Mushola Al-Islah Jl leces no.7 Sonosari Kab.Malang kumpulan doa rezeki,kumpulan doa tasawuf,makrifat,bahasa arab,sejarah kerajaan islam,sejarah kerajaan indonesia,sejarah kebudayaan islam

Rabu, 19 Agustus 2026

The Story of Prophet Lut (A.S.)

 (Kisah Nabi Luth A.S.)

Prophet Lut (A.S.) was the nephew of Prophet Ibrahim (A.S.) and was sent by Allah as a messenger to the people of Sodom.

Nabi Luth (A.S.) adalah keponakan dari Nabi Ibrahim (A.S.) dan diutus oleh Allah sebagai rasul kepada kaum Sodom.

The people of Sodom were deeply wicked and practiced sins that no nation before them had ever committed.

The Story of Prophet Lut (A.S.)


 

Masyarakat Sodom sangat jahat dan melakukan dosa-dosa besar yang belum pernah dilakukan oleh bangsa mana pun sebelum mereka.

Prophet Lut called his people to worship Allah alone and to stop their immoral behaviors.

 

Nabi Luth menyeru kaumnya untuk menyembah Allah saja dan menghentikan perbuatan tidak bermoral mereka.

He reminded them continuously to fear Allah and follow the path of righteousness.

Beliau terus-menerus mengingatkan mereka untuk bertakwa kepada Allah dan mengikuti jalan kebenaran.

 

However, the people refused to listen, mocked him, and even threatened to drive him out of their city.

Namun, kaumnya menolak untuk mendengarkan, mengejeknya, dan bahkan mengancam akan mengusirnya dari kota mereka.

 

To test the people and bring judgment, Allah sent angels disguised as handsome young men to visit Lut.

Untuk menguji kaum tersebut dan menjatuhkan hukuman, Allah mengutus malaikat-malaikat yang menyamar sebagai pemuda-pemuda tampan untuk mengunjungi Luth.

 

When the wicked townspeople learned about the guests, they rushed to Lut’s house and demanded he hand them over.

Ketika penduduk kota yang jahat itu mengetahui keberadaan para tamu tersebut, mereka berbondong-bondong datang ke rumah Luth dan menuntut agar beliau menyerahkan para tamu itu.

 

Lut tried to protect his guests and pleaded with the mob to refrain from evil, but they refused to listen.

Luth berusaha melindungi para tamunya dan memohon kepada kerumunan itu untuk tidak melakukan kejahatan, namun mereka tetap menolak untuk mendengarkan.

 

The angels then revealed their true identity to Lut and told him not to fear.

Para malaikat kemudian mengungkapkan identitas asli mereka kepada Luth dan memberitahunya agar tidak takut.

 

They instructed Lut to leave the city with his family during the night and warned them not to look back.

Malaikat-malaikat itu memerintahkan Luth untuk meninggalkan kota bersama keluarganya pada malam hari dan memperingatkan mereka untuk tidak menoleh ke belakang.

 

Lut’s wife, who supported the sinful ways of the townspeople, stayed behind and shared their fate.

Istri Luth, yang mendukung perbuatan dosa penduduk kota tersebut, memilih tetap tinggal dan menerima nasib yang sama seperti mereka.

 

At dawn, Allah brought a severe punishment upon the city of Sodom for their disobedience.

Saat fajar tiba, Allah menjatuhkan azab yang sangat pedih atas kota Sodom karena kedurhakaan mereka.

 

The city was turned upside down, and Allah rained down stones of baked clay upon them.

Kota tersebut dibalikkan, dan Allah melemparinya dengan hujan batu dari tanah yang terbakar.

 

Prophet Lut and his righteous followers were saved by Allah’s mercy, leaving a clear lesson for future generations.

Nabi Luth dan pengikutnya yang beriman diselamatkan oleh rahmat Allah, meninggalkan pelajaran yang jelas bagi generasi-generasi mendatang.

0 comments:

Posting Komentar