MENJELANG KEMATIAN
Ahlussunnah meyakini adanya al
busyra (kabar gembira)
bagi orang- orang beriman
ketika nyawa mereka
dicabut. Al busyra
atau al bisyarah adalah kabar gembira yang
disampaikan Malaikat kepada ruh orang beriman ketika ia dicabut nyawanya. Allah
ta’ala berfirman:“Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: “Tuhan kami ialah
Allah” kemudian mereka meneguhkan pendirian
mereka, maka malaikat akan turun kepada
mereka dengan mengatakan: “Janganlah kamu takut dan janganlah merasa sedih; dan gembirakanlah mereka dengan
jannah yang telah dijanjikan Allah kepadamu”. Kamilah pelindung-pelindungmu
dalam kehidupan dunia dan akhirat; di
dalamnya kamu memperoleh apa yang kamu
inginkan dan memperoleh (pula) di dalamnya apa yang kamu minta. Sebagai
hidangan (bagimu) dari Tuhan Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”.
Al
busyra juga disampaikan kepada
orangkafir. Namun berupa
kabar tentang hukuman Allah yang akan dia dapatkan. Sebagaimana dalam
hadits dari Ummul Mu’minin,
Aisyah radhiallahu’anha, Nabi
Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda: “Barangsiapa
yang senang berjumpa dengan Allah, Allah pun senang berjumpa dengannya. Barangsiapa yang tidak
suka bertemu dengan Allah, maka Allah
pun tidak suka bertemu dengannya”. Aisyah bertanya: “wahai Rasulullah, tentang orang yang tidak suka bertemu
dengan Allah artinya dia tidak suka
kematian? bukankah semua kita tidak suka kematian?”. Rasulullah menjawab: “Yang aku maksud adalah
keadaan seseorang ketika ia sakaratul
maut. Karena ketika itu, seorang Mukmin diberi kabar gembira tentang rahmat Allah dan ampunan Allah
untuknya, sehingga ia pasti suka untuk
segera bertemu Allah, dan Allah pun ingin bertemu dengannya. Dan seorang kafir diberi kabar tentang azab
Allah, sehingga ia pasti tidak suka untuk segera bertemu Allah, dan Allah pun
tidak suka bertemu dengannya .Al
Barbahari rahimahullah mengatakan:
“Ketahuilah bahwa bisyarah (kabar gembira) ketika orang meninggal itu
ada tiga:
[1] Akan
dikatakan kepadanya: bergembiralah dengan ridha Allah dan surga-Nya, wahai
kekasih Allah
[2] Akan
dikatakan kepadanya: Bergembiralah dengan surga Allah kelak, setelah keburukanmu
dibalas,wahai hamba Allah
[3] Akan
dikatakan kepadanya: Bergembiralah terhadap
hukuman Allah dan neraka-Nya, wahai musuh Allah!”. Ini adalah
perkataanIbnu Abbas”.
Ada
khilaf ulama,tentang kapanpenyampaian al busyra oleh Malaikat menjadi 3 pendapat:? Itu
terjadi ketika sakaratul maut? Itu terjadi di alam kubur? Itu terjadi ketika
hari kebangkitan dari kubur Namun yang dirajihkan oleh Syaikhul Islam Ibnu
Taimiyah rahimahullah, al busyra terjadi ketika
sakaratul maut sebagai
zahir hadits Aisyah. Syaikhul
Islam rahimahullah berkata: “Para ulama mengatakan, turunnya Malaikat ini
(untuk memberikan al busyra) terjadi ketika sakaratul maut”. Sungguh beruntung
orang-orang beriman, ketika sakaratul maut ia sudah mendapat kabar
dari Malaikat, bahwa
kelak ia akan
masuk ke surga Allah
ta’ala.Semoga kita termasuk golongan mereka yang mendapat kabar gembira. Amiin
ya mujiibas saa’iliin.
179Syarhus Sunnah, matan ke 59
180Majmu’ Al Fatawa, 4/268 QS. Fushilat: 30-32 178 HR. An Nasa’i no. 1837, dishahihkan
Al Albani dalam Shahih An Nasa’i. Ashl hadits ini terdapat dalam Shahihain.

0 comments:
Posting Komentar