Al-Qur'an menerangkan dalam surat An Nisaa':157 bahwa Isa tidaklah dibunuh maupun disalib oleh orang-orang kafir. Adapun yang mereka salib adalah orang yang bentuk dan rupanya diserupakan oleh Allah seperti Isa, kemungkinan Yudas Iskariotlah yang disalib.sedang ada perbedaan pada injil Yudas Iskariot tidak disalib, melainkan bunuh diri dengan cara gantung diri. Yudas adalah murid Yesus yang berkhianat.
Yudas Iskariot (/ˈdʒuːdəs ɪˈskæriət/; bahasa Yunani Alkitabiah: Ἰούδας Ἰσκαριώτης; Hebrew: יהודה איש קריות Yəhūda ʾĪš Qǝrīyyōṯ; wafat (ca 30–ca 33 M), adalah, menurut empat injil kanonik dalam agama Kristen, seorang murid dan salah satu dari Dua Belas Rasul Yesus Kristus yang asli. Yudas mengkhianati Yesus di hadapan Sanhedrin di Taman Getsemani dengan mencium pipi-Nya dan memanggil-Nya dengan sebutan "Tuan" untuk mengungkapkan identitas-Nya dalam kegelapan kepada orang banyak yang datang untuk menangkap-Nya. Seperti Brutus, namanya sering digunakan secara identik dengan pengkhianatan atau pengkhianatan. Yudas Iskariot adalah satu dari tiga murid yang dikenal di kalangan orang Kristen maupun orang Islam (2 murid lainya adalah Yohanes (dalam Islam disebut Yahya) dan Petrus).
أَعُوذُ
بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ
وَّقَوْلِهِمْ اِنَّا قَتَلْنَا الْمَسِيْحَ عِيْسَى ابْنَ مَرْ يَمَ رَسُوْلَ اللّٰهِ ۚ وَمَا قَتَلُوْهُ وَمَا صَلَبُوْهُ وَلٰـكِنْ شُبِّهَ لَهُمْ ۗ وَاِ
نَّ الَّذِيْنَ اخْتَلَـفُوْا فِيْهِ لَفِيْ شَكٍّ مِّنْهُ ۗ مَا لَهُمْ بِهٖ مِنْ عِلْمٍ اِلَّا اتِّبَا عَ الظَّنِّ ۚ وَمَا قَتَلُوْهُ يَقِيْنًاۢ
“dan (Kami hukum juga) karena ucapan mereka,
Sesungguhnya kami telah membunuh Al-Masih, ‘Isa putra Maryam, Rasul Allah.
Padahal, mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang
mereka bunuh adalah) orang yang diserupakan dengan ‘Isa. Sesungguhnya mereka
yang berselisih pendapat tentang (pembunuhan) ‘Isa, selalu dalam keragu-raguan
tentang yang dibunuh itu. Mereka benar-benar tidak tahu (siapa sebenarnya yang
dibunuh itu), melainkan mengikuti persangkaan belaka, jadi mereka tidak yakin
telah membunuhnya,” (QS. An-Nisa’ 4: Ayat 157)
Perdebatan
panjang tentang nasib Nabi Isa AS, atau Yesus Sang Juru Selamat dalam pandangan
agama Kristen, tak pernah lekang ditelan bergulirnya zaman. Perdebatan itu
bahkan tampaknya akan kembali menguat seiring klaim ditemukannya kitab Injil
berusia lebih dari 1.500 tahun.
Menurut situs higherperspective.com yang dikutip situs
Inilah.com hari Ahad (24/8/2014), dalam kitab Injil versi Barnabas yang
ditemukan itu terdapat pernyataan bahwa Nabi Isa AS atau Yesus, tidak pernah
disalib. Yang disalib adalah sahabat, Yudas Iskariot, atau dalam ajaran Islam
disebut sebagai “orang yang diserupakan dengan Nabi Isa AS”, sebagaimana yang
tercantum dalam Al-Quran surat An-Nisa ayat 157. Injil Barnabas dikenal sebagai
Injil di luar Injil-injil kanonik yang direstui dan diresmikan Vatikan, yakni
Injil-injil Matius, Markus, Lukas dan Yohanes.
