Mushola Al-Islah Jl leces no.7 Sonosari Kab.Malang kumpulan doa rezeki,kumpulan doa tasawuf,makrifat,bahasa arab,sejarah kerajaan islam,sejarah kerajaan indonesia,sejarah kebudayaan islam

Kamis, 19 Maret 2026

Evakuasi Yunani sebelum kedatangan persia

Pada April 480 SM, pasukan Persia yang sangat besar berjumlah ratusan ribu orang menyeberangi Hellespont di atas dua jembatan ponton raksasa. Tujuan mereka adalah penaklukan Yunani kuno.



10 tahun sebelumnya, Persia telah mencoba melakukannya dan gagal total, dikalahkan telak dalam Pertempuran Marathon. Kali ini, raja Persia, Xerxes, memastikan ia memiliki jumlah pasukan yang cukup. Ia berencana untuk menuntaskan apa yang gagal dilakukan ayahnya, Raja Darius, 10 tahun sebelumnya.

Namun, orang Yunani kuno tidak berpuas diri. Mereka tahu Persia akan kembali, dan mereka telah mempersiapkannya. Dibantu oleh peningkatan produksi di tambang perak Laurium, Athena menggunakan pendapatan tersebut untuk membangun dan melengkapi armada 200 kapal. Athena pun memiliki dominasi angkatan laut atas negara-kota Yunani lainnya selain mampu membantu melawan ukuran armada Persia yang sangat besar.

Pada saat Persia menyeberang ke Yunani kuno, evakuasi Athena telah dimulai. Karena meramalkan apa yang akan terjadi, orang Yunani kuno berkonsultasi dengan Oracle Delphi. Oracle Delphi menyarankan mereka untuk meninggalkan kota. Pada kunjungan kedua, dia memberi tahu mereka untuk mengandalkan “tembok kayu” mereka. Oleh politisi dan jenderal, Themistocles, tembok kayu diartikan sebagai armada.

Sejak musim dingin tahun 481 SM, evakuasi telah direncanakan. “Evakuasi ini akan membutuhkan relokasi sekitar 100.000 orang, dan merupakan usaha besar,” tulis Greg Beyer di laman The Collector.

Mayoritas penduduk akan dipindahkan ke kota Troezen di Peloponnese, 80 km jauhnya. Orang tua dan barang-barang yang masih bisa diselamatkan akan dikirim ke pulau Salamis di lepas pantai Attica di sebelah barat Athena.

0 comments:

Posting Komentar