Kisah Tentang Alam Kubur
Kisah
Umar bin Khatab membentak malaikat munkar dan nakir
Umar Bin
Khattab adalah khalifah kedua Kekhalifahan Rasyidin yang berkuasa pada tahun
634 M sampai 644 M. Dalam Islam Sunni, Umar digolongkan sebagai salah satu
Khulafaur Rasyidin. Ia juga merupakan salah satu sahabat dari Nabi Islam
Muhammad dan juga merupakan ayah dari Hafshah, istri Muhammad
Pada masa
itu, Umar merupakan sosok yang terkenal dan paling disegani. Selain karena ia
sahabat nabi, ia juga terkenal karena sosoknya yang sangat pemberani dan tak
pernah mengenal kata takut semasa hidupnya. Bahkan, para iblis pun takut saat
berhadapan dengan Umar Bin Khattab.kisah ini dikisahkan dalam kitab Nasikhul
Ibad oleh Syekh Nawani al Bantani, saat Umar wafat, sahabatnya Ali bin Abi
Thalib pernah meminta kas atau terbukanya tirai gaib kepada Allah SWT untuk melihat
Umar di dalam kubur Permintaan tersebut selanjutnya dikabulkan Allah SWT dan
saat itu, Ali melihat Umar di dalam kubur.
Saat itu
dilihatnya Munkar Nakir datang menemui Umar didalam kubur. Dimana malaikat
Munkar dan Nakir digambarkan sangat menyeramkan yakni matanya laksana kendil
yang terbakar serta bau busuk yang sangat menyengat.
Sayyidina
Ali waktu itu sangat senang sebab waktu itu ia mengira Umar akan ketakutan saat
dihampiri oleh kedua malaikat itu. Namun, secara tiba-tiba Umar bangkit dan
membentak kedua malaikat, Munkar dan Nakir itu.
Pada saat
itu, Umar meminta agar kedua malaikat itu bersikap lebih sopan kepadanya. Ia
juga pada saat itu memperkenalkan dirinya pada Munkar dan Nakir.
"Hai
Munkar dan Nakir apakah kalian tahu sedang berhadapan dengan siapa? ,"
tanya Umar
"Yang
sopan," lanjutnya
Kedua
malaikat itu pun kaget sebab keduanya baru pertama kali dibentak dan baru kali
itu ada yang berani membentaknya. Kedua malaikat itu pun lantas mempertayakan
siapa sosok manusia yang berani membentaknya itu
"Memang
kamu siapa?," tanya malaikat
"Saya
ini temannya kekasih Allah," jawab Umar
Akhirnya
Munkar dan Nakir bertanya kepada Allah mengenai sosok yang baru saja ia temui
itu. Allah pun kemudian menyarankan kepada keduanya agar lebih sopan kepada orang
mukmin seperti Umar bin Khattab itu.
Sejak
kejadian tersebut, Munkar dan Nakir tidak pernah lagi tampil seram di hadapan
Umar bin Khattab.

0 comments:
Posting Komentar