Berikut beberapa cara untuk menolak sihir:
1. Membaca Al-Qur'an, terutama surat Al-Fatihah, Al-Baqarah, dan Al-Ikhlas.
2. Berdoa kepada Allah SWT dengan doa-doa yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW, seperti doa perlindungan dari sihir.
3. Menggunakan ayat-ayat Al-Qur'an yang memiliki khasiat menolak sihir, seperti surat Al-Baqarah ayat 255 (Ayat Kursi).
4. Membawa atau memakai azimat yang berisi ayat-ayat Al-Qur'an, seperti kalung atau gelang yang berisi Ayat Kursi.
5. Mengamalkan sunnah-sunnah Nabi Muhammad SAW, seperti membaca doa sebelum tidur dan berwudhu sebelum tidur.
6. Menghindari tempat-tempat yang dianggap angker atau tempat sihir.
7. Berpuasa dan berdzikir untuk meningkatkan iman dan kekuatan spiritual.
8. Membaca doa-doa perlindungan, seperti doa "A'udzu billahi minasy syaitanir rajim" (Aku berlindung kepada Allah dari syaitan yang dilaknat).
Namun, perlu diingat bahwa menolak sihir tidak hanya dengan cara-cara di atas, tetapi juga dengan meningkatkan iman dan takwa kepada Allah SWT, serta menjauhi perbuatan-perbuatan yang dapat menyebabkan sihir, seperti berbuat syirik dan khurafat.
Surat Al-A’raf ayat 116 dan 118
قَالَ
اَلۡقُوۡا ۚ فَلَمَّاۤ
اَلۡقَوۡا سَحَرُوۡۤا اَعۡيُنَ النَّاسِ وَاسۡتَرۡهَبُوۡهُمۡ وَجَآءُوۡ بِسِحۡرٍ عَظِيۡمٍ
١١٦
qal aalۡquۡa ۚ falammaۤ aalۡqawۡa saharuۡۤa aaeۡyun alnnas wasۡtarۡhabuۡhumۡ
waja'uۡ bisihۡr eaziۡmin 116
Dia (Musa) menjawab, "Lemparkanlah (lebih
dahulu)!" Maka setelah mereka melemparkan, mereka menyihir mata orang
banyak dan menjadikan orang banyak itu takut, karena mereka memperlihatkan
sihir yang hebat (menakjubkan).
فَوَقَعَ
الۡحَـقُّ وَبَطَلَ مَا كَانُوۡا يَعۡمَلُوۡنَۚ
١١٨
fawaqae alۡhaqq wabatal ma kanuۡa yaeۡmaluۡnaۚ 118
Maka terbuktilah kebenaran, dan segala yang mereka
kerjakan jadi sia-sia.
Surat Yunus 81-82
فَلَمَّاۤ اَلۡقَوۡا قَالَ مُوۡسٰى مَا جِئۡتُمۡ بِهِۙ السِّحۡرُؕ
اِنَّ اللّٰهَ سَيُبۡطِلُهٗ ؕ اِنَّ اللّٰهَ لَا يُصۡلِحُ عَمَلَ الۡمُفۡسِدِيۡنَ
٨١
وَيُحِقُّ اللّٰهُ الۡحَـقَّ بِكَلِمٰتِهٖ وَلَوۡ كَرِهَ الۡمُجۡرِمُوۡنَ
٨٢
falammaۤ aalۡqawۡa qal muۡsa ma jiۡtumۡ bihiۙ alssihۡruؕ ainn
alllh sayubۡtiluhٗ ؕ ainn alllh la yusۡlih eamal
alۡmufۡsidiۡn
wayuhiqq alllh alۡhaqq bikalimtiha walawۡ karih alۡmujۡrimuۡn
Setelah mereka melemparkan, Musa berkata, "Apa
yang kamu lakukan, itulah sihir, sesungguhnya Allah akan menampakkan kepalsuan
sihir. Sungguh, Allah tidak akan membiarkan terus berlangsungnya pekerjaan
orang yang berbuat kerusakan.Dan Allah akan mengokohkan yang benar dengan
ketetapan-Nya, walaupun orang-orang yang berbuat dosa tidak menyukainya.
Surat Al-Anbiya’ ayat 30
اَوَلَمۡ يَرَ الَّذِيۡنَ كَفَرُوۡۤا اَنَّ السَّمٰوٰتِ وَالۡاَرۡضَ
كَانَـتَا رَتۡقًا فَفَتَقۡنٰهُمَا ؕ وَجَعَلۡنَا
مِنَ الۡمَآءِ كُلَّ شَىۡءٍ حَىٍّ ؕ اَفَلَا
يُؤۡمِنُوۡنَ ٣٠
Dan apakah orang-orang kafir tidak mengetahui bahwa
langit dan bumi keduanya dahulu menyatu, kemudian Kami pisahkan antara
keduanya; dan Kami jadikan segala sesuatu yang hidup berasal dari air; maka
mengapa mereka tidak beriman?
Surat Al-Fath ayat 3
وَّ يَنۡصُرَكَ اللّٰهُ نَصۡرًا عَزِيۡزًا ٣
dan agar Allah menolongmu dengan pertolongan yang
kuat (banyak).
Surat Al-Qamar ayat 11-12
فَفَتَحۡنَاۤ اَبۡوَابَ السَّمَآءِ بِمَآءٍ مُّنۡهَمِرٍ ۖ
١١
وَّفَجَّرۡنَا الۡاَرۡضَ عُيُوۡنًا فَالۡتَقَى الۡمَآءُ عَلٰٓى
اَمۡرٍ قَدۡ قُدِرَۚ
١٢
Lalu Kami bukakan pintu-pintu langit dengan
(menurunkan) air yang tercurah,dan Kami jadikan bumi menyemburkan mata-mata air
maka bertemulah (air-air) itu sehinggga (meluap menimbulkan) keadaaan (bencana)
yang telah ditetapkan.
Surat Al-Mujadallah ayat 21
كَتَبَ
اللّٰهُ لَاَغۡلِبَنَّ اَنَا وَرُسُلِىۡؕ
اِنَّ اللّٰهَ قَوِىٌّ عَزِيۡزٌ
٢١
Allah telah menetapkan, "Aku dan
rasul-rasul-Ku pasti menang." Sungguh, Allah Mahakuat, Mahaperkasa.

0 comments:
Posting Komentar