Azab Kubur terdapat dalam hadits
andaikata memang benar bahwa
permasalahan adzab kubur tidak ada dalam Al Qur’an, maka hadits-hadits shahih
yang ada sudah cukup untuk menetapkan akidah
tentang adzab kubur
ini.
andaikata memang benar bahwa
permasalahan adzab kubur tidak ada dalam Al Qur’an, maka hadits-hadits shahih yang
ada sudah cukup untuk menetapkan akidah
tentang adzab kubur
ini. Klaim bahwa
perkara aqidah tidak bisa ditetapkan
dengan hadits Ahad yang
shahih adalah klaim yang
batil yang diselipkan
ke dalam ajaran
Islam. Tidak ada imam yang mengatakan pendapat
demikian, tidak tidak
katakan oleh imam
madzhab yang empat atau
semisal mereka. Pendapat
ini hanya dikemukakan
oleh ulama ahli kalam yang sama sekali tidak didasari oleh
dalil”47. Beliau juga
mengatakan, “Adanya pertanyaan
dua Malaikat di
alam 43 HR. Muslim no. 2867, dari sahabat Zaid bin Tsabit radhiallahu'anhu
44 Lihat kitab Silsilah Ahadits Shahihah penjelasan hadits nomor 158-159 45 HR.
Muslim no. 2867, 7392 46 HR. Ahmad no. 14185, Al Albani berkata: “Shahih
muttashil (bersambung) sesuai persyaratan Imam Muslim”. 47 As-Silsilah
al-Ahadits ash-Shahihah, 1/244 kubur adalah benar adanya. Wajib untuk
mengimaninya. Hadits tentang hal ini pun mutawatir”.
Dari Aisyah radhiallahu ‘anha, ia
berkata:
“Suatu ketika ada dua orang tua dari
kalangan Yahudi di Madinah datang
kepadaku. Mereka berdua berkata kepadaku bahwa orang yang sudah
mati diadzab di dalam kubur mereka. Aku pun
mengingkarinya dan tidak mempercayainya.
Kemudian mereka berdua keluar. Lalu Nabi shallallahu’alaihi wasallam datang
menemuiku. Maka aku pun menceritakan
apa yang dikatakan dua orang Yahudi tadi kepada beliau. Beliau lalu bersabda: ‘Mereka berdua benar, orang yang
sudah mati akan diadzab dan semua
binatang ternak dapat mendengar suara adzab tersebut’. Dan aku pun melihat beliau senantiasa berlindung
dari adzab kubur setiap selesai shalat”.
Hadits
ini menunjukkan dengan tegas
tentang adanya adzab
kubur dan alam kubur.
Diperkuat lagi dengan
pemahaman Aisyah radhiallahu'anha
yang menyampaikan hadits ini,
menunjukkan bahwa Aisyah
radhiallahu'anha juga meyakini adanya adzab kubur dan alam kubur. 48 idem 49
HR. Bukhari no.6005
Dari Al Barra' bin Azib radhiallahu'anhu, Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam “Jika
seorang mukmin telah didudukkan di dalam kuburnya, ia kemudian didatangi (oleh dua malaikat lalu bertanya
kepadanya), maka dia akan menjawab dengan mengucapkan:’Laa ilaaha illallah wa
anna muhammadan rasuulullah’. Itulah
yang dimaksud al qauluts tsabit dalam firman Allah Ta’ala (yang artinya): ‘Allah meneguhkan
orang-orang yang beriman
dengan al qauluts tsabit’ (QS. Ibrahim: 27)”50. Ini adalah dalil Al Qur’an sekaligus As
Sunnah. Karena merupakan bukti bahwa surat Ibrahim ayat 27 berbicara tentang
adzab kubur dan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sendiri yang
menafsirkan demikian. Dalil ke empat
Dari Abdullah bin ‘Abbas radhiallahu'anhu, ia berkata: HR. Bukhari no.1369, Muslim no.7398
“Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam
pernah keluar dari sebagian pekuburan
di Madinah atau Makkah. Lalu beliau mendengar suara dua orang manusia yang
sedang diadzab di kuburnya. Beliau bersabda,
‘Keduanya sedang diadzab. Tidaklah keduanya diadzab karena dosa besar
(menurut mereka bedua)’, lalu Nabi bersabda: ‘Padahal itu merupakan dosa besar.
Salah satu di antara keduanya diadzab karena tidak membersihkankan bekas kencingnya, dan yang lain karena
selalu melakukan namiimah (adu domba)”
DALIL AS SUNNAH Dari
Anas bin Malik radhiallahu'anhu, bahwa
Nabi Shallallahu'alaihi Wasallam bersabda:
“Seandainya kalian tidak akan saling
menguburkan, tentulah aku akan berdoa
kepada Allah agar memperdengarkan kepada kalian siksa kubur yang aku dengar”.
Dalam riwayat yang lain terdapat tambahan:
:
“Setelah itu Rasulullah
Shallallahu'alaihi Wasallam berbalik menghadap kami, dan bersabda: mintalah perlindungan
kepada
Allah dari adzab neraka! Para sahabat pun berkata: kami
meminta perlindungan kepada Allah dari
adzab neraka. Nabi bersabda: perlindungan kepada Allah dari adzab kubur. Nabi
bersabda: mintalah perlindungan
kepada Allah dari fitnah yang nampak maupun yang tersembunyi! Para sahabat pun
berkata: kami meminta perlindungan kepada
Allah dari fitnah yang nampak maupun yang tersembunyi. Nabi
bersabda: mintalah perlindungan kepada
Allah dari fitnah dajjal! Para sahabat pun
berkata: kami meminta perlindungan kepada Allah dari fitnah dajjal mintalah
perlindungan kepada Allah dari adzab kubur! Para sahabat pun berkata: kami
meminta 42 HR. Muslim no.7393, Ahmad no.12026
D a l a m k i t a b Silsilah Ahadits Shahihah, Syaikh
Muhammad Nashiruddin Al Albani rahimahullah menjelaskan bahwa hadits ini
memiliki beberapa syawahid, yaitu dari jalan Zaid bin Tsabit45 dan dari jalan
Jabir bin Abdillah.Setelah itu, beliau memberikan penjelasan penting. Beliau
berkata: “Dari beberapa hadits di
atas terdapat banyak
faedah, yang paling
penting di antaranya: Pertama, menetapkan adanya adzab kubur,
dan hadits-hadits tentang hal i n i mutawatir.
Maka tidak ada lagi
kerancuan bila ada
yang mengklaim bahwa
hadits-hadits tentang hal ini adalah hadits Ahad. Kedua, pun andaikata
memang benar hadits-haditsnya adalah
hadits Ahad, tetap wajib
mengimaninya karena Al
Qur’an telah menunjukkan kebenarannya. (Kemudian Syaikh Al
Albani membawakan surat Ghafir ayat 45-46).
