Mushola Al-Islah Jl leces no.7 Sonosari Kab.Malang kumpulan doa rezeki,kumpulan doa tasawuf,makrifat,bahasa arab,sejarah kerajaan islam,sejarah kerajaan indonesia,sejarah kebudayaan islam

Sabtu, 05 September 2026

BENTUK-BENTUK ADZAB KUBUR

 BENTUK-BENTUK ADZAB KUBUR

Telah  dijelaskan  juga  bahwa  orang-orang  kuffar,  orang-orang  munafik dan sebagian kaum Mukminin akan mendapatkan adzab di alam kubur karena kekufuran atau maksiat yang mereka lakukan. Perkara adzab di alam kubur juga  termasuk  perkara  gaib  yang  seseorang  tidak  boleh  berbicara  kecuali berlandaskan pada dalil Al Qur'an dan As Sunnah yang shahih. Berikut ini  beberapa  bentuk  adzab  kubur  yang  disebutkan  dalam  Al Qur'an dan hadits-hadits yang shahih:

BENTUK-BENTUK ADZAB KUBUR


1.  Dibukakan   pintu   neraka   ketika   di   alam   kubur,   sehingga   bisa merasakan panas dan gejolaknya api neraka

2.  Disempitkan kuburnya

3.  Tersiksa dengan kabar buruk yang disampaikan Malaikat kepadanya .

4.Ditemani oleh amal buruknya yang berupa sosok yang menyeramkan, berpakaian lusuh dan berbau busuk Empat hal tersebut berdasarkan hadits dari Al Barra' bin'Azib radhiallahu'anhu  yang  panjang.

Bahwa  Nabi Shallallahu'alaihi  Wasallam bersabda: “Ruh hamba yang kafir ketika berpisah dari dunia (meninggal) dan  menghadapi akhirat, akan turun kepadanya malaikat langit yang wajahnya garang. Malaikat tersebut membawa kafan yang berwarna hitam. Kemudian malaikat tersebut duduk di sisinya dan mereka memenuhi pandangan si    hamba. Lantas malaikat maut duduk di sisi kepalanya sambil membentak "Wahai ruh yang busuk, keluarlah menuju murka Allah dan kemarahan-   Nya!”. Nabi melanjutkan: lalu jasadnya tercabik-cabik (ketika proses ruh dikeluarkan), dan malaikat tersebut mencabut ruhnya seperti garpu tanah banyak yang mencabik-cabik kain wol basah. Ketika sang malaikat  mencabut ruh, ia tidak melepaskan sedikit pun ruh tersebut dari tangannya  walau sekejap mata pun, hingga ia selesai mencabutnya. Lalu ruhnya dimasukkan ke dalam kain hitam kelam tersebut dan pergi dengan bau busuk yang paling menyengat di muka bumi “Malaikat tersebut pun membawa naik ruh itu ke langit. Dan tidaklah mereka melewati sekawanan malaikat lain kecuali mereka bertanya-tanya:  "Siapa ruh yang busuk ini?”. Para malaikat yang membawanya menjawab:  "Ini adalah ruh si Fulan bin Fulan, mereka sebut dengan nama terbaik yang  digunakan oleh orang-orang untuk menyebutnya ketika di dunia. Begitulah terus hingga mereka sampai ke penghujung langit dunia dan mereka   meminta untuk dibukakan. Namun tidak dibukakan. Kemudian Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam membaca ayat (yang artinya)  "Tidak akan dibukakan bagi mereka pintu langit, dan tidaklah mereka masuk surga  hingga unta masuk lubang jarum" (QS. Al-A'raf: 40). Lantas Allah 'azza wa  jalla lalu berfirman “Catatlah catatannya dalam sijjin di bumi yang paling rendah!”. Seketika itu ruhnya dilempar sejauh-jauhnya ke bawah. Kemudian  Nabi membaca ayat (yang artinya), "Siapa yang menyekutukan Allah, maka   seolah-olah dia jatuh dari atas langit lantas burung menyambarnya atau sebagaimana diterbangkan angin di tempat jauh (QS. Al Hajj: 31). Hingga ruhnya kembali ke dalam jasadnya “Kedua malaikat lalu mendatanginya dan mendudukkannya. Mereka berdua bertanya: "Siapa Rabb-mu?”. Si mayit menjawab, "Hah.. hah.. saya tidak tahu!”. Kedua malaikat bertanya lagi, "Apa agamamu?”. Si mayit   menjawab, "Hah.. hah.. saya tidak tahu!!”. Kedua malaikat bertanya lagi,    "Bagaimana tentang mengenai laki-laki ini yang diutus untuk kalian?”. Si  mayit menjawab: "Hah.. hah.. saya tidak tahu!”. Lalu terdengar seruan dari langit yang berkata: "Ia telah dusta! Perlihatkan neraka kepadanya!”. Maka  malaikat pun membuka pintu neraka untuknya, dan ia merasakan pun panas  dan gejolaknya api neraka. Kemudian kuburnya pun menghimpitnya hingga remuk tulang-tulangnya. Ia pun didatangi oleh laki-laki yang wajahnya   garang, pakaiannya lusuh, baunya busuk. Lelaki ini berkata: "Rasakanlah semua yang menyusahkanmu ini. Inilah perkara yang telah dijanjikan kepadamu!”. Lalu si mayit bertanya, "Siapa engkau? Wajahmu sangat   menyeramkan dan membawa keburukan”. Sosok laki-laki tadi menjawab: "Aku adalah amalanmu yang buruk!”. Lalu si mayit berkata "Ya Rabb,   jangan tegakkan hari Kiamat! Adanya  adzab  kubur  berupa  api  yang  panas  yang  berasal  dari  neraka juga berdasarkan firman Allah ta'ala:  “Disebabkan kesalahan-kesalahan mereka, mereka ditenggelamkan lalu  dimasukkan ke dalam neraka, maka mereka tidak mendapat penolong selain  Allah . Syaikh Shalih bin Fauzan Al Fauzan hafizhahullah menjelaskan tentang ayat  ini:  “Fir'aun  mendapatkan  hukuman,  yaitu Allah  tenggelamkan  ia  dan kaumnya di laut. Kemudian  setelah  itu, Allah  masukkan  mereka  ke  dalam neraka.  Sebagaimana  firman  Allah  ...  (beliau  membawakan  ayat  di  atas). Maka, hukuman berupa neraka ini terjadi di alam barzakh”

5. Disiksa dengan palu dari besi yang bisa menghancurkan gunung  Sebagaimana  dalam  riwayat  dari  Jarir  bin  Abdillah radhiallahu'anhu, Nabi Shallallahu'alaihi Wasallam bersabda: “... dijadikan baginya sesosok yang buta dan bisu. Di tangannya ia     memegang alat pemukul dari besi yang jika digunakan untuk memukul gunung maka gunung tersebut akan menjadi debu. Maka alat tadi pun    digunakan untuk memukul sang mayit dengan pukulan yang keras, ketika  dipukulkan terdengar suara jeritannya dari timur hingga barat, kecuali oleh  jin dan manusia. Lalu ia pun menjadi debu. Kemudian setelah itu           dikembalikan lagi ruh tersebut seperti bentuknya semula.

6. Dipukul wajah dan punggungnya oleh para Malaikat Sebagaimana dalam firman Allah ta'ala:“Dan andaikan kamu melihat ketika para malaikat mencabut nyawa orang-orang yang kafir sambil memukul wajah dan punggung mereka (danberkata), “Rasakanlah olehmu siksa neraka yang membakar. Azab Allah yang demikian dahsyat itu disebabkan oleh perbuatan tangan kalian sendiri.Dan sesungguhnya Allah sama sekali tidak menzalimi masing-masing dari hamba-hamba-Nya  .Ayat ini bicara tentang adzab kubur.   Syaikh   Khalid   Al   Mushlih hafizhahullah menjelaskan ayat ini, beliau mengatakan, “Allah  'azza wa jalla menyebutkan  keadaan  mereka  yang  mendapatkan  adzab  ketika  dicabut  ruh mereka. Kemudian setelah itu   Allah ta'ala   berfirman   (yang   artinya), “Rasakanlah olehmu siksa neraka yang membakar”.

Setelah   itu  Allah menyebutkan  tentang  adzab  yang  membakar,  yaitu  adzab  neraka.  Semoga Allah ta'ala memberikan keselamatan kepada kita dari semua itu”

171. 170 QS. Al Anfal: 50 – 51 171Syarhu Lum'atil I'tiqad, 12/12 

0 comments:

Posting Komentar