Mushola Al-Islah Jl leces no.7 Sonosari Kab.Malang kumpulan doa rezeki,kumpulan doa tasawuf,makrifat,bahasa arab,sejarah kerajaan islam,sejarah kerajaan indonesia,sejarah kebudayaan islam

Minggu, 04 Januari 2026

Peninggalan Nabi Dzulkifli

 Peninggalan Nabi Dzulkifli

Nabi Dzulkifli wafat pada usia 75 tahun. Meski begitu ada yang berpendapat bahwa Nabi Dzulkifli wafat pada usia 95 tahun. Selama Nabi Dzulkifli hidup ia telah menjaga dirinya untuk selalu menepati janjinya termasuk ketika menjadi seorang pemimpin pengganti Raja Ilyasa.Ada beberapa hal yang ditinggalkan oleh Nabi Dzulkifli kepada rakyatnya. Pertama, kesederhanaan harus menjadi gaya hidup seorang pemimpin. Kedua, keadilan seluruh rakyat harus dijunjung tinggi. Ketiga, tetap bersabar atas segala hal yang terjadi.

segel nabi zulkifli


Selama Nabi Dzulkifli menjabat sebagai raja di negeri Syam menggantikan Nabi Ilyas’ AS, ia berperilaku secara sederhana. Kesederhanaan Nabi Dzulkifli diabadikan ketika ia harus menemui seorang kakek tua yang belakangan diketahui ternyata adalah sesosok iblis yang ingin menjerumuskan ke lembah dosa. Nabi Dzulkifli tidak akan menerima pertemuan dengan si kakek tua kalau dia tidak memiliki sikap kesederhanaan.

Dalam hal memimpin di negeri Syam, ia telah mengantarkan rakyat pada tingkat kesejahteraan yang tinggi. Seperti itulah seharusnya pemimpin menegakkan keadilan di negeri yang dipimpinnya. Ia tidak egois dengan memperkaya diri sendiri dan golongan saja tapi semua rakyat.Ternyata itulah tujuannya Nabi Ilyasa AS memberi syarat salah satunya pengganti beliau harus puasa di siang harinya. Tujuannya agar selalu memikirkan kondisi rakyatnya dan menjadi pemimpin yang adil. Hal yang sekarang ini sangat sukar ditemukan tipe pemimpin macam itu.

Karena puasa secara tidak langsung melatih kesabaran seseorang karena menahan diri untuk tidak makan dan minum untuk jangka waktu berjam-jam. Kebiasaan inilah yang akhirnya tingkat kesabaran sang Nabi pemimpin negeri Syam itu bisa menjaga emosinya.Kesabaran Nabi Dzulkifli benar-benar diuji ketika iblis menjelma sebagai kakek tua renta. Jika saja Nabi Dzulkifli tidak menepati janjinya untuk berpuasa di siang hari, beribadah setiap hari dan tidak marah mungkin ia akan gagal karena diprovokasi oleh iblis agar marah.

Itulah peninggalan secara psikis dari seorang nabiyullah Dzulkifli bin Ayyub alaihissalam. Peninggalan sejarah yang berupa benda hanya ditemukan sebuah segel yang usianya 2700 tahun. Di segel yang terbuat dari tanah liat yang mengeras itu terdapat nama Nabi Dzulkifli. Penemuan itu diduga peninggalan Raja Nabi Dzulkifli AS yang dipublikasikan oleh Biblical Archaeology.

0 comments:

Posting Komentar