Mukjizat Nabi Zulkifli
Mukjizat-mukjizat
yang telah dilakukannya pun semakin meningkatkan kepercayaan umat Islam
terhadapnya. Walaupun nama Nabi Zulkifli hingga saat ini masih belum begitu
dikenal oleh umat Islam modern, ia tetap berkontribusi besar dalam
mempromosikan ajaran Islam.
Ajaran-ajaran
yang telah dipopulerkannya seperti kesederhanaan, kesederhanaan, kasih sayang,
kerohanian, dan juga keadilan sosial sangat berarti bagi umat Islam. Pendidikan
yang diberikannya dalam bidang teologi pun menginspirasi banyak orang untuk
memperdalam ilmu mereka tentang agama.
1. Memiliki
sifat sabar yang tiada tara
Nabi Zulkifli
dikenal sebagai salah satu nabi yang memiliki kesabaran luar biasa.
Kesabarannya ini juga ditulis dalam Surat Al-Anbiya ayat 85-86 yang memiliki
arti:
“Dan
(ingatlah kisah) Ismail, Idris dan Dzulkifli. Semua mereka termasuk orang-orang
yang sabar.Kami telah memasukkan mereka kedalam rahmat Kami. Sesungguhnya
mereka termasuk orang-orang yang saleh.” (Q.S An-Nabiya 85-86)
Suatu hari, iblis mencoba untuk menguji kesabaran Nabi Zulkifli dengan mulanya menyamar menjadi seorang kakek tua yang renta. Iblis pun datang ke rumah Nabi Zulkifli pada siang hari. Padahal, siang hari adalah waktu di mana Nabi Zulkifli beristirahat karena malamnya ia tidak bisa istirahat melainkan melakukan ibadah kepada Allah SWT.
Mengetahui
kedatangan kakek tua itu, Nabi Zulkifli terbangun dari tidurnya dan menanyakan
maksud kedatangan si kakek. Iblis yang menyamar menjadi kakek tua tersebut
mengaku bahwa ia merupakan orang yang teraniaya. Iblis mengarang cerita
bagaimana ia merupakan korban penganiayaan sampai waktu istirahat Nabi Zulkifli
habis dan harus kembali bekerja.
Nabi Zulkifli
pun meminta si kakek untuk kembali lagi pada waktu sore. Namun, si kakek tidak
muncul dan baru kembali mendatanginya keesokan harinya pada waktu siang dan
mengambil waktu istirahat Nabi Zulkifli lagi. Setelah melakukannya berulang
kali, iblis pun mengakui siapa dirinya yang sebenarnya dan tujuannya yang ingin
menggoda kesabaran Nabi Zulkifli namun gagal karena Nabi Zulkifli tak pernah
sekalipun marah kepada si kakek meskipun telah mengganggu waktu istirahatnya.
2. Mukjizat
Nabi Zulkifli: Doanya selalu dikabulkan oleh Allah
Selain
dikenal sebagai sosok yang sabar, Zulkifli AS juga memiliki mukjizat berupa doa
yang mustajab. Hal itu terjadi berkat kesabaran, kejujuran, dan sikapnya yang
selalu menepati janji.
Karena
kesabaran, kejujuran, dan sikapnya yang selalu menetapi janji, maka Allah
memberikan mukjizat kepada Nabi Zulkifli berupa setiap doanya yang selalu
dikabulkan oleh Allah SWT. Kesabaran Nabi Zulkifli ini juga disebut dalam
firman Allah SWT. Surat Sad Ayat 48 yang memiliki arti “Dan ingatlah akan
Ismail, Ilyasa, dan Zulkifli. Semuanya termasuk orang-orang yang paling baik.“
Salah satu
doa Nabi Zulkifli yang terkabul ialah pada saat melakukan perang bersama para
pengikutnya. Pada saat itu, jumlah pasukan Nabi Zulkifli bisa terbilang sedikit
dibandingkan dengan jumlah pemberontak yang sangat banyak. Namun, atas izin
Allah SWT. Nabi Zulkifli dan para pengikutnya memenangkan perang tersebut tanpa
ada satu orang pun yang tewas.
3. Diangkat
menjadi raja
Mukjizat lain
yang dimiliki oleh Nabi Zulkifli semasa hidupnya ialah ketika diangkat menjadi
raja. Kisah ini diawali saat Nabi Zulkifli menyanggupi persyaratan menjadi raja
selanjutnya setelah Nabi Ilyasa yang pada saat itu telah memasuki usia tua.
Nabi Ilyasa
pun membuat pengumuman dan mengumpulkan para pengikutnya. Dalam pengumuman
tersebut, Nabi Ilyasa berkata barang siapa yang sanggup memenuhi ketiga syarat
darinya, maka akan diangkat menjadi raja selanjutnya untuk menggantikannya.
Ketiga syarat tersebut meliputi berpuasa pada siang hari, bangun pada malam
hari, dan tidak mudah marah.
Mendengar hal
tersebut, Nabi Zulkifli berdiri dan mengatakan bahwa ia sanggup. Namun, Nabi
Ilyasa belum langsung mengambil keputusan. Keesokannya, Nabi Ilyasa melakukan
pengumuman yang sama dan Nabi Zulkifli kembali berdiri dan menyatakan
kesanggupan atas syarat-syarat tersebut.
Pada
akhirnya, Nabi Ilyasa pun mengangkat Nabi Zulkifli sebagai raja selanjutnya.
Hal ini merupakan salah satu mukjizat Nabi Zulkifli dari Allah SWT.






