Mushola Al-Islah Jl leces no.7 Sonosari Kab.Malang kumpulan doa rezeki,kumpulan doa tasawuf,makrifat,bahasa arab,sejarah kerajaan islam,sejarah kerajaan indonesia,sejarah kebudayaan islam

Tampilkan postingan dengan label apakah jazad juga merasakan nikmat atau azab kubur. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label apakah jazad juga merasakan nikmat atau azab kubur. Tampilkan semua postingan

Senin, 07 September 2026

APAKAH NIKMAT DAN AZAB KUBUR DIRASAKAN OLEH JASAD ATAU RUH?

 APAKAH NIKMAT DAN AZAB KUBUR DIRASAKAN OLEH JASAD ATAU RUH?

Para  ulama  berselisih  pendapat mengenai apakah nikmat dan adzab kubur dirasakan manusia oleh ruhnya atau jasadnya,  ataukah  keduanya sekaligus?Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah menjelaskan:“Adzab dan nikmat kubur bisa terjadi pada ruh dan badan sekaligus. 

APAKAH NIKMAT DAN AZAB KUBUR DIRASAKAN OLEH JASAD ATAU RUH?


Ini   adalah kesepakatan ulama Ahlussunnah wal Jama'ah. Terkadang ruh diberi   nikmat dan diadzab dalam keadaan terpisah dari badan. Namun terkadang   dalam keadaan tersambung dengan badannya, sehingga nikmat dan adzab dirasakan keduanya. Dalam keadaan ini ruh dan badan merasakan yang sama seperti dirasakan ruh ketika bersendirian dari badan. Lalu apakah mungkin adzab dan nikmat kubur terjadi pada badan saja tanpa dirasakan ruh? Dalam hal ini ada dua pendapat yang masyhur dari para ulama   hadits dan sunnah. Dan ada juga pendapat-pendapat yang syadz (nyeleneh)  yang tidak dikatakan oleh para ulama Ahlussunnah dan ulama hadits.Pendapat yang mengatakan bahwa hanya ruh saja yang merasakan nikmat   dan adzab sedangkan badan tidak akan merasakannya, ini adalah perkataan orang-orang falasifah (ahli filsafat) yang mereka mengingkari adanya  ma'adul abdan (dipulihkannya kondisi jasad manusia setelah mati). Mereka  adalah orang-orang yang kufur berdasarkan kesepakatan ulama kaum  Muslimin”172.  Syaikh  Muhammad  bin  Shalih Al  Utsaimin rahimahullah menjelaskan: “Asalnya  yang  merasakan  adalah  ruh.  Karena  hukum-hukum  yang  terjadi setelah kematian itu untuk ruh. Sedangkan jasad ketika itu sudah mati. Maka kita ketahui jasad mayat tidak memerlukan life support setelah ia meninggal, ia  tidak  perlu  makan  dan  tidak  perlu  minum.  Bahkan  jasad  tersebut  akan dimakan belatung. Sehingga asalnya yang merasakan ini adalah ruh. Namun Syaikhul   Islam   Ibnu   Taimiyah   mengatakan   bahwa  terkadang ruh itu tersambungkan   dengan   badannya.   Sehingga   adzab   dan   nikmat   kubur dirasakan oleh keduanya ... Dengan demikian para ulama mengatakan bahwa terkadang   ruh   tersambungkan   dengan   jasadnya.   Sehingga   adzab   kubur dirasakan  oleh  ruh  dan  badannya  juga.  Dan  nampaknya  ini  juga  dikuatkan oleh hadits yang Nabi Shallallahu'alaihi Wasallam bersabda di dalamnya: “Sesungguhnya kuburan bagi orang kafir akan disempitkan sehingga  meremukkan tulang-tulangnya . Ini  menunjukkan  bahwa  terkadang  adzab  itu  terjadi  pada  jasad  karena tulang-tulang itu ada pada jasad”

Sumber :

174. 172Majmu' Al Fatawa, 4/282 173 HR. Abu Daud no.4753, An Nasa'i no.2001, Ibnu Majah no.1549. Dishahihkan Al Albani dalam Shahih Abu Daud . 174Majmu' Al-Fatawa war Rasail Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin, 1/25  168. 166 HR. Abu Daud no. 4753, Ahmad no.17803, dishahihkan Al Albani dalam Shahih Abu Daud. 167 QS. Nuh: 25 168Syarhu Tsalatsatil Ushul, hal. 50 - 51 

Read More