar bunyi sandal-sandal mereka- maka dua malaikat datang dan mendudukkannya. Keduanya berkata kepadanya, ‘Apakah yang dahulu engkau katakana tentang laku-laki ini, Muhammad SAW?’ Dia berkata ‘Aku bersaksi bahwa dia adalah Hamba Allah dan utusan-Nya’. Maka dikatakan kepadanya, ‘Lihatlah tempat tinggalmu di neraka, Allah telah menggantikannya dengan tempat tinggal di surga’.” Nabi SAW bersabda, “Maka ia meihat kedua tempat itu sekaligus”. Adapun orang kafir –atau munafik- akan berkata,”Aku tidak tahu, aku mengatakan apa yang dikatakan manusia’.Maka dikatakan, ‘Engkau tidak tahu dan tidak mau mengikuti orang yang mengetahui’. Kemudia ia dipukul dengan palu besi di antara kedua telinganya. Maka, ia pun berteriak dengan satu teriakan yang didengar oleh apapun yang ada di sekelilingnya kecuali tsaqalain (jin dan manusia). (H.R. Bukhari)[1]

 

Ibnu al-Manayyar mengatakan , bahwa Imam Bukhari mengkhususkan judul ini untuk dijadikan sebagai permulaan adab saat menguburkan mayit; yaitu harus bersikap tenang, tidak gaduh serta menghentakan tanah dengan keras, sebagaimana yang harus dilakukan terhadap orang yang hidup yang sedang tidur. Dalam judul bab ini, dia menyebutkan dengan lafazh “Khafaq” (bunyi) sedangkan dalam hadits disebutkan dengan lafazh”qar’u” (bunyi)/hentakan). Ini untuk mensinyalir lafazh “khafaq” yang disebutkan pada sebagian jalur periwayatan hadits tersebut.

 

Hadits ini dijadikan dalil bolehnya berjalan di antara kuburan dengan memakai sandal, namun tidak ada indikasi yang menunjukan halo itu. Ibnu Al-Jauzi berpendapat bahwa dalam hadits tersebut tidak ada keterangan selian kisah tentang orang yang masuk perkuburan, dan yang demikian itu tidaklah berkonsekuensi haram atau pun mubah. Hanya saja orang yang berdalil dengan hadits ini –dalam masalah tersebut- adalah berdasarkan sikap nabi SAW yang menceritakan hal itu dan merestuinya. Akan tetapi, pernyataan ini terbantah oleh adanya kemungkinan bahwa bunyi sandal yang didengar oleh mayit tersebut adalah bunyi yan berada di luar area perkuburan.

Adapaun keterangan yang memakruhkan perbuatan itu adalah hadits Basyir bin Khasyasiyah (Bahwa Nabi SAW melihat seorang laki-laki berjalan di antara kuburan dengan memakai sandal sibtiyah (sandal yang terbuat dari kulit yang disamak) maka beliau bersabda, “Wahai emilik sandal sibtiyah, lemparkanlah sandalmu!”). hadits ini diriwayatkan oleh Abu Daud dan An-Nasai serta dishahihkan oleh Hakim.

Sementara itu, Ibn Hazm mengemukakan pendaat yang tidak umum, dia berpendapat tentang diharamkannya berjalan di antara kuburan dengan memakai sandal sibtiyah dan tidak diharamkan jika memakai sandal yang lain.

            Adapun pendapat Al-Khathabi bahwa kemungkinan Nabi SAW melarang sandal sibtiyah dikarenakan memakainya terdapat unsur kesombongan, terbantah oleh hadits Ibnu Umar yang menyatukan bahwa beliau biasa memakai sandal sibtiyah. Hadits ini shahih seperti yang akan dijelaskan. At-Thahawi berkata, “Larangan bagi laki-laki tersebut harus dipahami bahwa pada kedua sandal yang dipakainya terdapat kotoran, karena NAbi SAW biasa shalat dengan memakai sandal-sandal selama tidak melihat ada kotoran yang menempel di sandalnya.”[2]



[1]Imam Al-Bukhari, Shahih Bukhari, (Kairo: Darul Hadis, 2008), Kitab Janaiz, Bab:الميت يسمع خفق النعال  hal. 563.

[2] Ibnu Hajar Al-Asqalani,Fathul Bari, Terjemahan Amiruddin, (Jakarta: Pustaka Azzam, 2008), Vol.7, Hal. 302,

 

Read More

Sabtu, 25 Juli 2026

Kedudukan Seseorang dalam Kubur

  Kedudukan Seseorang dalam Kubur

Pembicaraan tentang kematian memang bukan merupakan perkara yang menyenangkan, pada umumnya. Bahkan mungkin hampir seluruh manusia ingin memiliki masa hidup yang lama, umur yang panjang untuk bisa berada di dunia ini. Kesenangan hidup di dunia menjadikan kita buta akan kehidupan manusia yang hakiki yaitu kehidupan setelah mati. Kehidupan yang sebenarnya inilah yang menjadikan manusia takut terhadap kematian, seperti contohnya tidak tahu apa yang akan dihadapi setelah mati, mungkin juga menduga bahwa yang dimiliki sekarang lebih baik atau mungkin juga membayangkan betapa sulit dan pedihnya pengalaman mati dan sesudah mati.

Kedudukan Seseorang dalam Kubur


Ketika manusia telah mati, jasadnya dimasukkan ke dalam sebuah liang yang panjangnya tak lebih dari dua meter, dan lebarnya tak lebih dari satu meter. Liang tersebut disebut liang kubur. Setelah melalui perjalanan waktu yang lama, jasad yang ditanam di liang kubur akan membusuk, hancur lebur, dan berkalang tanah. Setalah masa tiga puluhan tahun, jasad tersebut boleh jadi telah menjadi debu, tanpa ada sepotong tulang dan secuil daging pun.

Maka sepatutnya kita harus menyadari betapa singkatnya kehidupan di dunia ini. Kita harus selalu ingat bahwa semua perbuatan kita akan diminta pertanggungjawabannya oleh Allah swt.

Ketika manusia telah mati, jasadnya dimasukkan ke dalam sebuah liang yang panjangnya tak lebih dari dua meter, dan lebarnya tak lebih dari satu meter. Liang tersebut disebut liang kubur. Setelah melalui perjalanan waktu yang lama, jasad yang ditanam di liang kubur akan membusuk, hancur lebur, dan berkalang tanah. Setalah masa tiga puluhan tahun, jasad tersebut boleh jadi telah menjadi debu, tanpa ada sepotong tulang dan secuil daging pun. Hal ini berlainan dengan keadaan ruh yang telah berpisah dengan jasad tersebut. Ruh akan memasuki sebuah alam kehidupan baru, yang lain dengan kehidupan sebelumnya. Ruh beradadisebuahalamyangtidaktermasukalamdunia,puntidaktermasukalam akhirat.Alambarutersebutdinamakanalam„barzakh‟.Alambarzakhadalah sebuah alam gaib, yang hanya diketahui oleh Allah semata. Manusia sama sekali tidak memiliki pengetahuan tentang itu. Melalui Al-Qur’an dan Hadis-lah diketahui bahwa kehidupan di alam barzakh berlangsung sejak ruh dan jasad pada hari kiamat. Setiap ruh yang sholeh semasa hidupnya di dunia, akan menerima kenikmatan di alam barzakh sampai hari terjadinya kiamat. Demikian pula, setiap ruh yang kufur dan banyak dosa semasa hidup di dunia, akan menerima siksa di alam barzakh sampai hari terjadinya kiamat.[1]

Hal ini sebagaimana digambarkan oleh Rasulullah saw dalam sabdanya:

حدثنا إسماعيل قال حدثني مالك عن نافع عن عبد الله بن عمر رضي الله عنهما أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال إن أحدكم إذا مات عرض عليه مقعده بالغداة والعشي إن كان من أهل الجنة فمن أهل الجنة وإن كان من أهل النار فمن أهل النار فيقال هذا مقعدك حتى يبعثك الله يوم القيامة

 

Diriwayatka dari Abdullah bin Umar R.A, bahwa Rasulullah SAW bersabda,”Sesungguuhnya apabila salah seorang di antaa kalian meninggal dunia, maka ditampakan kepadanya tempat duduknya pagi dan sore hari. Apabila ia termasuk penghuni surga, maka ia termasuk penghuni neraka, dan apabila ia termasuk penghuni neraka, maka ia termasuk penghuni neraka. Dikatakan, ‘Ini tempat dudukmu hingga Allah membangkitkanmu pada hari kiamat.”(H.R. Bukhari)


sumber : Muhib al- Maidi dan Abu FAtih al Adnani, Dari Alam Barzakh Menuju Padang Mahsyar, (Surakarta: Granada Mediatama, 2003), hlm. 47.

[1]Imam Bukhari, Shahih Bukhari, (Kairo: Darul Hadis, 2008), Kitab Janaiz, Bab: الميت يعرض عليه مقعده بالغداة والعشي, hal. 583.

disebutkan hadits Ibnu Umar, “Sesungguhnya apabila salah seorang di anatara kalian meninggal, maka ditampakkan kepadanya tempat duduknya pagi dan sore hari”. Ibnu At-Tin berkata, “Kemungkinan ditampakkannya tempat duduk itu terjadi pada suatu pagi dan sore hari. Sedangkan makna ‘hingga Allah membangkitkanmu’, yakin engkau tidak akan sampai kepadanya hingga dating hari kebangkitan. Tapi ada pula kemungkinan bahwa hal ini terjadi pada setiap pagi dan sore hari, dan ini mesti dipahami bahwa sebagian mayit tersebut dihidukan sehingga dapat diajak berbicara serta ditampakkan sesuatu kepadanya.

            Imam Al-Qurthubi berkata, “Ada kemungkinan hal itu ditampakkan kepada ruh saja, dan bisa juga ditampakkan kepadanya bersama sebagain badan”. Dia juga berkata, “Maksud pagi dan sore hari’ adalah waktu bagi keduanya, sebab bagi orang-orang yang telah meninggal dunia tidak ada lagi bagi mereka pagi dan sore hari”. Beliau melanjutkan, “Kaitan perkara ini dengan orang-orang muslim dan orang-orang kafir cukup jelas. Adapun orang mukmin yang ikhlas, tidak tertutup kemungkinan hal ini berlaku baginya, karena ia masuk surga secara garis besarnya. Kemudian dikecualikan darinya para syuhada, karena ruh-ruh mereka tetap hidu beterbangan di surga. Tapi ada pula kemungkinan untuk dikatakan, sesungguhnya manfaat ditampakkannya tempat duduk di surga kepada para syuhada adalah untuk memberi kabar gembira kepada tuh-tuh mereka bawa ruh-ruh tersebut akan menetap si surga bersama jasad-jasadnya, karena yang demikian memiliki nilai tambah atas keadaan mereka saat ini.”

            (apabila ia penghuni surge, maka termasuk penghuni surga). Terjadi kesamaan antara kalimat syarat dan kalimat pelengkap, oleh sebab itu perlu kalimat sisian untuk menyempurnkan maknanya. At-Turabisyiti berkata, “Kalimat seharusnya adalah; ‘Apabila ia termasuk penghuni surge, maka tempat duduknya termasuk tempat-tempat duduk para penghuni surga dan ditampakkan kepadanya’.” Sementara At-Thahabi berkata, “Apbila kalimat syarat dan kalimat pelengkap mengalami kesamaan dari segi lafazh maka hal itu menunjukan besarnya persoalan, dan yang dimaksud disini ada seseorang akan melihat karena kemuliaan Allah SWT setelah kebangkitan yang membuatnya melupakan tempat duduk ini.”

            Kemudian pada hadist di bab ini terdapat keterangan adanya adzab kubur, dan sesungguhnya ruh tidak mengalami kefanaan di saat jasad mengalami kefanaan, karena proses penampakan itu tidak berlangsung kecuali terhadap sesuatu yang hidup. Ibnu Abdul Barr berkata, “Hadits ini dijadikan dalil bahwa ruh-ruh berada di tepu-tepi kuburan”. Kemudia beliau berkata, “Adapun maknanya menurut pendapatku bahwa ruh-ruh berada di tepi-tepi kuburan, bukan berarti mereka tidak pernah meninggalkan tempat tersebut. Bahkan keadaan ruh-ruh itu seperti yang dikatakan oleh Imam Malik, yaitu terbang kemana ia sukai.”

sumber : Ibnu Hajar Al-Asqalani,Fathul Bari, Terjemahan Amiruddin, (Jakarta: Pustaka Azzam,2008), Vol.7, hal. 419

Read More

Jumat, 24 Juli 2026

peristiwa setelah hari kiamat

 Kehidupan Setelah Hari Kiamat

1.  Yaumul Ba’ast

peristiwa setelah hari kiamat


            Yaumul ba’ast adalah bangkitnya seluruh mahluk hidup dari kuburnya. Semua manusia di bangkitkan dari kubur .Kebangkitan ini di tandai dengan peniupan sangkakala oleh malaikat Israil.

2.  Yaumul Mahsyar

            Pada saat itu manusia di kumpulkan di suatu tempat yang sangat luas yang dinamakan Padang Mahsyar.Di tempat inilah seluruh manusia di kumpulkan oleh Allah.

3.  Yaumul Hisab

            Setelah semua manusia di kumpulkan di padang makhsyar maka mereka akan di hisab, di hitung dan di timbang semua amal perbuatan ketika di dunia. Pada saat itulah keadilan Allah akan benar- benar terbukti semua amal perbuatannya karna Allah maha Adil. Pada saat itulah manusia tidak bisa mengelak atas semua perbuatannya pada saat di dunia. Dan mereka akan mendapatkan balasan atas masing- masing perbuatannya ketika di dunia dan tidak ada satu pun yang di rugikan.

4. Yaumul Jaza’

            Setelah tahap penghitungan selesai, maka tibalah saatnya putusan Allah untuk memberi balasan.Inilah yang di namakan Yaumul Jaza’. Pada saat itu, Allah akan memberikan balasan secara adil kepada semua manusia sesuai dengan amal perbuatannya pada saat di dunia.

Read More

Kamis, 23 Juli 2026

Apa itu Kiamat

 Apa itu Kiamat

 

Apa itu Kiamat

Kiamat merupakan peristiwa dasyat yang maha luar bisa di alam semesta, karena setelah peristiwa tersebut tidak ada lagi kehidupan di muka bumi. Semua makhluk Allah dari manusia, binatang, dan segala isi bumi akan binasa. Lalu kenapa Peristiwa itu terjadi?Semua tidak ada yang mengetahui kecuali Allah SWT.Namun meski Allah merahasiakan waktu datangnya hari kiamat, Allah telah mewahyukan kepada nabi Muhammad SAW, Sejumlah peristiwa dan pertanda tertentu datangnya Hari Kiamat. Sejumlah pertanda mengisyaratkan sangat dekatnya hari kiamat itu antara lain dari peperangan dan kekacauan yang jumlahnya semakin meningkat hingga menghancurkan kot –kota besar, dari gempa hingga perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

 

 A. Pengertian Iman Kepada Hari Kiamat

            Yang di maksud beriman kepada hari kiamat / akhir adalah mempercayai bahwa seluruh alam semesta dan segala isinya pada suatu saat nanti akan mengalami kehancuran dan mengakui bahwa setelah kehidupan di dunia ini akan ada kehidupan yang kekal yakni di akhirat nanti. Kepercayaan kepada hari kiamat merupakan masalah sam’iyyat, yakni masalah yang kita ketahui dan kita percayai berdasarkan dalil yang ada dalam Al-Quran dan hadis.Hari akhir yakni hari dimana seluruh kehidupan yang ada di alam semesta ini berakhir, hanya Allah-lah yang maha kekal. Berikut dalil yang menjelaskan adanya hari akhir, yakni:

1.Surat An-Naml Ayat 87

“ Dan (ingatlah) hari (ketika) di tiup sangkakala, maka terkejutlah segala yang ada di bumi, di langit dan segala yang ada di bumi, kecuali siapa yang di kehendaki Allah SWT. Dan semua akan datang menghadap-Nya dengan merendahkan Diri.”

2. Surat Al-Infitar ayat 1-3

“Apabila langit terbelah , dan bintang- bintang jatuh berserakan, dan apabila lautan di jadikan meluap”

3. Sutat Al- Muzzamil ayat 14

“Pada hari itu bumi dan gunung-gunung bergoncangan, dan menjadikan gunung-gunung itu tumpukan- tumpukan pasir yang berterbangan”.

 

B. Pengertian / Arti Definisi Hari Kiamat (Hari Akhir)

            Hari Kiamat adalah peristiwa di mana alam semesta beserta isinya hancur luluh yang membunuh semua makhluk di dalamnya tanpa terkecuali.Hari kiamat ditandai dengan bunyi terompet sangkakala oleh Malaikan Israfil atas perintah dari Allah SWT.

            Setelah semua makhuk yang hidup mati maka Allah SWT akan membali memerintahkan Malaikat Israfil untuk meniup terompet untuk yang kedua kali guna membangunkan orang semua yang telah mati untuk bangkit kembali mulai dari manusia pertama zaman Nabi Adam hingga manusia yang terakhir saat kiamat tiba untuk melaksanakan hari pembalasan.

            Kiamat dalam bahasa Arab disebut “Yaumul qiyamah adalah hari akhir bagi seluruh makhluk ciptaan Allah.Islam memberikan pedoman yang jelas kepada para pengikutnya mengenai akhir zaman.Ada berbagai tanda (hingga 100) yang terdapat dalam Sunnah dan Al-Quran mengenai kedatangan akhir zaman.

            Tanda-tanda ini dapat dibagi menjadi dua bagian, besar (Kubra) dan kecil (Sughra). Tanda-tanda yang besar mencakup kedatangan Dajjal, Imam Mahdi dan kemudian Nabi Isa (yang akan menyatukan semua kekuatan baik untuk melawan yang jahat), ditiupnya sangkakala dan tanda-tanda yang kecil akan mendahuluinya.

            Eskatologi Islam berkaitan dengan Qiyamah (kiamat), akhir dunia, dan penghakiman terakhir umat manusia.Eskatologi ini adalah salah satu dari keenam rukun Iman (aqidah) dalam Islam. Seperti agama-agama Abrahamik lainnya, Islam mengajarkan kebangkitan tubuh orang mati, penggenapan rencana ilahi untuk penciptaan, dan keabadian jiwa manusia; orang-orang benar akan diganjar dengan kesenangan Jannah (surga), sementara yang jahat akan dihukum dalam Neraka. Al-Quran banyak sekali membahas keyakinan ini, dengan banyak hadits yang menguraikan tema-temanya dan rinciannya.Literatur apokaliptik Islam yang menggambarkan Harmagedon sering dikenal sebagai fitnah (ujian) dan malahim (atau ghayba dalam tradisi Syi’ah).

            Para ulama membagi kiamat menjadi 2 bagian yaitu:

        Kiamat Shugra (kecil), yaitu matinya setiap manusia dan bisa pula bencana-bencana alam.

        Kiamat Kubra (total), yaitu dihancurkan dan diakhirinya seluruh fisik dan hukum dunia fana.

 

C. Kiamat Sugra dan Kiamat Kubra

 1. Kiamat Sugra

            Kiamat Sugra berarti kiamat kecil.Seperti kematian, gempa bumi, gunung meletus, banjir dan lain-lain.Kiamat sugra disebut juga kiamat kecil, yaitu berakhirnya kehidupan masing- masing mahluk. Setiap mahluk yang hidup akan menemui kematian. Binatang- binatang akan mati setelah masa hidupnya selesai. Tumbuh- tumbuhan juga akan mengalami hal yang sama, demikian juga manusia. Hal itu seperti yang dijelaskan Allah dalam surah Ali Imran Ayat 185,“ Tiap –tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan Sesungguhnya pada hari kiamat sajalah di sempurnakan pahalamu. Barang siapa di jatuhkan dari neraka dan di  masukan ke dalam surga, maka sesungguhnya ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanya kesenangan yang memberdayakan.”

            Kematian adalah terpisahnya antara jasmani dan rohani.Jasmani kembali ke asalnya yakni tanah.Dan rohani kembali kealam kubur (alam Barzah).Alam kubur adalah alam tempat hidup umat manusia setelah mati sampai mereka kembali dibangkitkan oleh Allah dan tiba waktunya hari perhitungan atas amal perbuatan mereka ketika di dunia. Ada dua kelompok manusia di Alam barzah, yaitu :

a. Kelompok yang memperoleh kenikmatan dan ridha Allah SWT. Adalah kempok orang mukmin yang saleh.Ia akan bisa menjawab semua pertanyaan yang di ajukan dengan baik tanpa ada rasa takut dan gentar. Kemudian Allah SWT, memperlihatkan kepadanya salah satu pintu surga tempat tinggalnya nanti yang penuh dengan kebahagiaan dan kenikmatan.

b. Kelompok yang memperoleh murka dari Allaw SWT. Adalah kelompok orang –orang yang kafir .Ia mendengar segala pertanyaan malaikat Mungkar dan malaikat Nangkir itu, Tetapi ia tidak bisa menjawabnya. Kemudian Allah SWT, memperlihatkan kepadanya salah satu pintu neraka dengan berbagai macam siksaan.

2. Kiamat Kubra

            Kiamat Kubra (kerusakan besar) adalah hancurnya Alam semesta dengan segala isinya.Keadaan alam semesta dan segala isinya pada waktu terjadi kiamat banyak di jelaskan Allah dalam Al-Quran.Kapankah terjadinya hari kiamar kubra itu?Hanya Allah saja yang mengetahui.Tidak ada satu makhluk pun yang mengetahuinya termasuk para malaikat Allah. Setelah kiamat kubra terjadi maka malaikat Israfil akan meniup sangkakala untuk yang kedua kalinya.

 

D.Tanda-Tanda Kiamat Menurut Pandangan Islam

1. Islam Sunni

            Sebelum tanda-tanda besar yang disebutkan ini, semua tanda kecil harus terjadi dan di antaranya adalah:

        Munculnya Nabi Muhammad dan wafatnya (sudah terjadi, kelahiran Nabi Muhammad sendiri dipahami sebagai tanda dari hari penghakiman.)

        Waktu akan berlalu lebih cepat.

        Perang dan pembunuhan menjadi lazim di antara manusia.

        Merebaknya pencurian,penipuan dan skandal di antara manusia.

        Merebaknya perzinahan.

        Munculnya bangunan-bangunan besar.

        Popularitas minuman-minuman beralkohol di antara manusia, hingga namanya diubah, misal nya: bir, anggur, jenever dan seterusnya.

        Padang gurun Arab berubah menjadi hijau.

        Bangunan-bangunan yang lebih tinggi daripada gunung-gunung di Mekkah dibangun di Mekkah.

             Tanda-tanda besar yang semuanya mempunyai dampak penting bagi umat manusia adalah sebagai berikut :

        Matahari akan terbit di barat, menandai ditutupnya pintu pertobatan Allah dan orang-orang kafir tak dapat berbalik lagi setelah titik ini. Dikatakan bahwa matahari akan terbenam dan tidak terbit selama tiga hari hingga terbitnya di sebel ah barat. Ia akan terbit di tengah hari dan kemudian tenggelam seperti biasanya di barat.

        Munculnya sang Dajjal (Anti Kristus), dan menipu mayoritas umat manusia untuk mengikut dan menyembah dia. Kelak ia akan dibunuh oleh Isa Almasih di Yerusalem.

        Turunnya Isa Almasih dari surga dan berdoa di belakang Imam Mahdi. Pada waktkunya ia akan membunuh babi, mematahkan salib, dan membunuh orang-orang kafir.

        Dilepaskannya Ya'joj dan Ma'joj, menyebabkan bala kelaparan dan bencana di dunia dan akhirnya menembakkan sebuah anak panah di langit untuk memperlihatkan bangsa-bangsa bahwa Allah dapat dibunuh, anak panah ini kemudian jatuh dengan ujung yang berlumur darah sehingga menyebabkan orang-orang mukmin yang lemah percaya akan hal itu dan takluk kepada Ya'joj dan Ma'joj. Mereka belakangan dibunuh oleh ulat yang munculs dari lubang hidung unta dan mayat-mayat mereka akan bertebaran di bumi.

        Seorang laki-laki muncul di Medina dan diminta oleh para ulamanya untuk pindah ke Mekkah. Di sana ia akan dinyatakan sebagai Kalifah dan disebut Mahdi dan memerintah sebagai Kalifah terakhir Islam yang memimpin umat man usia memasuki zaman kemakmuran yang tak pernah terlihat atau terdengar sebelumya. Ia juga akan meluruskan semua sekte Islam menjadi Islam yang sejati. Namanya juga Muhammad bin Abdullah, nama yang sama dengan nama Nabi dan sebagai keturunannya,ia juga memiliki sebuah tanda gelap pada pipi kanannya dan rupa yang sama de ngan Nabi Muhammad.

        Perang besar antara orang-orang Muslim dengan orang-orang Yahudi di Palestina yang mengakibatkan kekalahan total orang-orang Yahudi.

        Kematian Isa Almasih dan diikuti atau didahului oleh Imam Mahdi. Perhatikan bahwa hari penghakiman terjadi 60 tahun setelah naiknya Almasih ke surga.

        Munculnya Dabbat al-Ard seekor binatang yang aneh rupanya (monster) dari sebuah gunung di Mekkah, yang memiliki cincin Nabi Sulaiman dan tongkat Nabi Musa. Dabbat al-Ard akan mencap manusia sebagai orang kafir atau orang mukmin.

        Akan terjadi serangan terhadap Mekkah tetapi pasukan-pasukan penyerang itu akan teng gelam di padang pasir sebelum mencapai Mekkah.

        Angin yang akanmengambil jiwa semua orang Muslim dan hanya meninggalkan orang-orang kafir di muka bumi.

            Kejadian-kejadian berikut ini adalah langkah-langkah terakhir dari Hari penghakiman dan terjadi di Bumi :

        Ditiupnya terompet pertama yang mematikan semua manusia di muka bumia.

        Ditiupnya terompet kedua yang menandai kebangkitan.

        Allah turun ke bumi.

        Penantian akan Penghakiman oleh seluruh umat manusia, sebuah proses yang dikatakan akan berlangsung selama ribuan tahun di bawah matahari yang membakar.

        Penghakiman atas umat manusia dimulai.

2. Agama Syi'ah                                                                                       

            Mayoritas ulama Syi'ah sepakat akan rincian kejadian² yang akan terjadi pada hari-hari terakhir:

        Si Dajjal akan mengklaim dirinya sebagai juru selamat umat manusia dan bangsa-bangsa dari semua agama akan bersatu di bawah agamanya.

        Akan terjadi pembunuhan-pembunuhan massal atas umat Syi'ah di Irak (sekitar sungai Eufrat), dan untuk kepala mereka akan disediakan hadiah uang, meskipun mereka bukan penjahat.

        Akan terjadi pemberontakan oleh seorang "Yamani" yang akan dikalahkan dalam usahanya itu

        Imam Mahdi akan muncul kembali dan menyampaikan khutbahnya di Kaabah dan akan mengumpulkan pasukan dengan 313 jenderal dan ribuan pengikut untuk mengala hkan si Dajjal

        Seseorang yang bernama "Sufyani" (agamanya tidak disebutkan, meskipun ia adalah keturunan dari dinasti Ummayyah yang telah berantakan yang keturunan menyebar kemungkinan di Levant dan Spanyol atau Marokko selama 12 abad terakhir) akan memimpin pasukan-pasukan dari Suriah melintasi Irak ke Arabia untuk mengalahkan pasukan-pasukan Mahdi bersama-sama dengan sekutu-sekutunya.

        Imam Mahdi akan mendirikan kembali Islam yang sejati dan dunia akan menemukan perdamaian dan ketenangan.

        Imam Mahdi akan berkuasa untuk suatu masa.

        Kebangkitan manusia akan dimulai sementara Hari Penghakiman akan dimulai.

 

E.  Kehidupan Setelah Hari Kiamat

1.  Yaumul Ba’ast

            Yaumul ba’ast adalah bangkitnya seluruh mahluk hidup dari kuburnya. Semua manusia di bangkitkan dari kubur .Kebangkitan ini di tandai dengan peniupan sangkakala oleh malaikat Israil.

2.  Yaumul Mahsyar

            Pada saat itu manusia di kumpulkan di suatu tempat yang sangat luas yang dinamakan Padang Mahsyar.Di tempat inilah seluruh manusia di kumpulkan oleh Allah.

3.  Yaumul Hisab

            Setelah semua manusia di kumpulkan di padang makhsyar maka mereka akan di hisab, di hitung dan di timbang semua amal perbuatan ketika di dunia. Pada saat itulah keadilan Allah akan benar- benar terbukti semua amal perbuatannya karna Allah maha Adil. Pada saat itulah manusia tidak bisa mengelak atas semua perbuatannya pada saat di dunia. Dan mereka akan mendapatkan balasan atas masing- masing perbuatannya ketika di dunia dan tidak ada satu pun yang di rugikan.

4. Yaumul Jaza’

            Setelah tahap penghitungan selesai, maka tibalah saatnya putusan Allah untuk memberi balasan.Inilah yang di namakan Yaumul Jaza’. Pada saat itu, Allah akan memberikan balasan secara adil kepada semua manusia sesuai dengan amal perbuatannya pada saat di dunia.

Read More

Rabu, 22 Juli 2026

perbedaan tanda kiamat antara islam suni dan agama syiah

 Tanda-Tanda Kiamat Menurut Pandangan Islam

1. Islam Sunni

            Sebelum tanda-tanda besar yang disebutkan ini, semua tanda kecil harus terjadi dan di antaranya adalah:

perbedaan tanda kiamat antara islam suni dan agama syiah

        Munculnya Nabi Muhammad dan wafatnya (sudah terjadi, kelahiran Nabi Muhammad sendiri dipahami sebagai tanda dari hari penghakiman.)

        Waktu akan berlalu lebih cepat.

        Perang dan pembunuhan menjadi lazim di antara manusia.

        Merebaknya pencurian,penipuan dan skandal di antara manusia.

        Merebaknya perzinahan.

        Munculnya bangunan-bangunan besar.

        Popularitas minuman-minuman beralkohol di antara manusia, hingga namanya diubah, misal nya: bir, anggur, jenever dan seterusnya.

        Padang gurun Arab berubah menjadi hijau.

        Bangunan-bangunan yang lebih tinggi daripada gunung-gunung di Mekkah dibangun di Mekkah.

             Tanda-tanda besar yang semuanya mempunyai dampak penting bagi umat manusia adalah sebagai berikut :

        Matahari akan terbit di barat, menandai ditutupnya pintu pertobatan Allah dan orang-orang kafir tak dapat berbalik lagi setelah titik ini. Dikatakan bahwa matahari akan terbenam dan tidak terbit selama tiga hari hingga terbitnya di sebel ah barat. Ia akan terbit di tengah hari dan kemudian tenggelam seperti biasanya di barat.

        Munculnya sang Dajjal (Anti Kristus), dan menipu mayoritas umat manusia untuk mengikut dan menyembah dia. Kelak ia akan dibunuh oleh Isa Almasih di Yerusalem.

        Turunnya Isa Almasih dari surga dan berdoa di belakang Imam Mahdi. Pada waktkunya ia akan membunuh babi, mematahkan salib, dan membunuh orang-orang kafir.

        Dilepaskannya Ya'joj dan Ma'joj, menyebabkan bala kelaparan dan bencana di dunia dan akhirnya menembakkan sebuah anak panah di langit untuk memperlihatkan bangsa-bangsa bahwa Allah dapat dibunuh, anak panah ini kemudian jatuh dengan ujung yang berlumur darah sehingga menyebabkan orang-orang mukmin yang lemah percaya akan hal itu dan takluk kepada Ya'joj dan Ma'joj. Mereka belakangan dibunuh oleh ulat yang munculs dari lubang hidung unta dan mayat-mayat mereka akan bertebaran di bumi.

        Seorang laki-laki muncul di Medina dan diminta oleh para ulamanya untuk pindah ke Mekkah. Di sana ia akan dinyatakan sebagai Kalifah dan disebut Mahdi dan memerintah sebagai Kalifah terakhir Islam yang memimpin umat man usia memasuki zaman kemakmuran yang tak pernah terlihat atau terdengar sebelumya. Ia juga akan meluruskan semua sekte Islam menjadi Islam yang sejati. Namanya juga Muhammad bin Abdullah, nama yang sama dengan nama Nabi dan sebagai keturunannya,ia juga memiliki sebuah tanda gelap pada pipi kanannya dan rupa yang sama de ngan Nabi Muhammad.

        Perang besar antara orang-orang Muslim dengan orang-orang Yahudi di Palestina yang mengakibatkan kekalahan total orang-orang Yahudi.

        Kematian Isa Almasih dan diikuti atau didahului oleh Imam Mahdi. Perhatikan bahwa hari penghakiman terjadi 60 tahun setelah naiknya Almasih ke surga.

        Munculnya Dabbat al-Ard seekor binatang yang aneh rupanya (monster) dari sebuah gunung di Mekkah, yang memiliki cincin Nabi Sulaiman dan tongkat Nabi Musa. Dabbat al-Ard akan mencap manusia sebagai orang kafir atau orang mukmin.

        Akan terjadi serangan terhadap Mekkah tetapi pasukan-pasukan penyerang itu akan teng gelam di padang pasir sebelum mencapai Mekkah.

        Angin yang akanmengambil jiwa semua orang Muslim dan hanya meninggalkan orang-orang kafir di muka bumi.

            Kejadian-kejadian berikut ini adalah langkah-langkah terakhir dari Hari penghakiman dan terjadi di Bumi :

        Ditiupnya terompet pertama yang mematikan semua manusia di muka bumia.

        Ditiupnya terompet kedua yang menandai kebangkitan.

        Allah turun ke bumi.

        Penantian akan Penghakiman oleh seluruh umat manusia, sebuah proses yang dikatakan akan berlangsung selama ribuan tahun di bawah matahari yang membakar.

        Penghakiman atas umat manusia dimulai.

2. Agama Syi'ah                                                                                       

            Mayoritas ulama Syi'ah sepakat akan rincian kejadian² yang akan terjadi pada hari-hari terakhir:

        Si Dajjal akan mengklaim dirinya sebagai juru selamat umat manusia dan bangsa-bangsa dari semua agama akan bersatu di bawah agamanya.

        Akan terjadi pembunuhan-pembunuhan massal atas umat Syi'ah di Irak (sekitar sungai Eufrat), dan untuk kepala mereka akan disediakan hadiah uang, meskipun mereka bukan penjahat.

        Akan terjadi pemberontakan oleh seorang "Yamani" yang akan dikalahkan dalam usahanya itu

        Imam Mahdi akan muncul kembali dan menyampaikan khutbahnya di Kaabah dan akan mengumpulkan pasukan dengan 313 jenderal dan ribuan pengikut untuk mengala hkan si Dajjal

        Seseorang yang bernama "Sufyani" (agamanya tidak disebutkan, meskipun ia adalah keturunan dari dinasti Ummayyah yang telah berantakan yang keturunan menyebar kemungkinan di Levant dan Spanyol atau Marokko selama 12 abad terakhir) akan memimpin pasukan-pasukan dari Suriah melintasi Irak ke Arabia untuk mengalahkan pasukan-pasukan Mahdi bersama-sama dengan sekutu-sekutunya.

        Imam Mahdi akan mendirikan kembali Islam yang sejati dan dunia akan menemukan perdamaian dan ketenangan.

        Imam Mahdi akan berkuasa untuk suatu masa.

        Kebangkitan manusia akan dimulai sementara Hari Penghakiman akan dimulai.

Read More