Tulisan jadzab dalam bahasa Arab adalah "الجذبة". Jadzab adalah kondisi ketika seseorang tiba-tiba ditarik oleh Allah SWT sehingga hijabnya (batas kesadaran) terbuka.
Ciri-ciri
orang yang sedang dalam kondisi jadzab adalah:
- Sering melakukan perbuatan di luar nalar manusia biasa
- Jiwanya menjadi terguncang
- Bisa saja mengeluarkan kata syathah atau perbuatan yang dinilai ganjil oleh orang awam
Orang yang
dalam kondisi jadzab disebut sebagai wali majdzub. Wali majdzub adalah seorang
hamba yang telah tenggelam dalam rasa rindu dan cinta penuh kepada Allah SWT
Meyakini
adanya manusia pilihan yang menjadi kekasih Allah adalah salah satu ajaran
dalam agama Islam. Kekasih Allah atau yang biasa dikenal dengan waliyullah
adalah orang-orang terpilih yang memiliki kedekatan secara khusus dengan Allah
subhanahu wata’ala. Mengenai waliyullah ini, Al-Qur’an menjelaskan:
أَلَآ
إِنَّ أَوْلِيَآءَ ٱللَّهِ لَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ “Ingatlah, sesungguhnya wali-wali
Allah itu, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka
bersedih hati” (QS. Yunus: 62). Waliyullah secara umum terdiri dari
berbagai macam kategori. Mulai dari wali abdal, wali autad, wali nuqaba’, wali
nujaba’, sampai wali qutb al-aqthab. Para waliyullah ini mengemban berbagai
macam tugas masing-masing serta diberi keistimewaan oleh Allah dengan memiliki
karamah yang berbeda-beda (Syekh Dliya’uddin Ahmad bin Mushthafa, Jami’
al-Ushul fi al-Auliya, hal. 168). Jalan yang ditempuh mereka tak lain
adalah menggapai ma‘rifatullah. Dalam ilmu tasawwuf, terdapat dua jalan untuk
menggapai makrifat ini. Pertama, suluk. Jalan ini adalah pilihan jalan yang
ditempuh secara normal. Seseorang yang mengamalkan laku tasawuf secara tidak
langsung juga disebut sebagai salik. Kedua, jadzab. Jalan ini adalah jalan
khusus yang tidak sembarang orang bisa mengamalkan, hanya orang-orang khusus
yang memang terpilih yang dapat menempuh jalan ini. Dua jalan menuju
ma‘rifatullah di atas, secara sederhana diilustrasikan dalam kitab Nasihah
al-Murid fi Thariq ahli as-Suluk wa at-Tajrid berikut:
اعلم أن الجذب والسلوك مثلهما كالأشجار، شجرة الجذب لها عروق وفروع،
وكذلك شجرة السلوك لها عروق وفروع وكلّ عرق وفرع منهما له أثمار. عروق الجذب هي
العلوم اللدنية الغيبية، وأثمار فروع الجذب هي أن يكون صاحبها بأمر الله تعالى
يقول للشيء كن فيكون والكلّ مواهب وكذلك عروق شجر السلوك تثمر بالعلم الظاهر،
وفروعه تثمر بالعمل الظاهري، وإن تفاوت أهل السلوك مع أهل الجذب إلّا أنَّ أهل
السلوك عبادتهم من وراء حجاب، وأهل الجذب ما بينهم وبين الله حجاب منه إليهم،
ومنهم إليه

0 comments:
Posting Komentar