(Kisah Nabi Ishaq A.S.)
Prophet Ishaq (A.S.) was the
second son of Prophet Ibrahim (A.S.) and the child of Sarah.
Nabi Ishaq (A.S.) adalah putra
kedua dari Nabi Ibrahim (A.S.) dan merupakan anak dari Sarah.
He was born as a miracle from
Allah when his parents were already very old.
Beliau lahir sebagai bentuk
mukjizat dari Allah ketika kedua orang tuanya sudah sangat lanjut usia.
Angels visited Ibrahim to give
him the good news of Ishaq’s birth and that Ishaq would also become a prophet.
Malaikat-malaikat mengunjungi
Ibrahim untuk menyampaikan kabar gembira tentang kelahiran Ishaq dan bahwa
Ishaq juga akan menjadi seorang nabi.
Sarah was amazed and humbled by
this news, as she had been unable to have children for many years.
Sarah merasa takjub dan terharu
mendengar kabar ini, karena beliau tidak bisa memiliki anak selama
bertahun-tahun.
Prophet Ishaq grew up to be a
righteous, wise, and devout messenger of Allah.
Nabi Ishaq tumbuh menjadi
seorang rasul Allah yang saleh, bijaksana, dan taat beribadah.
He continued the noble mission
of his father, preaching monotheism and guiding his people toward goodness.
Beliau melanjutkan misi mulia
ayahnya, mendakwahkan tauhid dan membimbing kaumnya menuju kebaikan.
Allah blessed Ishaq with twin
sons named Ya'qub (Jacob) and Esau.
Allah memberkahi Ishaq dengan
putra kembar bernama Ya'qub (Yakub) dan Ish (Esau).
From the lineage of Prophet
Ishaq and his son Prophet Ya'qub came many of the Prophets of the Children of
Israel.
Dari garis keturunan Nabi Ishaq
dan putranya Nabi Ya'qub, lahirlah banyak nabi dari kalangan Bani Israil.

0 comments:
Posting Komentar