Mushola Al-Islah Jl leces no.7 Sonosari Kab.Malang kumpulan doa rezeki,kumpulan doa tasawuf,makrifat,bahasa arab,sejarah kerajaan islam,sejarah kerajaan indonesia,sejarah kebudayaan islam

Selasa, 06 Januari 2026

cara uzlah di akhir zaman

Uzlah di masa sekarang sangat diperlukan karena zaman sekarang fitnah sangat mudah bertebaran. Tak hanya itu, orang-orang di era sekarang pun sangat mudah termakan berita yang kevalidannya belum jelas.

cara uzlah di akhir zaman


Uzlah sering disandingkan dengan ilmu Tasawuf, karena dengan cara beruzlah seorang sufi akan mencapai derajat paling tinggi. Hal ini sudah dilakukan dari zaman terdahulu, yang mana tujuan uzlah yang paling melekat adalah agar diri tetap berada di jalan-Nya.Uzlah merupakan sebuah perilaku untuk lakukan pengasingan diri dalam fokus beribadah kepada-Nya. Ibadah yang dimaksud pada saat melakukan uzlah adalah berdzikir dan berfikir (tafakur).Dalam pengasingan, kita tak boleh mempunyai jiwa, hati, maupun pikiran yang kosong atau tanpa tujuan. Karena dalam melakukan uzlah, harus mempunyai dasar keinginan lebih dekat dengan Allah SWT.

Cara dekat dengan Allah SWT dalam melakukan uzlah adalah dengan berdzikir dan berfikir. Tafakur atau berfikir Sikap untuk uzlah dianjurkan langsung oleh para tokoh Islam, seperti Ibrahim bin Adham, Sufyan Al-Tsauri, dan Fudhail bin Iyadh. Selain itu, Imam Ghazali juga mendefinisikan uzlah sebagai sikap yang dapat membuat seseorang istiqomah dalam ketaatan dan agar lebih bisa  bertafakur lagi dalam bersosial, yaitu menjauhi ghibah, riya, hubbud dunya, dan lain sebagainya.Menurut Imam Ghazali juga, uzlah dapat mencapai ma’rifatullah, karena dengan mengasingkan diri ini dapat menjauhkan dari pengaruh orang-orang buruk.  Biasanya, orang lain bisa saja mengganggu kekhusyukan seseorang atau bahkan menjerumuskan pada yang batil lalu akhirnya bisa merusak pondasi iman. Naudzubillah.

Hal ini termaktub dalam hadist yang diriwayatkan Bukhari dan Muslim. Hadist ini berbunyi, sebagai berikut:

قال رجلٌ : أيُّ الناسِ أفضلُ ؟ يا رسولَ اللهِ ! قال ( مؤمنٌ يجاهد بنفسِه ومالِه في سبيلِ اللهِ ) قال : ثم من ؟ قال ( ثم رجلٌ مُعتزلٌ في شِعبٍ من الشِّعابِيعبد ربَّه ويدَعُ الناسَ من شرِّه

Artinya: “Seseorang bertanya kepada Nabi: ‘siapakan manusia yang paling utama wahai Rasulullah?’ Nabi menjawab: ‘Orang yang berjihad dengan jiwanya dan hartanya di jalan Allah’. Lelaki tadi bertanya lagi: ‘lalu siapa?’. Nabi menjawab: ‘Lalu orang yang mengasingkan diri di lembah-lembah demi untuk menyembah Rabb-nya dan menjauhkan diri dari kebobrokan masyarakat’” (HR. Al Bukhari 7087, Muslim 143)

Banyak orang mengira, uzlah di masa sekarang sangatlah mustahil atau menganggap sudah tidak zamannya lagi. Padahal, uzlah bisa diterapkan di zaman mana saja, namun memang caranya sedikit berbeda dari zaman-zaman sebelumnya.Karena di kehidupan sekarang sangatlah berbeda jauh dengan zaman-zaman sebelumnya. Yang mana, di setiap era pasti akan muncul permasalahan-permasalahan baru dan cara penyelesaiannya pun akan berbeda-beda. Apalagi saat ini telah masuk budaya-budaya asing, uzlah di masa sekarang sangatlah dibutuhkan dan perlu dipraktikkan.Di era sekarang sudah mendekati akhir zaman, yang mana banyak fitnah bertebaran dan perbuatan batil dinormalisasikan. Oleh karenanya kita sebagai umat muslim membutuhkan uzlah di masa sekarang, karena sangat penting untuk menjaga diri dari perbuatan-perbuatan yang mengandung mudharat.

cara uzlah di akhir zaman

1. Berdiam Diri di Rumah

Berdiam diri adalah cara uzlah di masa sekarang yang paling mudah untuk dilakukan. Asalkan kita bertahan dan tidak bosan di dalam rumah secara terus menerus, hal itu akan membuat uzlah lebih khusyu.Hal ini tak melarang seorang muslim untuk tidak bersosialisasi atau keluar rumah, intinya tidak melarang namun harus ada batasan. Seperti contohnya keluar rumah jika ada kepentingan yang genting, jadi hal tersebut tidak menyia-nyiakan waktu keluar dan tidak menimbulkan banyak mudharat didalamnya.

2. Pergi ke Gunung atau Pantai

Poin kedua ini juga masuk dalam uzlah di masa sekarang, yang mana pergi ke gunung dan pantai saat ini masih menjadi hal yang sangat digemari. Apalagi para muda-mudi yang sering pergi  ke alam.Pergi ke gunung atau pantai tak mesti sepi pengunjung, namun jika pergi sendirian pun sudah dikatakan uzlah. Asalkan niat untuk mendekatkan diri pada Allah SWT itu ada dengan melakukan tafakur dan berdzikir di saat menyendiri atau mengasingkan diri.

3. Tetap Berada di Tengah Masyarakat dengan Menanggung Konsekuensi

Maksud dari poin ketiga dari uzlah di masa sekarang adalah seorang muslim akan tetap bergaul atau bersosialisasi dengan lingkungan sekitar, namun tetap menjaga sesuai yang disyariatkan.Menjaga  diri dari pergaulan masa kini adalah hal yang sangat berat, oleh karena itu harus bisa menanggung segala konsekuensi. Pada poin ini, uzlah di masa sekarang bertujuan untuk menjaga diri dengan tetap berteguh pada pendirian iman agar tidak terpengaruh oleh efek-efek negatif dari sekitar.Jika seorang muslim tak dapat menjaga pergaulannya di luar sana, maka itu telah menjadi konsekuensinya. Namun, alangkah baiknya agar segera sadar dan bertaubat.

4. Membatasi Sosial Media

Sosial media di era sekarang sangatlah mudah diakses, ditambah lagi dengan isi konten-konten yang belum tentu baik. Banyaknya dari isi sosial media adalah riya dengan hal duniawi dan hal itu tidak ada habisnya.Oleh karenanya agar kita sebagai umat muslim tidak terjerumus ke dalamnya (cinta dunia), maka alangkah baiknya jika kita meminimalisir menggunakan sosial media. Tinggalkan hal yang tidak berfaedah dengan tetap mencari hal-hal bermanfaat lainnya. Seperti sabda Rasulullah SAW, yang berbunyi:
“Di antara tanda kebaikan Islam seseorang adalah meninggalkan hal yang tidak bermanfaat.” (HR. Tirmidzi)

5. Memilih Teman Dekat yang Tepat

Pembahasan terakhir mengenai cara uzlah di masa sekarang adalah dengan memilih teman dekat yang tepat. Hal ini sangatlah penting diutamakan, karena teman dekat akan selalu mempengaruhi kehidupan bahkan kepribadian pada diri seseorang.Jika kita sebagai orang muslim memilih atau mempunyai teman dekat yang selalu mengingatkan untuk beribadah kepada-Nya, maka kita akan menjauhi perbuatan yang batil di akhir zaman ini. Teman dekat yang baik juga dapat menjadi salah satu cara untuk uzlah di masa sekarang.

Read More

Senin, 05 Januari 2026

mengasingkan diri dari umat akhir zaman

 Mengapa dikatakan uzlah dari manusia di akhir zaman merupakan jalan kebaikan? Sebab kebaikan di tiap masa menuju akhir zaman kian sulit didapat.

mengasingkan diri dari umat akhir zaman


Dan manusia di saat itu juga makin didominasi oleh orang-orang bodoh (dalam perkara agama) sehingga apa yang mereka ucapkan, lakukan dan kampanyekan tidak lepas dari urusan duniawi yang banyak mudharatnya. Dan semua hal itu bagi orang-orang beriman adalah sesuatu yang sangat mengganggu kehidupan dan kenyamanan interaksi mereka dengan Tuhannya yakni Allah.

Bukankah Rasulullah Shalallahu Alaihi Wa Sallam juga bersabda, “Di antara tanda kebaikan Islam seseorang adalah meninggalkan hal yang tidak bermanfaat.” (HR. Tirmidzi).

Berbagai kegaduhan dunia akan membuat orang-orang beriman tersibukkan dari mengingat Allah serta membuat kehidupan makin menjemukan dan bikin stres. Maka ber-uzlah dari manusia di akhir zaman adalah sebuah solusi.

Jika timbul pertanyaan, bagaimanakah kita bisa melakukan uzlah sedangkan kita adalah makhluk sosial yang masih butuh berinteraksi kepada sesama manusia.

 jangan mendengar percakapan mereka. Di zaman sosial media penerapan dari hal tersebut bisa dilakukan dengan cara membatasi mendengar obrolan masyarakat yang tidak ada manfaatnya bagi agama dan akhirat kita.

Selektif dalam memilih kawan, dan ketat dalam mengatur waktu untuk berkumpul dengan manusia kecuali kepada hal-hal yang tidak bisa dihindari seperti sholat Jum’at, sholat jama’ah, bertakziah, menghadiri majelis ilmu, menghadiri undangan, bekerja dan sejenisnya. Dan jika harus berada dalam keadaan berkumpul dengan manusia maka jangan merasa nyaman dan senang ketika berada di dalamnya.

Nabi Muhammad ﷺ telah menggambarkan suatu zaman yang mengharuskan kita untuk melakukan uzlah karena tidak ada cara yang paling baik selain itu. Ternyata apa yang digambarkan oleh beliau telah terbukti sejak lama.

Ketahuilah bahwasannya manusia terbagi menjadi dua golongan :

  •  Pertama, seseorang yang tidak dibutuhkan oleh orang lain, seperti untuk mengambil ilmunya atau menerangkan tentang hukum agama. Orang seperti ini lebih baik melakukan uzlah dan tidak bergaul dengan orang-orang kecuali untuk melaksanakan sholat Jum’at, sholat jama’ah, majelis ta’lim, atau keperluan hidupnya seperti bekerja.
  • Kedua, seseorang yang dibutuhkan oleh orang lain. Seperti mengajar atau menerangkan tentang hukum agama.

Orang seperti ini tidak dibenarkan melakukan uzlah. Akan  tetapi dia harus bergaul dengan mereka (manusia) dan membawa mereka ke jalan yang benar untuk beribadah kepada Allah.
Dan orang seperti ini memerlukan dua bekal yaitu,  pertama harus sabar, lemah lembut, bijaksana, dan memohon pertolongan kepada Allah. Kedua, jasadnya bersama dengan orang-orang namun hatinya selalu bersama Allah.” (Al Hadiqah Al Aniqah fi Syarh Al Urwah al Watsiqah, Terbitan Darul Hawi, Hal 77-78).
Read More

Minggu, 04 Januari 2026

Peninggalan Nabi Dzulkifli

 Peninggalan Nabi Dzulkifli

Nabi Dzulkifli wafat pada usia 75 tahun. Meski begitu ada yang berpendapat bahwa Nabi Dzulkifli wafat pada usia 95 tahun. Selama Nabi Dzulkifli hidup ia telah menjaga dirinya untuk selalu menepati janjinya termasuk ketika menjadi seorang pemimpin pengganti Raja Ilyasa.Ada beberapa hal yang ditinggalkan oleh Nabi Dzulkifli kepada rakyatnya. Pertama, kesederhanaan harus menjadi gaya hidup seorang pemimpin. Kedua, keadilan seluruh rakyat harus dijunjung tinggi. Ketiga, tetap bersabar atas segala hal yang terjadi.

segel nabi zulkifli


Selama Nabi Dzulkifli menjabat sebagai raja di negeri Syam menggantikan Nabi Ilyas’ AS, ia berperilaku secara sederhana. Kesederhanaan Nabi Dzulkifli diabadikan ketika ia harus menemui seorang kakek tua yang belakangan diketahui ternyata adalah sesosok iblis yang ingin menjerumuskan ke lembah dosa. Nabi Dzulkifli tidak akan menerima pertemuan dengan si kakek tua kalau dia tidak memiliki sikap kesederhanaan.

Dalam hal memimpin di negeri Syam, ia telah mengantarkan rakyat pada tingkat kesejahteraan yang tinggi. Seperti itulah seharusnya pemimpin menegakkan keadilan di negeri yang dipimpinnya. Ia tidak egois dengan memperkaya diri sendiri dan golongan saja tapi semua rakyat.Ternyata itulah tujuannya Nabi Ilyasa AS memberi syarat salah satunya pengganti beliau harus puasa di siang harinya. Tujuannya agar selalu memikirkan kondisi rakyatnya dan menjadi pemimpin yang adil. Hal yang sekarang ini sangat sukar ditemukan tipe pemimpin macam itu.

Karena puasa secara tidak langsung melatih kesabaran seseorang karena menahan diri untuk tidak makan dan minum untuk jangka waktu berjam-jam. Kebiasaan inilah yang akhirnya tingkat kesabaran sang Nabi pemimpin negeri Syam itu bisa menjaga emosinya.Kesabaran Nabi Dzulkifli benar-benar diuji ketika iblis menjelma sebagai kakek tua renta. Jika saja Nabi Dzulkifli tidak menepati janjinya untuk berpuasa di siang hari, beribadah setiap hari dan tidak marah mungkin ia akan gagal karena diprovokasi oleh iblis agar marah.

Itulah peninggalan secara psikis dari seorang nabiyullah Dzulkifli bin Ayyub alaihissalam. Peninggalan sejarah yang berupa benda hanya ditemukan sebuah segel yang usianya 2700 tahun. Di segel yang terbuat dari tanah liat yang mengeras itu terdapat nama Nabi Dzulkifli. Penemuan itu diduga peninggalan Raja Nabi Dzulkifli AS yang dipublikasikan oleh Biblical Archaeology.

Read More

Sabtu, 03 Januari 2026

Mukjizat Nabi Zulkifli

 Mukjizat Nabi Zulkifli

Mukjizat-mukjizat yang telah dilakukannya pun semakin meningkatkan kepercayaan umat Islam terhadapnya. Walaupun nama Nabi Zulkifli hingga saat ini masih belum begitu dikenal oleh umat Islam modern, ia tetap berkontribusi besar dalam mempromosikan ajaran Islam.

mukjizat nabi zulkifli

Ajaran-ajaran yang telah dipopulerkannya seperti kesederhanaan, kesederhanaan, kasih sayang, kerohanian, dan juga keadilan sosial sangat berarti bagi umat Islam. Pendidikan yang diberikannya dalam bidang teologi pun menginspirasi banyak orang untuk memperdalam ilmu mereka tentang agama.

1. Memiliki sifat sabar yang tiada tara

Nabi Zulkifli dikenal sebagai salah satu nabi yang memiliki kesabaran luar biasa. Kesabarannya ini juga ditulis dalam Surat Al-Anbiya ayat 85-86 yang memiliki arti:

“Dan (ingatlah kisah) Ismail, Idris dan Dzulkifli. Semua mereka termasuk orang-orang yang sabar.Kami telah memasukkan mereka kedalam rahmat Kami. Sesungguhnya mereka termasuk orang-orang yang saleh.” (Q.S An-Nabiya 85-86)

Suatu hari, iblis mencoba untuk menguji kesabaran Nabi Zulkifli dengan mulanya menyamar menjadi seorang kakek tua yang renta. Iblis pun datang ke rumah Nabi Zulkifli pada siang hari. Padahal, siang hari adalah waktu di mana Nabi Zulkifli beristirahat karena malamnya ia tidak bisa istirahat melainkan melakukan ibadah kepada Allah SWT.

Mengetahui kedatangan kakek tua itu, Nabi Zulkifli terbangun dari tidurnya dan menanyakan maksud kedatangan si kakek. Iblis yang menyamar menjadi kakek tua tersebut mengaku bahwa ia merupakan orang yang teraniaya. Iblis mengarang cerita bagaimana ia merupakan korban penganiayaan sampai waktu istirahat Nabi Zulkifli habis dan harus kembali bekerja.

Nabi Zulkifli pun meminta si kakek untuk kembali lagi pada waktu sore. Namun, si kakek tidak muncul dan baru kembali mendatanginya keesokan harinya pada waktu siang dan mengambil waktu istirahat Nabi Zulkifli lagi. Setelah melakukannya berulang kali, iblis pun mengakui siapa dirinya yang sebenarnya dan tujuannya yang ingin menggoda kesabaran Nabi Zulkifli namun gagal karena Nabi Zulkifli tak pernah sekalipun marah kepada si kakek meskipun telah mengganggu waktu istirahatnya.

2. Mukjizat Nabi Zulkifli: Doanya selalu dikabulkan oleh Allah

Selain dikenal sebagai sosok yang sabar, Zulkifli AS juga memiliki mukjizat berupa doa yang mustajab. Hal itu terjadi berkat kesabaran, kejujuran, dan sikapnya yang selalu menepati janji.

Karena kesabaran, kejujuran, dan sikapnya yang selalu menetapi janji, maka Allah memberikan mukjizat kepada Nabi Zulkifli berupa setiap doanya yang selalu dikabulkan oleh Allah SWT. Kesabaran Nabi Zulkifli ini juga disebut dalam firman Allah SWT. Surat Sad Ayat 48 yang memiliki arti “Dan ingatlah akan Ismail, Ilyasa, dan Zulkifli. Semuanya termasuk orang-orang yang paling baik.“

Salah satu doa Nabi Zulkifli yang terkabul ialah pada saat melakukan perang bersama para pengikutnya. Pada saat itu, jumlah pasukan Nabi Zulkifli bisa terbilang sedikit dibandingkan dengan jumlah pemberontak yang sangat banyak. Namun, atas izin Allah SWT. Nabi Zulkifli dan para pengikutnya memenangkan perang tersebut tanpa ada satu orang pun yang tewas.

3. Diangkat menjadi raja

Mukjizat lain yang dimiliki oleh Nabi Zulkifli semasa hidupnya ialah ketika diangkat menjadi raja. Kisah ini diawali saat Nabi Zulkifli menyanggupi persyaratan menjadi raja selanjutnya setelah Nabi Ilyasa yang pada saat itu telah memasuki usia tua.

Nabi Ilyasa pun membuat pengumuman dan mengumpulkan para pengikutnya. Dalam pengumuman tersebut, Nabi Ilyasa berkata barang siapa yang sanggup memenuhi ketiga syarat darinya, maka akan diangkat menjadi raja selanjutnya untuk menggantikannya. Ketiga syarat tersebut meliputi berpuasa pada siang hari, bangun pada malam hari, dan tidak mudah marah.

Mendengar hal tersebut, Nabi Zulkifli berdiri dan mengatakan bahwa ia sanggup. Namun, Nabi Ilyasa belum langsung mengambil keputusan. Keesokannya, Nabi Ilyasa melakukan pengumuman yang sama dan Nabi Zulkifli kembali berdiri dan menyatakan kesanggupan atas syarat-syarat tersebut.

Pada akhirnya, Nabi Ilyasa pun mengangkat Nabi Zulkifli sebagai raja selanjutnya. Hal ini merupakan salah satu mukjizat Nabi Zulkifli dari Allah SWT.

Read More

Jumat, 02 Januari 2026

Masa Pemerintahan Imam Mahdi As

 Pemerintahan Imam Mahdi As     

Keadilan pada pemerintahan dunia yang satu  Sebagaimana   yang   telah   kami   katakan      bahwa pemerintahan   keadilan   ilahi  pada  pemerintahan   dunia   Imam Mahdi    As   melingkupi     seluruh    lini  kehidupan     dimana     pada pemerintahan Sang imam tiada satupun dari wilayah yang ada di   bumi   lepas   dari   kuasa   dan   kendali   Imam   Mahdi   As,   tiada satupun      dari  sahara    yang    ada   di  muka    bumi   atau  sebuah lembah  terpencil   dari  gunung    yang  jauh     lepas   dari   kendali     beliau.   

Masa  Pemerintahan Imam Mahdi As


 Seluruh    dunia    akan    penuh     dengan    keadilan     yang berangkat dari pengetahuan dan ma rifah sang Imam. Tertulis dalam untaian doa-doa ziarah kepada Imam Mahdi As di buku Shahifah Mahdiah bahwa: ... dan seluruh pemerintah satu di bawah kendalinya, dari yang jauh dan dekat, dari yang mulia sampai yang hina, dari timur hingga barat, dari segenap zahara   dan   gunung-gunungnya,   dari   padang   rumput   hingga padang pasirnya, dari dataran keringnya hingga lautnya, dari selatan   hingga   utaranya,   dari   tanah-tanah   yang   luas   hingga yang susah dan yang sempit, semua itu penuh dengan keadilan  sebagaimana ia telah di penuhi dengan kedzaliman.

Untuk      itu   Imam     Mahdi     akan    mengubah       seluruh   tatanan  pemerintahan   yang   ada   di   muka   bumi   ini   menjadi   sebuah pemerintahan yang adil, baik pemerintahan itu punya   kuasa      atau    tidak,    dari    timur    dan     baratnya     ataukah   pemerintahan  itu    memiliki    berbagai      macam   syarat   pemerintahan    atau  kemampuan.

 Imam     Mahdi     As   dengan   memenangi     seluruh    wilayah    bumi    beliau    akan   mengubah   pemerintahan yang ada menjadi sebuah tatanan pemerintahan  yang satu dan ini merupakan akhir dari seluruh pemerintahan yang ada di muka bumi ini.

 Nabi besar Muhammad SAW bersabda:  Para Imam setelah     saya   ada   orang    pertama     dari   mereka     adalah engkau      Yaa   Ali,   dan   yang    terakhir    ddari   mereka     adalah Qaim       (  Imam      Mahdi     As)-      dimana      Allah     mengingat kebesarannya- ia akan memenangi timur hingga barat dunia  dengan para sahabatnya.         

Dengan   di   menangi   dan   di   bukanya   seluruh   wilayah dunia   maka   pemerintahan   keadilan   akan   menjadi   hukum   di seluruh   wilayah   tersebut   dan   tidak   akan   tersisa   sedikitpun dari   kedzaliman   di   muka   bumi   ini.   Dengan   alasan   ini   pula pemerintahan   beliau   adalah   harapan   dari   orang-orang   yang terdzalimi     di  seluruh    dunia,    karena    orang   yang   terdzalimi hanya  menantikan      satu-satunya      pemerintahan    yang    akan hidup  dengan  keadilan. Dalam     sebuah    doa    ziarah   kepada Imam Mahdi d katakan: 

Salam  kepadamu duhai engkau    yang  mengghidupkanpemerintahan mulia . Imam  Baqir    As   menyampaikan  bahwa  pada   masa kebangkitan   dari   pemerintahan   Imam   Mahdi   As:  seperti meteor yang membakar di malam yang gelap, kalau engkau mendapati  pemerintahannya  maka   pandangan  dan  penglihatanmu akan menjadi sangat jelas . 

 Seperti meteor yang terbakar di malam yang gelap ia akan   menarik   orang-orang   untuk   memperhatikannya   seperti itu   pulahlah   pemerintahan   Imam   Mahdi   As.   Begitu   banyak dan     penuhnya      dunia    dengan     kedzaliman,       kerusakan     dan kehancuran serta para manusia yang tenggelam dalam lumpur kegelapan,       ketika   tiba   pemerintahan       Imam     Mahdi     orang- orang akan menyaksikan cahaya dari pemerintahan itu hingga mereka   tertarik    dan    terfokus     hanya     padanya. Mereka kemudian memohon perlindungan kepada sang Imam hingga mereka     sendiri     terlepas     dari    segenap      kegelapan      dan kekaburan menuju kehidupan yang bergelimang cahaya.

Pada   masa   itu   mata-mata   yang   kabur   dan   mata-mata penantian menjadi terang dan becahaya, dari kelelahan akan kehidupan   berubah   menjadi   kehidupan   yang   penuh   dengan makna.      Sinar     cahaya       dari   Imam   Mahdi   ketika    tiba kemunculan  beliau   seperti   cahaya     yang    meliputi   malam, hitam kelam dari pertikaian dan perselisihan manusia, gempa bumi   yang    dasyat,     peperangan   dan pertumpahan darah menjadikan manusia di ambang kematian, begitu juga dengan ketakutan dan kebimbangan yang melanda orang-orang yang di tinggalkan.

Terkait dengan hal rasulullah SAW bersabda :    kuberitakan   kepada     kalian   kegembiraan tentang  Mahdi, kegembiraan   bagi   kalian   tentang   Mahdi,   kegembiraan   bagi kalian tentang Mahdi, Dia ( Imam Mahdi ) akan keluar ketika pertikaian, persellisihan   dan   gempa   bumi   yang   dasyat yang melingkupi   seluruh   masyarakat   dunia.   Dia   akan   memenuhi bumi  dengan    keadilan sebagaimana   setelah     penuhnya dengan kegelapan dan kedzaliman. Hati para hamba Tuhan akan penuh dengan ibadah dalam ibadah dan keadilan akan memenuhi mereka.

 

Read More

kisah kesabaran nabi Zulkifli

 Nabi Dzulkifli Kesabaran Seorang Pemimpin yang Diuji oleh Kakek Jelmaan iblis

Sepertinya pepatah yang berbunyi, “buah tidak jatuh jauh dari pohonnya” itu ada benarnya juga. Nabi Dzulkifli AS yang merupakan keturunan Nabi Ayyub ini mewarisi sikap ayahnya dalam hal kesabaran. Kita tahu betapa sabarnya Nabi Ayyub AS atas cobaan hidup berupa sakit kulit bertahun-tahun.

kisah kesabaran nabi Zulkifli

Begitupun yang dilakukan oleh Nabi Dzulkifli ketika ia menghadapi kakek jelmaan iblis yang datang ke tempat kerajaan Syam. Ketika itu ada seorang kakek tua yang miskin mendatangi para penjaga kerajaan Syam pada waktu tengah hari.Walau kondisi para penjaga kerajaan Syam yang lelah dan sedang beristirahat si kakek tetap memaksa ingin bertemu sang raja. Padahal waktu itu sang raja sedang lelah karena di malam harinya beliau beribadah dan siang hari berpuasa menepati janji terhadap raja sebelumnya, Nabi Ilyasa.

Akhirnya sang raja Nabi Dzulkifli menemui sang kakek yang mengungkapkan bahwa dirinya telah diperlakukan tidak adil oleh rakyatnya. Kakek Jadi-jadian itu mengganggu waktu tidur siang sang raja karena Kakek berbicara panjang lebar tentang masalahnya. Tidak tanggung-tanggung Kakek Jadi-jadian itu mengobrol dengan Nabi Dzulkifli hingga sore.Sang raja mengetahui masalah sengketa antar kaumnya, ia mengadakan majelis untuk memutuskan perkara. Kakek jelmaan iblis itu diminta datang pada majelis di sore hari. Tapi bukannya menghargai keputusan sang raja, Kakek Jadi-jadian itu malah tidak hadir di majelis.

Di siang esok harinya si kakek malah datang menemui sang raja. Sang raja Nabi Dzulkifli heran kenapa si kakek tidak datang. Si kakek menceritakan kalau pihak yang bersengketa dengannya sudah berjanji akan memberikan hak kepada si kakek. Alasan itulah kenapa kakek tidak jadi datang ke majelis.Padahal jika mau menghargai kakek seharusnya memberi kabar tidak datang karena suatu hal. Namun karena kakek jelmaan setan memang ingin memancing Nabi Dzulkifli AS agar marah sehingga sang raja pengganti itu tidak menepati janjinya.

Lebih kentara lagi ketika si kakek tidak memikirkan kondisi sang raja yang harus tidur, ia mengobrol lagi sampai sore. Alhasil Nabi Dzulkifli tidak punya kesempatan untuk tidur siang karena diajak mengobrol oleh si Kakek. Kejadian ini sang raja Nabi Dzulkifli tidak marah dengan sikap si kakek yang tidak tahu diri.Karena persengketaan antara kakek dengan kaum negeri Syam belum selesai, sang raja meminta kakek datang esok sore. Lagi-lagi si kakek tidak menghadiri majelis entah karena apa. Sang raja dan penjaga yang lainnya tidak tahu kenapa.

Esok harinya lagi di siang bolong si kakek datang ingin menjumpai lagi sang raja. Sang penjaga kerajaan melarang siapapun masuk istana sesuai perintah sang raja. Hal itu disebabkan kondisi sang raja Nabi Dzulkifli kelelahan dan ingin tidur siang sejenak.Akhirnya si kakek tua gagal masuk ke istana karena dilarang sewaktu bertemu dengan penjaga kerajaan. Si kakek dihadang para penjaga kerajaan yang sebelumnya diperintahkan agar tidak membiarkan siapapun masuk ke istana karena sang raja ingin tidur siang.

Dasar Kakek itu bukan manusia biasa, ia mampu menembus batas pengamanan para penjaga. Kakek jelmaan setan itu mencari jalan lain untuk bisa bertemu sang raja dan bertujuan mengganggu jadwal tidur siang.Melihat pintu rumah sang raja dikunci, akhirnya kakek merubah diri dan masuk melalui lubang pintu. Sang raja yang bertemu dengan si kakek berkata, “Wahai fulan, bukankah aku telah bilang kepadamu, jangan menggangguku ketika aku sedang tidur?”Selang beberapa detik kemudian sang raja menyadari bahwa kunci rumahnya dikunci tapi kenapa si kakek ini bisa masuk rumahnya? Baru kali itu sang raja Nabi Dzulkifli menyadari bahwa si Kakek itu adalah jelmaan iblis.

Usaha setan agar Nabi Dzulkifli marah pun akhirnya gagal total karena tingkat kesabaran yang teruji. Nabi Dzulkifli sebagai seorang pengganti yang sudah janji tidak akan marah, ia sanggup menepati janjinya.

Kisah sang raja Nabi Dzulkifli diabadikan dalam petikan surat Alqur’an ini. “Dan (ingatlah kisah) Ismail, Idris dan Zulkifli. Semua mereka termasuk orang-orang yang sabar. Kami telah memasukkan mereka ke dalam rahmat Kami. Sesungguhnya mereka termasuk orang-orang yang saleh”. (Q.S. Al-Anbiya ayat 85-86).

Read More

Kamis, 01 Januari 2026

Imam Mahdi Pembawa Keadilan

 Imam Mahdi Pembawa Keadilan

 Sebagaimana yang kita ketahui bahwa era kebangkitan   adalah  masa   dimana   keadilan   akan   merata   di   atas   bumi,   dan   Seperti   yang   telah   kami   nukilkan   sebelumnya   dari   perkataan   Ahlul Bayt AS bahwa pengaruh dari kedzaliman dan kelaliman   akan     sirna   dan   tidak   akan    tersisa.   Segala     bentuk     krisis,   kekurangan, berbagai macam kemiskinan dan kefakiran  begitu   juga   berbagai   macam   kebutuhan   dari   orang   dan   negeri   yang   dzalim     yang selama ini dibebankan kepada masyarakat dunia   bukan hanya saja akan sirna tetapi akan tergantikan.   

Imam Mahdi Pembawa Keadilan


Pada  saat  bendera keadilan  ditegakan  akan   menggoncangkan  seluruh  dunia,    dan   seluruh  orang-orang  yang tertindas di   alam   ini  akan    terselamatkan   dari  segala  ancaman  yang  menimpa mereka.   

 karena    dengan    bayangan   rahmat      pemerintahan       yang     adil   Imam    Mahdi      akan   menyelimuti   seluruh   masyarakat   dunia,   bukan   hanya   terbatas   pada     pasar,   jalan-jalan    dan    pusat   perdagangan       melainkan   keadilannya   meliputi   kepada   berbagai   hal   yang   lebih   spesifik   seperti keadilan yang mencakup keadaan di dalam rumah dan   sudut-sudutnya   dan   tanda-tanda     kedzalimanpun        tidak   akan   pernah Nampak.            Keadilan laksana   satu energi dahsyat yang melingkupi   seluruh      penjuru      rumah,      karena     di  masa      kebangkitan   pemerintahan  Imam      Mahdi      akan    memancarkan         cahaya   keadilan   kepada   seluruh   penjuru   dunia,   sebagaimana   halnya   hawa dingin dan panas disekitar rumah yang masuk melewati   sela-sela     rumah,     demikian   pula   keadilan   Imam   Mahdi     dengan   satu   kekuatan   yang   agung   akan   melingkupi   seluruh   penjuru    dunia    .  Imam     Ja far   As-Shadiq     AS    terkait  hal   ini   berkata:      adalah   suatu   kepastian   keadilan   yang   dibawa   oleh   Imam   Mahdi     akan   meliputi   seluruh   penjuru   rumah-rumah   mereka sebagaimana halnya hawa panas dan dingin.

Mungkin   pertanyaan   ini   akan   terlitas   dalam   benak   kita,   bagaimana mungkin sebuah keadilan yang di ibaratkan sebagai   sebuah     energy    atau   panas    yang   meliputi    seluruh    ruangan,   dapat meliputi seluruh dunia dan     disisi lain   kedzaliman dari   muka bumi hilang atau sirna? Apabila masyarakat pada masa   kesempurnaan  seperti  pada  masa   kita   sekarang,    apakah   mungkin keadilan dapat terlaksana dalam berbagai tempat dan   kedzaliman sudah tidak  berlaku lagi.      

 Dalam      menjawab       hal  diatas   harus   kita   katakan    bahwa   kalau manusia tidak kembali kepada fitrah yang sesungguhnya   dan akal pemikiran mereka tidak sampai pada    kesempurnaan   maka      ada   satu   hal   yang    tidak   mungkin    seseorang     tidak   menzalimi orang lain maka   keadilan tidak akan bisa menjadi   pengganti dari kedzaliman dan kelaliman yangterjadi di muka   bumi.dikarenakan  oleh   hal   inilah   Imam     Mahdi   As  untuk   mewujudkan  pemerintahan  adil  di  muka     bumi    ini  haruslah   terjadi   sebuah   perubahan   mendasar   dalam   wujud   keberadaan   manusia    secara   keseluruhan   dan    dengan       terwujudnya   perubahan   mendasat        ini  seluruh    manusia     akan   samapi    pada   tahap     kesempurnaan         sehingga      mereka     akan     muak     dan   membenci   segenap   kedzaliman   dan   kelaliman   yang   terjadi   di  muka      bumi    ini   kemudian      mereka     akan    menyerukan       dan   mencari keadilan itu sendiri. 

Perubahan  mendasar    ini  akan   terjadi   ketika   terdapat   kesempurnaan   dalam    wujud    keberadaan      manusia,     sehingga   manusia di karenakan oleh pengaruh yang muncul dari proses   menyempurna      dan    mengalirnya      berbagai   macam    pikiran,   kemampuan ruhani dan akal hingga hilang nafsu amarah dalam   diri    manusia.    Begitu     juga    ketika    manusia     terlepas    dari   cengkeraman hawa nafsu yang ia miliki atau berbagai macam   ketertarikan   dan   keinginan   yang   muncul   dari   hawa   nafsu   itu   sendiri    hingga    bertambahlah       kesempurnaan       yang    ada   pada   dirinya.

 

Read More