Dari Abdullah bin ‘Abbas radhiallahu'anhu, ia berkata: “Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam pernah keluar dari sebagian pekuburan di Madinah atau Makkah. Lalu beliau mendengar suara dua orang manusia yang sedang diadzab di kuburnya. Beliau bersabda, ‘Keduanya sedang diadzab. Tidaklah keduanya diadzab karena dosa besar (menurut mereka bedua)’, lalu Nabi bersabda: ‘Padahal itu merupakan dosa besar. Salah satu di antara keduanya di adzab karena tidak membersihkankan bekas kencingnya, dan yang lain karena selalu melakukan namiimah (adu domba)”.
Dari Umar bin Khathab radhiallahu'anhu, Nabi Shallallahu'alaihi Wasallam bersabda: "Sesungguhnya mayit itu diadzab (di dalam kuburnya) ketika keluarganya menangisinya". Dalam riwayat lain: "Sesungguhnya mayit itu diadzab (di dalam kuburnya) ketika keluarganya melakukan niyahah terhadapnya

0 comments:
Posting Komentar