Mushola Al-Islah Jl leces no.7 Sonosari Kab.Malang kumpulan doa rezeki,kumpulan doa tasawuf,makrifat,bahasa arab,sejarah kerajaan islam,sejarah kerajaan indonesia,sejarah kebudayaan islam

Jumat, 09 Oktober 2026

Apakah orang yangmeninggal tidak dikubur juga mengalami alam kubur

 Pertanyaan malaikat kepada orang yang mati tenggelam dan semisalnya      

Pada dasarnya, semua orang yang mati dalam keadaan apapun pasti akan mengalami alam kubur, tanpa terkecuali. Dan alam kubur itu berbeda dengan alam  dunia.  Sehingga  tidak  ada  bedanya  seseorang  yang  di  alam  dunia  ia dikubur  mayatnya  dengan  baik  ataukah  hilang  mayatnya,  hancur  lebur menjadi   debu,   tenggelam, dimakan binatang sampai tak   bersisa   atau semisalnya. Allah ta'ala Maha Kuasa menghidupkan mereka semua di alam kubur. Allah ta'ala berfirman: “Dan ia membuat perumpamaan bagi Kami; dan dia lupa kepada      kejadiannya. Ia berkata: “Siapakah yang dapat menghidupkan tulang  belulang, yang telah hancur luluh?” Katakanlah: “Ia akan dihidupkan oleh Rabb yang menciptakannya kali yang pertama. Dan Dia Maha Mengetahui  tentang segala makhluk. Yaitu Rabb yang menjadikan untukmu api dari kayu yang hijau, maka tiba-tiba kamu nyalakan (api) dari kayu itu.

Apakah orang yangmeninggal  tidak dikubur juga mengalami alam kubur


Syaikh  Muhammad  bin  Shalih Al  Utsaimin rahimahullah menjelaskan: “Peristiwa  pertama  yang  dialami  setelah  kematian  adalah  fitnah  kubur. Manusia akan diuji di dalam kubur mereka. Semua manusia yang meninggal, baik  yang  dikuburkan  di  dalam  kubur,  ataupun  jasadnya  tergeletak  di  atas tanah  (tidak  dikubur),  atau  jasadnya  dimakan  oleh  binatang  buas,  atau jasadnya  hancur  terhempas  angin,  semua  akan  mengalami  ujian  di  alam kubur”.      

Syaikh  Muhammad Ali Farkus hafizhahullah  menjelaskan:  “Sudah kita  ketahui  bersama  bahwa  pertanyaan  dua  Malaikat  kepada  jenazah  yang dikubur  adalah  setelah  ia  diletakkan  di  dalam  kubur.  Sebagaimana  sabda Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam:      

 “Sesungguhnya seorang hamba ketika diletakkan di kuburnya, lalu kerabatnya mulai berpulangan, ia mendengar suara sandal mereka. Kemudian datanglah dua Malaikat, lalu kedua Malaikat itu menjadikan mayit duduk….Adapun  mayat  yang  tidak  dikuburkan,  semisal  dimakan  hewan  buas, atau dimakan ikan besar, atau tenggelam, sampai ia menjadi debu. Atau juga orang yang hancur lebur terkena bom. Mereka ini tidak diragukan lagi pasti akan  ditanya  juga  oleh  dua  Malaikat,  namun  tidak  diketahui  bagaimana kaifiyah(cara)-nya.  Karena  perkara  ini  adalah  perkara  gaib  yang tauqifiy (diketahui dengan dalil), dan tidak boleh meng-qiyas-kan dunia gaib dengan dunia  nyata.Adapun  adzab  kubur  itu  dirasakan  oleh  jiwa  dan  raganya,berdasarkan  kesepakatan  ulama  ahlus  sunnahwaljama’ah.Jiwanya  yang mendapat   nikmat   dan   adzabnya   pada   raganya   namun   keduanya   saling berhubungan.  Barangsiapa  yang  mati  dan  ia  layak  mendapat  adzab  kubur, maka ia akan mendapatkannya, baik ia dikubur ataupun tidak (lebih jelasnya lihat kitab Ar Ruh karya Ibnul Qayyim, hal 81-88)147.

Sumber :

147 Sumber: http://www.ferkous.com/site/rep/Ba18.php  https://dorar.net/aqadia/2152

143 QS. Yasin: 78-80 144Syarhu Haditsi Jibril 'alaihissalam, halaman 37 145 Seorang ulama Ahlussunnah dari Aljazair 146 HR. Bukhari no.1374, Muslim no.7395 

141 Akan disebutkan haditsnya di bab “Penghimpitan di alam kubur” 142 Diringkas dari Mausu'ah Aqdiyah Durarus Saniyyah, bab “Fitnatul Qabri”,        

0 comments:

Posting Komentar