Mushola Al-Islah Jl leces no.7 Sonosari Kab.Malang kumpulan doa rezeki,kumpulan doa tasawuf,makrifat,bahasa arab,sejarah kerajaan islam,sejarah kerajaan indonesia,sejarah kebudayaan islam

Rabu, 02 September 2026

Gambaran wujud Munkar nakir menurut beberapa sumber

 Gambaran wujud Munkar nakir menurut beberapa sumber

Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa malaikat Munkar dan Nakir datang dengan wajah hitam legam dan dengan taring yang menjulur hingga ke bumi.

Gambaran wujud Munkar nakir menurut beberapa sumber


 kali kedua malaikat itu berbicara atau bertanya kepada ahli kubur itu, maka suaranya terdengar seperti suara petir yang menyambar-nyambar. Bahkan kedua malaikat itu membawa pemukul yang begitu berat. Kedatangan Munkar dan Nakir itupun membuat ahli kubur itu ketakutan. Meski begitu, ia tidak dapat melarikan diri.

فإذا فرغ من ذلك دخل عليه فتانا القبر وهما ملكان أسودان يخرقان الأرض بأنيابهما ، لهما شعور مسدولة يجرانها على الأرض، كلامهما كالرعد القاصف، وأعينهما كالبرق الخاطف ، ونفسهما كالريح العاصف ، بيد كل واحد منهما مقمع من حديد لو اجتمع عليه الثقلان ما رفعاه ، لو ضرب به أعظم جبل لجعله دكا، فإذا أبصرتهما النفس ارتعدت وولت هاربة

Artinya: ..datang memasuki kubur dua malaikat yang hitam legam dan kedua taringnya menggores bumi, dan kedua malaikat itu mempunyai rambut yang terikat sampai ke tanah, dan tiap keduanya memiliki suara keras bagaikan petir yang menggelegar, dan mata kedua malaikat itu seperti kilat yang menyambar, dan nafas mereka bagaikan angin badai. Di tangan kedua malaikat itu memegang palu besi, bila dikumpulkan seluruh makhluk tidak akan bisa mengangkatnya, dan bila dipukulkan kepada gunung yang paling besar maka gunung itu akan hancur.  Bila ahli kubur yang memandang kedua malaikat itu, maka ia gemetar dan berusaha lari… (Lihat kitab at Tadzkirah karya Imam Qurthubi penerbit Maktabah Darul Minhaj halaman 354).

Dalam salah satu hadits riwayat Tirmidzi dijelaskan, Malaikat Munkar dan Nakir digambarkan dengan wujud yang menyeramkan. Suaranya disebut menggelegar, mata mereka bagaikan kilat menyambar, dan memiliki taring bagaikan benteng

Sumber informasi tentang Malaikat Munkar dan Nakir adalah hadis-hadits Nabi Muhammad SAW. Nama Munkar dan Nakir tidak disebutkan secara eksplisit dalam Al-Qur'an

Ciri-ciri Malaikat Munkar dan Nakir

Berkulit hitam

Seram dan keras

Mata seperti belanga tembaga

Taring seperti tanduk sapi

Suara seperti halilintar

Memiliki palu dari besi yang sangat berat

Tugas Malaikat Munkar dan Nakir

Menanyai manusia di alam kubur

Memeriksa setiap orang yang telah meninggal dunia di dalam kubur

Menguji keyakinan diri orang yang telah mati di alam barzakh

Akan tetapi, hadis-hadis yang shahih menunjukkan, kedua malaikat itu datang lalu mendudukkan orang tersebut. Bagi orang mukmin, dia diserupakan seperti Matahari yang akan terbenam. Adapun bagi orang-orang kafir dan munafik, dia akan menyaksikan kedua malaikat itu saat pertama kali matanya terbuka dengan penuh ketakutan. Kedua malaikat ini lantas menanyai orang itu dengan 3 pertanyaan. Siapa Tuhanmu? Apa agamamu? Apa pendapatmu mengenai lelaki yang diutus di tengah kalian ini?

Ketiga pertanyaan ini tidak semudah yang dibayangkan. Untuk menjawabnya, seseorang harus benar-benar bertuhankan Allah, beragama Islam, dan mengikuti ajaran Rasulullah S.A.W dengan sempurna. Orang-orang mukmin bisa mudah menjawabnya. Akan tetapi bagi orang-orang kafir, dan juga bagi orang munafik, dia (saking takutnya) akan mengucapkan, "saya tidak tahu". Akan tetapi ketika ditanyakan mengenai Rasulullah S.A.W, dia akan menjawab, "Saya dengar dulu orang-orang mengatakan, dia adalah Rasul Allah. Dan saya juga mengatakan demikian sekarang".

Setelah itu, terdengarlah seruan dari langit : "Hamba-Ku benar", "Maka, bentangkanlah jalan menuju Surga untuknya". Bagi orang-orang mukmin, yang pertama kali terlihat adalah Neraka. Kemudian, disana ada satu sel (penjara) penyiksaan yang tertulis namanya. Orang itu pun ketakutan. Khawatir segera dimasukkan kesana. Maka, kedua malaikat itu pun menenangkannya. Dengan mengatakan, tempat itu telah disegel untuknya selama-lamanya karena dia telah beriman kepada Allah dan Rasul-Nya. Kemudian, diperlihatkan kepadanya Surga. Dengan satu istana megah dan mewah yang tertulis namanya. Dia ingin segera menuju kesana, tetapi kedua malaikat itu mencegahnya. Kedua malaikat ini mengatakan, tunggulah sampai Hari Kiamat terjadi. Maka, dia pun berdoa agar Hari Kiamat itu disegerakan. Kemudian, ruhnya pun diangkat menuju langit dan berada di taman Surga (Al Mala'ul A'la) bersama orang-orang mukmin lainnya sampai Hari Kiamat.

Adapun bagi orang kafir, dan juga orang munafik, maka setelah dia tidak berhasil menjawab pertanyaan kedua malaikat itu, maka terdengarlah seruan dari langit : Hamba-Ku dusta. Maka, bentangkanlah jalan menuju Neraka untuknya". Yang pertama kali diperlihatkan kepadanya adalah pemandangan Surga. Dia ingin segera menuju kesana, tetapi para malaikat mencegahnya. Kedua malaikat itu mengatakan, kalaulah dia dahulu masuk Islam, beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, pasti dia akan dimasukkan kesana. Sayangnya, karena dia kafir atau munafik kepada Allah S.W.T sampai ajalnya tiba, dan dia sudah berada di alam barzakh, maka dia tidak akan bisa dimasukkan kesana. Tempat itu disegel untuknya selama-lamanya. Kemudian, diperlihatkan kepadanya pemandangan Neraka. Dengan satu sel (penjara) penyiksaan yang tertulis namanya. Dia pun ketakutan. Kedua malaikat itu mengatakan, dia hanya bisa memasukinya setelah Hari Kiamat. Dia pun berdoa, semoga Allah memperlambat waktu terjadinya Kiamat. Karena, dia khawatir akan segera dimasukkan kesana.

Kemudian, didatangkanlah seorang yang berwajah buruk, berbau busuk, dan berbadan besar lagi hancur. Orang ini pun bertanya, siapakah engkau, sungguh wajahmu sangat buruk. Orang yang berbadan besar ini menjawab, saya adalah amal burukmu. Yang engkau kerjakan selama di dunia dulu sampai engkau masuk ke alam ini. Kemudian, didatangkanlah seorang malaikat yang tidak mempunyai pendengaran dan penglihatan, lantas mengangkat sebuah besi yang kalau semua jin dan manusia bersatu, mereka tidak akan bisa mengangkatnya. Besi ini lantas dihantam dan dipukulkan diantara kedua telinganya. Yang berarti di tengah-tengah wajahnya. Dia pun menjerit dan berteriak, dengan teriakan yang bisa didengar semua makhluk yang ada di sekitar makamnya kecuali jin dan manusia.Tidak hanya itu, kubur pun menjepitnya sampai tulang-tulang rusuknya beradu dan berserakan. Dia pun kemudian dijebloskan ke lapisan Bumi yang ketujuh. Dia berada di jurang diantara jurang-jurang Neraka (Asfalash Shafillin). Dia bergabung dengan semua orang-orang kafir lainnya dan disiksa disana (sesuai kadar dosanya) sampai Hari Kiamat.

0 comments:

Posting Komentar