Empat Hal Kebaikan Dunia Dan Akhirat
Menurut hadits, ada 4 perkara apabila diberikan kepada seseorang
sesungguhnya ia telah memperoleh kebaikan dunia dan akhirat, yaitu :
· Hati
yang senantiasa bersyukur
· Lisan
yang senantiasa berdzikir
· Tubuh
yang senantiasa sabar dalam menanggung musibah
· Istri
yang tidak pernah berkhianat baik terhadap dirinya atau terhadap harta benda
suaminya.
Menurut syariat Islam, jika keluarga
kita semuanya termasuk orang yang sholeh maka semua anggota keluarga akan dapat
berkumpul bersama di dalam syurga.
1. Hidup di Dunia dan Akhirat
Kehidupan di dunia merupakan permainan dan senda gurau. Ada
kalanya menang ada kalanya kalah. Susah dan senang silih berganti. Senangnya
merupakan kesenangan yang menipu, sedihnya merupakan kesengsaraan sementara.
Itulah di namakan kehidupan di alam fana. Sungguh berbeda dengan kehidupan
sejati dan abadi di akhirat nanti. Barangsiapa senang, maka ia akan
selamanya senang (Ya Allah, masukkanlah kami ke dalam golongan ini).
Barangsiapa menderita, maka ia akan menderita selamanya (na’udzu billahi min
zalik).
1. Azab
kubur bersifat umum bagi seluruh manusia,tidak khusus bagi umat nabi Muhammad
Shallallahu ‘alaihi wa sallam.
2. Di
antara azab atau nikmat kubur ada yang berhubungan dengan ruh dan jasad secara
bersamaan dan ada pula yang khusus berhubungan dengan ruh saja.
3. Semua
ruh orang yang telah meninggal dunia berada di alam Barzakh, sekalipun ia
dimakan binatang buas ataupun dibakar.
4. Seseorang
tidak akan masuk surga atau neraka kecuali setelah terjadinya hari Kiamat dan
dibangkitnya seluruh manusia dari kuburnya.
