Mushola Al-Islah Jl leces no.7 Sonosari Kab.Malang kumpulan doa rezeki,kumpulan doa tasawuf,makrifat,bahasa arab,sejarah kerajaan islam,sejarah kerajaan indonesia,sejarah kebudayaan islam

Kamis, 05 Februari 2026

Keistimewaan bulan sya'ban dan amalan yang dianjurkan

 Keutamaan Bulan Sya’ban dan Amalan yang Dianjurkan

Bulan Sya’ban merupakan bulan ke-delapan dalam kalender Hijriah yang penuh dengan keberkahan. Selain bulan Rajab dan Ramadan, bulan Sya’ban juga memiliki keistimewaan tersendiri yang tidak boleh dilewatkan. Bahkan, Rasulullah SAW sendiri pun memperbanyak ibadah di bulan ini sebagai bentuk persiapan menyambut Ramadan. Bulan ini juga dikenal sebagai bulan diangkatnya catatan amal manusia. Mari simak keutamaan bulan Sya’ban lainnya dan amalan yang dianjurkan.

keistimewaan bulan syaban

Beberapa keistimewaan bulan Syaban di antaranya :

1. Bulannya Rasulullah SAW

 

Syaban dikenal sebagai bulannya Rasulullah SAW sesuai dengan sabda Nabi Muhammad SAW sebagai berikut:

 

رَجَبٌ شَهْرُ اللَّهِ وَ شَعْبَانُ شَهْرِي وَ رَمَضَانُ شَهْرُ أُمَّتِي

 

Artinya; “ Rajab adalah syahrullah (bulan Allah), Syaban bulanku, dan Ramadhan adalah bulan umatku”.

 

2. Syahrul Qurra’

 

Selain dijuluki sebagai bulannya Rasulullah SAW, Syaban juga dijuluki sebagai Syahrul Qurra’ (Bulan Para Ahli Alquran) karena di Syaban terdapat anjuran untuk memperbanyak bacaan Alquran.

 

Salmah bin Kuhail pernah mengatakan demikian:

 

وقال سلمة بن كهيل : كان يقال : شهر شعبان شهر القراء .وكان حبيب بن أبي ثابت إذا دخل شعبان قال: هذا شهر القراء. وكان عمرو بن قيس الملائي إذا دخل شعبان، أغلق حانوته وتفرغ لقراءة القرآن.

 

“Bulan Syaban disebut dengan Syahrul Qurra’ (Bulan para Ahli Alquran)”. Hubaib bin Abi Tsabit ketika memasuki bulan Syaban berkata, “Bulan ini adalah bulan para Ahli Alquran.” Amar bin Qais al-Mula’iy ketika memasuki bulan Syaban menutup tokonya dan menggunakan waktunya untuk membaca Alquran.”

 

3. Bulan Bershalawat

 

Keistimewaan lain dari Syaban adalah turunnya perintah dari Allah SWT untuk bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW. Perintah tersebut tertuang dalam Alquran Surat Al-Ahzab ayat 56:

 

اِنَّ اللّٰهَ وَمَلٰۤىِٕكَتَهٗ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّۗ يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمً

 

Artinya; “Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya.”

 

4. Bulan Merawat Tanaman Amal

 

Para ulama mengibaratkan bulan Syaban sebagai bulan merawat tanaman amal:

 

شهر رجب شهر للزرع و شعبان شهر للسقي و رمضان شهر حصاد الزرع

 

Artinya: “Bulan Rajab adalah masa menanam, Bulan Syaban adalah masa memupuk/merawat, dan Bulan Ramadhan adalah masa memanen.”

 

5. Bulan Diangkatnya Amal-Amal Manusia sekaligus Bulan Kegemaran Rasulullah Berpuasa

 

Keistimewaan lainnya dari Syaban adalah diangkatnya amal-amal manusia. Karena pada bulan ini amal-amal perbuatan manusia akan diangkat kepada Allah SWT, maka Rasulullah SAW ingin amal-amal tersebut diangkat ketika beliau sedang menjalankan ibadah puasa.

 

عَنْ أُسَامَةَ بْنَ زَيْدٍ قَالَ : قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ, لَمْ أَرَكَ تَصُومُ شَهْرًا مِنْ الشُّهُورِ مَا تَصُومُ مِنْ شَعْبَانَ, قَالَ : ذَلِكَ شَهْرٌ يَغْفُلُ النَّاسُ عَنْهُ بَيْنَ رَجَبٍ وَرَمَضَانَ, وَهُوَ شَهْرٌ تُرْفَعُ فِيهِ الْأَعْمَالُ إِلَى رَبِّ الْعَالَمِينَ, فَأُحِبُّ أَنْ يُرْفَعَ عَمَلِي وَأَنَا صَائِمٌ

 

Artinya: “Dari Usamah bin Zaid berkata, “Aku bertanya: "Wahai Rasulullah SAW, aku tidak melihatmu berpuasa seperti engkau berpuasa di bulan Syaban (karena seringnya), beliau menjawab, "Bulan itu adalah bulan yang dilalaikan oleh banyak orang, yaitu antara Rajab dan Ramadhan, di bulan itu diangkat amal-amal kepada Allah Tuhan semesta alam, dan aku ingin amalku diangkat dalam keadaan aku berpuasa." (HR Ahmad, Abu Dawud, Nasai dan Ibnu Khuzaimah).

 

Itulah beberapa keistimewaan yang terdapat dalam bulan Syaban. Dengan memahami keistimewaan yang ada dalam Syaban, semoga kita dapat memaksimalkan ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT, sehingga kita mendapatkan keberkahan dari Syaban. (Dhea Oktaviana, ed: Nashih)

Amalan yang Dianjurkan di Bulan Sya’ban

 

1. Memperbanyak Puasa Sunah

Selain diangkatnya amal perbuatan, bulan Sya’ban juga menjadi bulan di mana Rasulullah SAW paling sering berpuasa, selain bulan Ramadan. dalam hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim, Aisyah RA berkata:

"Aku tidak pernah melihat Rasulullah SAW berpuasa lebih banyak di bulan lain selain di bulan Sya’ban." (HR. Bukhari & Muslim)

Banyak ulama menyarankan untuk memperbanyak puasa sunnah di bulan ini, terutama pada hari Senin dan Kamis atau pertengahan bulan (Ayamul Bidh).

2. Memperbanyak Sholawat kepada Nabi

Bulan Sya’ban juga dikenal sebagai bulan turunnya perintah untuk bersholawat kepada Nabi Muhammad SAW, sebagaimana firman Allah dalam Surah Al-Ahzab ayat 56:

"Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bersholawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bersholawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya." (QS. Al-Ahzab: 56)

Dengan memperbanyak sholawat, kita dapat meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW serta mendapatkan syafaatnya di hari kiamat.

3. Memperbanyak Doa dan Istighfar

Karena bulan ini penuh keberkahan, memperbanyak doa dan istighfar menjadi amalan yang sangat dianjurkan. Bagi Anda yang ingin membaca doa-doa harian dengan mudah,

4. Bersedekah dan Berbagi dengan Sesama

Sedekah adalah amalan yang tidak hanya membawa manfaat bagi orang lain, tetapi juga menjadi investasi pahala bagi kita. Terlebih di bulan Sya’ban, di mana segala amal diangkat kepada Allah SWT. Rasulullah SAW bersabda:

"Sedekah itu dapat menghapus dosa sebagaimana air memadamkan api." (HR. Tirmidzi)

5. Membaca dan Merenungkan Al-Qur’an

Bulan Sya’ban juga dikenal sebagai Syahrul Qurra’ atau bulan para pembaca Al-Qur’an. Para ulama salaf terdahulu bahkan meningkatkan bacaan Al-Qur’an mereka di bulan ini sebagai persiapan menyambut Ramadan. Membaca dan memahami Al-Qur’an tidak hanya memberikan ketenangan jiwa, tetapi juga menjadi amalan yang dilipatgandakan pahalanya.

 

0 comments:

Posting Komentar