Mushola Al-Islah Jl leces no.7 Sonosari Kab.Malang kumpulan doa rezeki,kumpulan doa tasawuf,makrifat,bahasa arab,sejarah kerajaan islam,sejarah kerajaan indonesia,sejarah kebudayaan islam

Tampilkan postingan dengan label apa perbedaan sakaratul maut bagi orang jelek dan baik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label apa perbedaan sakaratul maut bagi orang jelek dan baik. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 08 Agustus 2026

Bagaimana kondisi sakaratul kaum mukmin

Bagaimana kondisi sakaratul kaum mukmin

Surat An-Nahl ayat 32

الَّذِيۡنَ تَتَوَفّٰٮهُمُ الۡمَلٰۤٮِٕكَةُ طَيِّبِيۡنَ ۙ يَقُوۡلُوۡنَ سَلٰمٌ عَلَيۡكُمُۙ ادۡخُلُوا الۡجَـنَّةَ بِمَا كُنۡتُمۡ تَعۡمَلُوۡنَ‏ ٣٢

(yaitu) orang yang ketika diwafatkan oleh para malaikat dalam keadaan baik,mereka (para malaikat) mengatakan (kepada mereka), "Salāmun 'alaikum, masuklah ke dalam surga karena apa yang telah kamu kerjakan."

Bagaimana kondisi sakaratul kaum mukmin

Ath  Thabari rahimahullah dalam Tafsir-nya menjelaskan: “Maksudnya, para  Malaikat  mencabut  ruh  mereka  orang-orang  yang  bertakwa  sambil mengatakan: “Salamun   'alaikum!   Masuklah   ke   surga”. Sebagai kabar gembira  dari  Allah  yang disampaikan oleh  para  Malaikat”. Mengenai al busyra atau kabar gembira di saat kematian ini, akan dijelaskan lebih detail di bab “Al busyra menjelang kematian” di buku ini.      

Syaikh  Muhammad  bin  Shalih Al  Utsaimin rahimahullah menjelaskan: “Di  antara  akidah  Ahlussunnah  wal  Jama'ah  adalah  menetapkan  adanya nikmat  kubur.  Dalilnya  firman Allah ta'ala  ...  (beliau  menyebutkan  ayat  di atas). Mereka diwafatkan oleh para Malaikat dalam keadaan baik, maksudnya baik akidah mereka, dan baik pula amalan mereka. Maka para Malaikat pun berkata  menjelang  kematian  si  hamba  tersebut,  “masuklah  ke  dalam  surga karena apa yang telah kamu kerjakan!”. Ini dikatakan oleh para Malaikat di hari ketika si hamba wafat”37.   Jika  ada  yang  bertanya,  “Andai  kejadian  ini  terjadi  di  alam  kubur, mengapa       dikatakan  “masuklah   ke   dalam   surga...  ?   Bukankah   hal   ini menunjukkan kejadian tersebut terjadi di akhirat?”. Jawabannya sebagaimana telah dijelaskan oleh Ath Thabari, rahimahullah bahwa perkataan  “masuklah ke  dalam  surga...       itu  adalah  kabar  gembira dari  para  Malaikat.

 Sehingga tidak bertentangan dengan keterangan bahwa perkataan tersebut disampaikan di alam kubur.  Demikian juga Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin rahimahullah 35 QS. An Nahl: 32 36 Tafsir Ath Thabari, 7/580 37 Syarhu Aqidati Ahlissunnah wal Jama'ah, hal. 439   

 menjelaskan: “Dikatakan demikian karena terdapat dalam sebuah hadits yang shahih: “Ia  akan  diluaskan  kuburnya,  dan  akan  dibukakan  baginya  pintu surga.   Sehingga   ia   mendapatkan   harum   dan   nikmatnya   surga   yang menyejukkanmatanya. 

S e m o g a    k i t a  t e r m a s u k  o r a n g   y a n g mendapatkannya. Dan dalam firman Allah ta'ala (yang artinya) “masuklah ke dalam surga karena apa yang telah kamu kerjakan”, huruf ba' di sini adalah ba'   sababiyah”39.   Sehingga   dalam   ayat   ini   para   Malaikat   seolah   ingin mengatakan: “kamu akan masuk surga karena telah melakukan sebab-sebab yang membuat seseorang masuk surga”. Bukan berarti si hamba masuk surga ketika itu.

Read More