Mushola Al-Islah Jl leces no.7 Sonosari Kab.Malang kumpulan doa rezeki,kumpulan doa tasawuf,makrifat,bahasa arab,sejarah kerajaan islam,sejarah kerajaan indonesia,sejarah kebudayaan islam

Minggu, 28 Juni 2026

Alam kubur itu menakutkan

 Alam kubur itu menakutkan

Hani radhiyallahu ‘anhu , bekas budak ‘Utsman bin ‘Affan radhiyallahu ‘anhu , berkata :

Alam kubur itu menakutkan


“Kebiasaan ‘Utsman radhiyallahu ‘anhu jika berhenti di sebuah kuburan, beliau menangis sampai membasahi janggutnya. Lalu beliau radhiyallahu ‘anhu ditanya, ‘Disebutkan tentang surga dan neraka tetapi engkau tidak menangis. Namun engkau menangis dengan sebab ini melihat kuburan, mengapa demikian?’ Beliau menjawab, ‘Sesungguhnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

إِنَّ الْقَبْرَ أَوَّلُ مَنَازِلِ الْآخِرَةِ، فَإِنْ نَجَا مِنْهُ فَمَا بَعْدَهُ أَيْسَرُ مِنْهُ، وَإِنْ لَمْ يَنْجُ مِنْهُ فَمَا بَعْدَهُ أَشَدُّ مِنْهُ

“Sesungguhnya kubur itu adalah persinggahan pertama dari persinggahan-persinggahan akhirat. Bila seseorang selamat dari keburukannya, maka yang setelahnya lebih mudah darinya; bila seseorang tidak selamat dari keburukannya, maka yang setelahnya lebih berat darinya.”

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda :

مَا رَأَيْتُ مَنْظَرًا قَطُّ إِلَّا وَالْقَبْرُ أَفْظَعُ مِنْهُ

“Aku tidak melihat suatu pemandangan pun yang lebih menakutkan daripada kubur.”
(HR. At-Tirmidzi dan Ibnu Majah; dihasankan oleh syaikh Al-Albani)

Perbedaan suasana di alam kubur antara orang mukmin dan kafir

kubur lebih mudah bagi yang selamat, maka ketika melihat surga yang disiapkan Allah ta’ala dalam kuburnya, seorang Mu’min mengatakan :

رَبِّ أَقِمِ السَّاعَةَ حَتَّى أَرْجِعَ إِلَى أَهْلِي، وَمَالِي

“Ya Rabb, segerakanlah kiamat agar aku kembali kepada keluarga dan hartaku.”

orang-orang kafir ketika melihat adzab pedih yang disiapkan Allah ta’ala baginya, ia
mengatakan :

رَبّ لاَ تُقِمِ السّاعَةُ

“Ya Rabb, jangan Engkau datangkan kiamat.”

Karena yang akan datang setelahnya lebih pedih siksanya dan lebih menakutkan
Read More