Mushola Al-Islah Jl leces no.7 Sonosari Kab.Malang kumpulan doa rezeki,kumpulan doa tasawuf,makrifat,bahasa arab,sejarah kerajaan islam,sejarah kerajaan indonesia,sejarah kebudayaan islam

Jumat, 28 Februari 2025

Penentangan kaum nabi Yunus As terhadap dakwahnya

 KISAH NABI YUNUS A.S

Penentangan kaum nabi Yunus As terhadap dakwahnya

Beliau adalah Nabi yang mulia yang bemama Yunus bin Mata. Nabi Muhammad saw   berkata:   "Janganlah   kalian   membanding-bandingkan   aku   atas   Yunus   bin Mata."

Penentangan kaum nabi Yunus As terhadap dakwahnya

Mereka   menamakannya   Yunus,   Dzun   Nun,   dan   Yunan.   Beliau   adalah   seorang Nabi    yang    mulia   yang   diutus   oleh   Allah   s.w.t   kepada    kaumnya.     Beliau menasihati mereka dan membimbing mereka ke jalan kebenaran dan kebaikan; beliau      mengingatkan       mereka      akan     kedahsyatan       hari   kiamat      dan menakut-nakuti mereka dengan neraka dan mengiming-imingi mereka dengan syurga; beliau memerintahkan mereka dengan kebaikan dan mengajak mereka hanya menyembah kepada Allah s.w.t.

Nabi Yunus senantiasa menasihati kaumnya namun tidak ada seorang pun yang beriman di antara mereka. Datanglah suatu hari kepada Nabi Yunus di mana beliau    merasakan      keputusasaan     dari   kaumnya. Hatinya    dipenuhi    dengan perasaan marah pada mereka namun mereka tidak beriman. Kemudian beliau keluar   dalam   keadaan   marah   dan   menetapkan   untuk   meninggalkan   mereka.

Allah s.w.t menceritakan hal itu dalam firman- Nya:

"Dan   (ingatlah   kisah)    Dzun   Nun   (Yunus),    ketika   ia   pergi   dalam  keadaan marah,     lalu   ia  menyangka      bahawa     Kami   tidak   akan    mempersempitnya (menyulitkannya)        maka    ia  menyeru     dalam    keadaan     yang   sangat    gelap: 'bahawa tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Engkau. Maha Suci Engkau,      sesungguhnya       aku    termasuk     orang-orang      yang    zalim.'"   (QS. al-Anbiya': 87)

Read More

Kamis, 27 Februari 2025

shalawat barriyah

sebelum anda mengamalkan ilmu2 tasawuf penulis sarankan agar memperkuat pengetahuan terutama dalam bidang fiqih agar tidak terjebak dalam perbuatan bid'ah 

shalawat barriyah


shalawat bariyah ditujukan untuk para pelajar atau santri agar mudah menghafal dan tidak mudah lupa

صلوات البَرِيَّة

أَلّٰلهُمَّ يَا دَائِمَ الْفَضْلِ عَلَى اْبَرِ يَّةِ يَا بَا سِطَ الْيَدَ يْنِ بِا لْعَطِيَّةِ يَاصَاحِبَ الْمَوَا هِبِ السَّنِيَّةِ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَّمدٍ خَيْرِ الْوَرٰى سَجِّيَّةٍ وَاغْفِرْلِي يَاذَا الْعُلٰى فِيْ هٰذِهِ الْعَشِيَّةِ

 

Allahumma ya da'imal fadli 'alal bariyyah. Ya basithal yadaini bil'athiyyah. Ya shaahibal mawahibis-saniyyah. Sholli 'ala Sayyidina Muhammadin khoiril wara sajiyyah. Wagh-fir li ya dzal 'ulaa fii hadzihil 'asyiyyah.

 

Artinya:

Ya Allah, wahai Dzat yang sentosa anugerahnya kepada makhluk. Wahai Dzat yang membentangkan kedua tangan dengan penuh pemberian. Wahai Dzat yang memiliki banyak pemberihan luhur. Limpahkanlah rahmat dan salam kepada junjungan kami Nabi Muhammad Saw, sebaik-baiknya manusia yang berbudi bakti. Dan ampunilah aku, wahai Dzat yang mempunyai keluhuran, di malam ini.


1.    Jika dibaca 10 kali di malam Jum'at, Allah Swt. akan mencatatnya dengan seratus juta kebaikan, satu juta keburukan dihapus dan diangkat dengan 100 juta derajat.

2.    Pada hari kiamat, Nabi Ibrahim as. akan memintakan ampunan kepadanya. 

Agar mudah menghapal pelajaran, Sholawat Bariyyah sangat bermanfaat dibaca. Utamanya untuk para santri, siswa dan mahasiswa. Syaratnya, belajar harus tetap istiqamah. 


Read More

Rabu, 26 Februari 2025

KISAH NABI ADAM ALAYHI AL-SALÂM DALAM AL-QUR`AN(Tafsir Tematik) bagian 3

 1. Penciptaan Adam Alayhi al-Salâm Ayat  pertama  al-`A’râf  yang berkisah  tentang  nabi  Adam Alayhi  al-Salâm adalah:


Ada  tiga  gagasan  pada  ayat  di  atas,  yaitu penciptaan  Adam Alayhi  al-Salâm, perintah  sujud  kepada  malaikat  dan iblis dan pembangkangan iblis. Kisah  penciptaan  nabi  Adam  juga disebutkan  dalam  ayat  lain.  Dalam  surat Shâd  kisah  penciptaan  dituturkan  dalam konteks firman Allah kepada malaikat. Ada  tiga  gagasan  pada  ayat  di  atas,  yaitu penciptaan  Adam Alayhi  al-Salâm, perintah  sujud  kepada  malaikat  dan iblis dan pembangkangan iblis. Kisah  penciptaan  nabi  Adam  juga disebutkan  dalam  ayat  lain.  Dalam  surat Shâd  kisah penciptaan  dituturkan  dalam konteks firman Allah kepada malaikat.Ada  tiga  gagasan  pada  ayat  di  atas,  yaitu penciptaan  Adam Alayhi  al-Salâm, perintah  sujud  kepada  malaikat  dan iblis dan pembangkangan iblis. Kisah  penciptaan  nabi  Adam  juga disebutkan  dalam  ayat  lain.  Dalam  surat Shâd  kisah  penciptaan  dituturkan  dalam konteks firman Allah kepada malaikat.

Ada  tiga  gagasan  pada  ayat  di  atas,  yaitu penciptaan  Adam Alayhi  al-Salâm, perintah  sujud  kepada  malaikat  dan iblis dan pembangkangan iblis.Kisah  penciptaan  nabi  Adam  juga disebutkan  dalam  ayat  lain.  Dalam  surat Shâd  kisah  penciptaan  dituturkan  dalam konteks firman Allah kepada malaikat.


Disamping menyebut konteks  firman, ayat di  atas  juga menuturkan  asal-muasal  nabi Adam Alayhi  al-Salâm,  yaitu  dari  tanah liat.Penyebutan  konteks  firman dan asal muasal juga terdapat dalam al-Hijr.

Ayat  ini  juga  memberikan  tambahan penjelasan bahwa yang dimaksud tanah liat

adalah  tanah  liat  kering  yang  berasal dari lumpur hitam yang berbentuk.Firman  Allah  kepada  malaikat diceritakan lebih detail dalam al-Baqarah.adalah  tanah  liat  kering  yang  berasal darilumpur hitam yang berbentuk.Firman  Allah  kepada  malaikat diceritakan lebih detail dalam al-Baqarah.adalah  tanah  liat  kering  yang  berasal darilumpur hitam yang berbentuk.Firman  Allah  kepada  malaikat diceritakan lebih detail dalam al-Baqarah.



Ibnu Ashur mengartikan  “khalifah”  dalam ayat  tersebut  sebagai  orang  yang menjalankan  perintah  Allah  untuk melakukan pembangunan di muka bumi Dengan  demikian  ayat  ini  memberikan tambahan  penjelasan  tentang  kedudukan Adam Alayhi  al-Salâm dan  juga keturunannya, yaitu sebagai khalifah Allah di bumi.Redaksi  al-Baqarah  juga memberikan  tambahan  informasi  tentang pertanyaan yang diajukan malaikat kepada Allah. Malaikat merasa bahwa Allah  tidak perlu menciptakan makhluk di muka bumi yang  akan  berbuat  kerusakan  dan mengalirkan  darah.  Padahal  sudah  ada malaikat  yang  selalu  bertasbih  dan mensucikan Allah. Allah menjawab bahwa Allah  mengetahui  apa-apa  yang  tidak diketahui malaikat.

Dari  penuturan  di  atas  dapat disimpulkan  bahwa  dalam  firman  Allah kepada malaikat,  disebutkan  bahwa Allah menciptakan  nabi  Adam Alayhi  al-Salâm dari  tanah  liat  kering  yang  berasal  dari lumpur  hitam yang  berbentuk. Allah  jugamenyampaikan  bahwa  Adam Alayhi  al-Salâm akan  menjadi khalifah Allah  dimuka bumi.

Perintah Bersujud Kepada Nabi Adam as dan pembangkangan iblis

Semua surat yang berkisah tentang nabi adam as menyebutkan perintah Allah kepada malaikat agar bersujud kepada nabi Adam as dengan redaksi muatan kisah




secara eksplisit redaksi perintah sujud hanya ditujukan kepada malaikat tetapi pembangkangan iblis seperti disebutkan dalam ayat selanjutnya secara implisit mengindikasikan bahwa perintah itu juga dikenakan iblis sebab jika iblis tidak diperintahkan sujud tentu ketika ia tidak bersujud tidak akan disebut membangkang tetapi faktanya iblis disebut pembangkang berarti iblis termasuk yang diperintahkan sujud perintah sujud juga tampak jelas dalam redaksi al-A'raf





Read More

Selasa, 25 Februari 2025

KISAH NABI ADAM ALAYHI AL-SALÂM DALAM AL-QUR`AN(Tafsir Tematik) bagian 2

 


Surat Al A’raf 11-25

وَلَقَدۡ خَلَقۡنٰكُمۡ ثُمَّ صَوَّرۡنٰكُمۡ ثُمَّ قُلۡنَا لِلۡمَلٰۤٮِٕكَةِ اسۡجُدُوۡا لِاٰدَمَ ۖ فَسَجَدُوۡۤا اِلَّاۤ اِبۡلِيۡسَؕ لَمۡ يَكُنۡ مِّنَ السّٰجِدِيۡنَ‏  ١١ قَالَ مَا مَنَعَكَ اَلَّا تَسۡجُدَ اِذۡ اَمَرۡتُكَ ؕ قَالَ اَنَا خَيۡرٌ مِّنۡهُ ۚ خَلَقۡتَنِىۡ مِنۡ نَّارٍ وَّخَلَقۡتَهٗ مِنۡ طِيۡنٍ‏ ١٢ قَالَ فَاهۡبِطۡ مِنۡهَا فَمَا يَكُوۡنُ لَـكَ اَنۡ تَتَكَبَّرَ فِيۡهَا فَاخۡرُجۡ اِنَّكَ مِنَ الصّٰغِرِيۡنَ‏ ١٣ قَالَ اَنۡظِرۡنِىۡۤ اِلٰى يَوۡمِ يُبۡعَثُوۡنَ‏ ١٤ قَالَ اِنَّكَ مِنَ الۡمُنۡظَرِيۡنَ‏ ١٥ قَالَ فَبِمَاۤ اَغۡوَيۡتَنِىۡ لَاَقۡعُدَنَّ لَهُمۡ صِرَاطَكَ الۡمُسۡتَقِيۡمَۙ‏  ١٦ ثُمَّ لَاَتِيَنَّهُمۡ مِّنۡۢ بَيۡنِ اَيۡدِيۡهِمۡ وَمِنۡ خَلۡفِهِمۡ وَعَنۡ اَيۡمَانِهِمۡ وَعَنۡ شَمَآٮِٕلِهِمۡؕ وَلَاٰ تَجِدُ اَكۡثَرَهُمۡ شٰكِرِيۡنَ‏ ١٧ قَالَ اخۡرُجۡ مِنۡهَا مَذۡءُوۡمًا مَّدۡحُوۡرًا ؕ لَمَنۡ تَبِعَكَ مِنۡهُمۡ لَاَمۡلَــٴَــنَّ جَهَنَّمَ مِنۡكُمۡ اَجۡمَعِيۡنَ‏ ١٨ وَيٰۤاٰدَمُ اسۡكُنۡ اَنۡتَ وَزَوۡجُكَ الۡجَـنَّةَ فَـكُلَا مِنۡ حَيۡثُ شِئۡتُمَا وَلَا تَقۡرَبَا هٰذِهِ الشَّجَرَةَ فَتَكُوۡنَا مِنَ الظّٰلِمِيۡنَ‏ ١٩ فَوَسۡوَسَ لَهُمَا الشَّيۡطٰنُ لِيُبۡدِىَ لَهُمَا مَا وٗرِىَ عَنۡهُمَا مِنۡ سَوۡاٰتِهِمَا وَقَالَ مَا نَهٰٮكُمَا رَبُّكُمَا عَنۡ هٰذِهِ الشَّجَرَةِ اِلَّاۤ اَنۡ تَكُوۡنَا مَلَـكَيۡنِ اَوۡ تَكُوۡنَا مِنَ الۡخٰلِدِيۡنَ‏ ٢٠ وَقَاسَمَهُمَاۤ اِنِّىۡ لَـكُمَا لَمِنَ النّٰصِحِيۡنَۙ‏ ٢١ فَدَلّٰٮهُمَا بِغُرُوۡرٍ ۚ فَلَمَّا ذَاقَا الشَّجَرَةَ بَدَتۡ لَهُمَا سَوۡءٰتُهُمَا وَطَفِقَا يَخۡصِفٰنِ عَلَيۡهِمَا مِنۡ وَّرَقِ الۡجَـنَّةِ ؕ وَنَادٰٮهُمَا رَبُّهُمَاۤ اَلَمۡ اَنۡهَكُمَا عَنۡ تِلۡكُمَا الشَّجَرَةِ وَاَقُلْ لَّـكُمَاۤ اِنَّ الشَّيۡطٰنَ لَـكُمَا عَدُوٌّ مُّبِيۡنٌ‏ ٢٢ قَالَا رَبَّنَا ظَلَمۡنَاۤ اَنۡفُسَنَا وَاِنۡ لَّمۡ تَغۡفِرۡ لَـنَا وَتَرۡحَمۡنَا لَـنَكُوۡنَنَّ مِنَ الۡخٰسِرِيۡنَ‏ ٢٣ قَالَ اهۡبِطُوۡا بَعۡضُكُمۡ لِبَـعۡضٍ عَدُوٌّ ۚ وَلَـكُمۡ فِى الۡاَرۡضِ مُسۡتَقَرٌّ وَّمَتَاعٌ اِلٰى حِيۡنٍ‏ ٢٤ قَالَ فِيۡهَا تَحۡيَوۡنَ وَفِيۡهَا تَمُوۡتُوۡنَ وَمِنۡهَا تُخۡرَجُوۡنَ‏ ٢٥

 

Dan sungguh, Kami telah menciptakan kamu, kemudian membentuk (tubuh)mu, kemudian Kami berfirman kepada para malaikat. "Bersujudlah kamu kepada Adam," maka mereka pun sujud kecuali Iblis. Ia (Iblis) tidak termasuk mereka yang bersujud.

(Allah) berfirman, "Apakah yang menghalangimu (sehingga) kamu tidak bersujud (kepada Adam) ketika Aku menyuruhmu?" (Iblis) menjawab, "Aku lebih baik daripada dia. Engkau ciptakan aku dari api, sedangkan dia Engkau ciptakan dari tanah."

(Allah) berfirman, "Maka turunlah kamu darinya (surga); karena kamu tidak sepatutnya menyombongkan diri di dalamnya. Keluarlah! Sesungguhnya kamu termasuk makhluk yang hina."

(Iblis) menjawab, "Berilah aku penangguhan waktu, sampai hari mereka dibangkitkan."

(Allah) berfirman, "Benar, kamu termasuk yang diberi penangguhan waktu."(Iblis) menjawab, "Karena Engkau telah menyesatkan aku, pasti aku akan selalu menghalangi mereka dari jalan-Mu yang lurus,kemudian pasti aku akan mendatangi mereka dari depan, dari belakang, dari kanan dan dari kiri mereka. Dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur.(Allah) berfirman, "Keluarlah kamu dari sana (surga) dalam keadaan terhina dan terusir! Sesungguhnya barang siapa di antara mereka ada yang mengikutimu, pasti akan Aku isi neraka Jahanam dengan kamu semua."Dan (Allah berfirman), "Wahai Adam! Tinggallah engkau bersama istrimu dalam surga dan makanlah apa saja yang kamu berdua sukai. Tetapi janganlah kamu berdua dekati pohon yang satu ini. (Apabila didekati) kamu berdua akan termasuk orang-orang yang zalim."Kemudian setan membisikkan pikiran jahat kepada mereka agar menampakkan aurat mereka (yang selama ini) tertutup. Dan (setan) berkata, "Tuhanmu hanya melarang kamu berdua mendekati pohon ini, agar kamu berdua tidak menjadi malaikat atau tidak menjadi orang yang kekal (dalam surga)."Dan dia (setan) bersumpah kepada keduanya, "Sesungguhnya aku ini benar-benar termasuk para penasihatmu,"dia (setan) membujuk mereka dengan tipu daya. Ketika mereka mencicipi (buah) pohon itu, tampaklah oleh mereka auratnya, maka mulailah mereka menutupinya dengan daun-daun surga. Tuhan menyeru mereka, "Bukankah Aku telah melarang kamu dari pohon itu dan Aku telah mengatakan bahwa sesungguhnya setan adalah musuh yang nyata bagi kamu berdua?"Keduanya berkata, "Ya Tuhan kami, kami telah menzalimi diri kami sendiri. Jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya kami termasuk orang-orang yang rugi."(Allah) berfirman, "Turunlah kamu! Kamu akan saling bermusuhan satu sama lain. Bumi adalah tempat kediaman dan kesenanganmu sampai waktu yang telah ditentukan."(Allah) berfirman, "Di sana kamu hidup, di sana kamu mati, dan dari sana (pula) kamu akan dibangkitkan."

Surat Thaha 115-124

وَلَـقَدۡ عَهِدۡنَاۤ اِلٰٓى اٰدَمَ مِنۡ قَبۡلُ فَنَسِىَ وَلَمۡ نَجِدۡ لَهٗ عَزۡمًا‏ ١١٥ وَاِذۡ قُلۡنَا لِلۡمَلٰٓٮِٕكَةِ اسۡجُدُوۡا لِاٰدَمَ فَسَجَدُوۡۤا اِلَّاۤ اِبۡلِيۡسَؕ اَبٰى‏ ١١٦ فَقُلۡنَا يٰۤاٰدَمُ اِنَّ هٰذَا عَدُوٌّ لَّكَ وَلِزَوۡجِكَ فَلَا يُخۡرِجَنَّكُمَا مِنَ الۡجَـنَّةِ فَتَشۡقٰى‏ ١١٧ اِنَّ لَـكَ اَلَّا تَجُوۡعَ فِيۡهَا وَلَا تَعۡرٰىۙ‏ ١١٨ وَاَنَّكَ لَا تَظۡمَؤُا فِيۡهَا وَلَا تَضۡحٰى‏ ١١٩ فَوَسۡوَسَ اِلَيۡهِ الشَّيۡطٰنُ قَالَ يٰۤاٰدَمُ هَلۡ اَدُلُّكَ عَلٰى شَجَرَةِ الۡخُلۡدِ وَمُلۡكٍ لَّا يَبۡلٰى‏ ١٢٠ فَاَكَلَا مِنۡهَا فَبَدَتۡ لَهُمَا سَوۡاٰ تُہُمَا وَطَفِقَا يَخۡصِفٰنِ عَلَيۡهِمَا مِنۡ وَّرَقِ الۡجَـنَّةِوَعَصٰۤى اٰدَمُ رَبَّهٗ فَغَوٰىۖ‏ ١٢١ ثُمَّ اجۡتَبٰهُ رَبُّهٗ فَتَابَ عَلَيۡهِ وَهَدٰى‏ ١٢٢ قَالَ اهۡبِطَا مِنۡهَا جَمِيۡعًاۢ بَعۡضُكُمۡ لِبَعۡضٍ عَدُوٌّ ۚ فَاِمَّا يَاۡتِيَنَّكُمۡ مِّنِّىۡ هُدًىۙ فَمَنِ اتَّبَعَ هُدَاىَ فَلَا يَضِلُّ وَلَا يَشۡقٰى‏  ١٢٣ وَمَنۡ اَعۡرَضَ عَنۡ ذِكۡرِىۡ فَاِنَّ لَـهٗ مَعِيۡشَةً ضَنۡكًا وَّنَحۡشُرُهٗ يَوۡمَ الۡقِيٰمَةِ اَعۡمٰى‏ ١٢٤ قَالَ رَبِّ لِمَ حَشَرۡتَنِىۡۤ اَعۡمٰى وَقَدۡ كُنۡتُ بَصِيۡرًا‏ ١٢٥

 

 

 

 

 

Dan sungguh telah Kami pesankan1 kepada Adam dahulu, tetapi dia lupa, dan Kami tidak dapati kemauan yang kuat padanya.Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat, "Sujudlah kamu kepada Adam!" Lalu mereka pun sujud kecuali Iblis; dia menolak.Kemudian Kami berfirman, "Wahai Adam! Sungguh ini (Iblis) musuh bagimu dan bagi istrimu, maka sekali-kali jangan sampai dia mengeluarkan kamu berdua dari surga, nanti kamu celaka.Sungguh, ada (jaminan) untukmu di sana, engkau tidak akan kelaparan dan tidak akan telanjang,dan sungguh, di sana engkau tidak akan merasa dahaga dan tidak akan ditimpa panas matahari."Kemudian setan membisikkan (pikiran jahat) kepadanya, dengan berkata, "Wahai Adam! maukah aku tunjukkan kepadamu pohon keabadian (khuldi) dan kerajaan yang tidak akan binasa?"Lalu keduanya memakannya, lalu tampaklah oleh keduanya aurat mereka dan mulailah keduanya menutupinya dengan daun-daun (yang ada di) surga, dan telah durhakalah Adam kepada Tuhan-Nya, dan sesatlah dia.1Kemudian Tuhannya memilih dia,1 maka Dia menerima tobatnya dan memberinya petunjuk.Dia (Allah) berfirman, "Turunlah kamu berdua dari surga bersama-sama, sebagian kamu menjadi musuh bagi sebagian yang lain. Jika datang kepadamu petunjuk dari-Ku, maka (ketahuilah) barang siapa mengikuti petunjuk-Ku, dia tidak akan sesat dan tidak akan celaka.Dan barangsiapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sungguh, dia akan menjalani kehidupan yang sempit, dan Kami akan mengumpulkannya pada hari Kiamat dalam keadaan buta."Dia berkata, "Ya Tuhanku, mengapa Engkau kumpulkan aku dalam keadaan buta, padahal dahulu aku dapat melihat?"

 

Surat Al Isra’ 61-65

وَاِذۡ قُلۡنَا لِلۡمَلٰۤٮِٕكَةِ اسۡجُدُوۡا لِاٰدَمَ فَسَجَدُوۡۤا اِلَّاۤ اِبۡلِيۡسَ قَالَ ءَاَسۡجُدُ لِمَنۡ خَلَقۡتَ طِيۡنًا ۚ‏ ٦١ قَالَ اَرَءَيۡتَكَ هٰذَا الَّذِىۡ كَرَّمۡتَ عَلَىَّ لَٮِٕنۡ اَخَّرۡتَنِ اِلٰى يَوۡمِ الۡقِيٰمَةِ لَاَحۡتَنِكَنَّ ذُرِّيَّتَهٗۤ اِلَّا قَلِيۡلًا‏ ٦٢ قَالَ اذۡهَبۡ فَمَنۡ تَبِعَكَ مِنۡهُمۡ فَاِنَّ جَهَـنَّمَ جَزَآؤُكُمۡ جَزَآءً مَّوۡفُوۡرًا‏ ٦٣ وَاسۡتَفۡزِزۡ مَنِ اسۡتَطَعۡتَ مِنۡهُمۡ بِصَوۡتِكَ وَاَجۡلِبۡ عَلَيۡهِمۡ بِخَيۡلِكَ وَرَجِلِكَ وَشَارِكۡهُمۡ فِى الۡاَمۡوَالِ وَالۡاَوۡلَادِ وَعِدۡهُمۡ ؕ وَمَا يَعِدُهُمُ الشَّيۡطٰنُ اِلَّا غُرُوۡرًا‏ ٦٤ اِنَّ عِبَادِىۡ لَـيۡسَ لَـكَ عَلَيۡهِمۡ سُلۡطٰنٌ ؕ وَكَفٰى بِرَبِّكَ وَكِيۡلًا‏   ٦٥

Dan (ingatlah), ketika Kami berfirman kepada para malaikat, "Sujudlah kamu semua kepada Adam," lalu mereka sujud, kecuali Iblis. Ia (iblis) berkata, "Apakah aku harus bersujud kepada orang yang Engkau ciptakan dari tanah?"Ia (Iblis) berkata, "Terangkanlah kepadaku, inikah yang lebih Engkau muliakan daripada aku? Sekiranya Engkau memberi waktu kepadaku sampai hari Kiamat, pasti akan aku sesatkan keturunannya, kecuali sebagian kecil."Dia (Allah) berfirman, "Pergilah, tetapi barang siapa di antara mereka yang mengikuti kamu, maka sungguh, neraka Jahanamlah balasanmu semua, sebagai pembalasan yang cukup.Dan perdayakanlah siapa saja di antara mereka yang engkau (iblis) sanggup dengan suaramu (yang memukau), kerahkanlah pasukanmu terhadap mereka, yang berkuda dan yang berjalan kaki, dan bersekutulah dengan mereka pada harta dan anak-anak lalu beri janjilah kepada mereka." Padahal setan itu hanya menjanjikan tipuan belaka kepada mereka."Sesungguhnya (terhadap) hamba-hamba-Ku, engkau (Iblis) tidaklah dapat berkuasa atas mereka. Dan cukuplah Tuhanmu sebagai penjaga."

Surat Al Hijr 28-44

وَاِذۡ قَالَ رَبُّكَ لِلۡمَلٰۤٮِٕكَةِ اِنِّىۡ خَالـِقٌۢ بَشَرًا مِّنۡ صَلۡصَالٍ مِّنۡ حَمَاٍ مَّسۡنُوۡنٍ‏ ٢٨ فَاِذَا سَوَّيۡتُهٗ وَنَفَخۡتُ فِيۡهِ مِنۡ رُّوۡحِىۡ فَقَعُوۡا لَهٗ سٰجِدِيۡنَ‏  ٢٩ فَسَجَدَ الۡمَلٰۤٮِٕكَةُ كُلُّهُمۡ اَجۡمَعُوۡنَۙ‏ ٣٠ اِلَّاۤ اِبۡلِيۡسَؕ اَبٰٓى اَنۡ يَّكُوۡنَ مَعَ السّٰجِدِيۡنَ‏ ٣١ قَالَ يٰۤاِبۡلِيۡسُ مَا لَـكَ اَلَّا تَكُوۡنَ مَعَ السّٰجِدِيۡنَ‏ ٣٢ قَالَ لَمۡ اَكُنۡ لِّاَسۡجُدَ لِبَشَرٍ خَلَقۡتَهٗ مِنۡ صَلۡصَالٍ مِّنۡ حَمَاٍ مَّسۡنُوۡنٍ‏ ٣٣ قَالَ فَاخۡرُجۡ مِنۡهَا فَاِنَّكَ رَجِيۡمٌۙ‏ ٣٤ وَّاِنَّ عَلَيۡكَ اللَّعۡنَةَ اِلٰى يَوۡمِ الدِّيۡنِ‏ ٣٥ قَالَ رَبِّ فَاَنۡظِرۡنِىۡۤ اِلٰى يَوۡمِ يُبۡعَثُوۡنَ‏ ٣٦ قَالَ فَاِنَّكَ مِنَ الۡمُنۡظَرِيۡنَۙ‏ ٣٧ اِلٰى يَوۡمِ الۡوَقۡتِ الۡمَعۡلُوۡمِ‏ ٣٨ قَالَ رَبِّ بِمَاۤ اَغۡوَيۡتَنِىۡ لَاُزَيِّنَنَّ لَهُمۡ فِى الۡاَرۡضِ وَلَاُغۡوِيَـنَّهُمۡ اَجۡمَعِيۡنَۙ‏ ٣٩ اِلَّا عِبَادَكَ مِنۡهُمُ الۡمُخۡلَصِيۡنَ‏ ٤٠ قَالَ هٰذَا صِرَاطٌ عَلَىَّ مُسۡتَقِيۡمٌ‏ ٤١ اِنَّ عِبَادِىۡ لَـيۡسَ لَكَ عَلَيۡهِمۡ سُلۡطٰنٌ اِلَّا مَنِ اتَّبَـعَكَ مِنَ الۡغٰوِيۡنَ‏ ٤٢ وَاِنَّ جَهَـنَّمَ لَمَوۡعِدُهُمۡ اَجۡمَعِيۡنَۙ‏ ٤٣ لَهَا سَبۡعَةُ اَبۡوَابٍؕ لِكُلِّ بَابٍ مِّنۡهُمۡ جُزۡءٌ مَّقۡسُوۡمٌ‏ ٤٤

Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat, "Sungguh, Aku akan menciptakan seorang manusia dari tanah liat kering dari lumpur hitam yang diberi bentuk.Maka apabila Aku telah menyempurnakan (kejadian)nya, dan Aku telah meniupkan roh (ciptaan)-Ku ke dalamnya, maka tunduklah kamu kepadanya dengan bersujud.1Maka bersujudlah para malaikat itu semuanya bersama-sama,kecuali Iblis. Ia enggan ikut bersama-sama para (malaikat) yang sujud itu.Dia (Allah) berfirman, "Wahai Iblis! Apa sebabnya kamu (tidak ikut) sujud bersama mereka?"Ia (Iblis) berkata, "Aku sekali-kali tidak akan sujud kepada manusia yang Engkau telah menciptakannya dari tanah liat kering dari lumpur hitam yang diberi bentuk."Dia (Allah) berfirman, "(Kalau begitu) keluarlah dari surga, karena sesungguhnya kamu terkutuk,dan sesungguhnya kutukan itu tetap menimpamu sampai hari Kiamat."Ia (Iblis) berkata, "Ya Tuhanku, (kalau begitu) maka berilah penangguhan kepadaku sampai hari (manusia) dibangkitkan."Allah berfirman, "(Baiklah) maka sesungguhnya kamu termasuk yang diberi penangguhan,sampai hari yang telah ditentukan (Kiamat)."Ia (Iblis) berkata, "Tuhanku, oleh karena Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat, aku pasti akan jadikan (kejahatan) tampak indah bagi mereka di bumi, dan aku akan menyesatkan mereka semuanya,kecuali hamba-hamba-Mu yang terpilih di antara mereka."Dia (Allah) berfirman, "Ini adalah jalan yang lurus (menuju) kepada-Ku."Sesungguhnya kamu (Iblis) tidak kuasa atas hamba-hamba-Ku, kecuali mereka yang mengikutimu, yaitu orang yang sesat.Dan sungguh, Jahanam itu benar-benar (tempat) yang telah dijanjikan untuk mereka (pengikut setan) semuanya,(Jahanam) itu mempunyai tujuh pintu. Setiap pintu (telah ditetapkan) untuk golongan tertentu dari mereka.

 

 

 

 

Surat Al Kahfi 50

وَاِذۡ قُلۡنَا لِلۡمَلٰۤٮِٕكَةِ اسۡجُدُوۡا لِاٰدَمَ فَسَجَدُوۡۤا اِلَّاۤ اِبۡلِيۡسَؕ كَانَ مِنَ الۡجِنِّ فَفَسَقَ عَنۡ اَمۡرِ رَبِّهٖؕ اَفَتَـتَّخِذُوۡنَهٗ وَذُرِّيَّتَهٗۤ اَوۡلِيَآءَ مِنۡ دُوۡنِىۡ وَهُمۡ لَـكُمۡ عَدُوٌّ ؕ بِئۡسَ لِلظّٰلِمِيۡنَ بَدَلًا‏  ٥٠

Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat, "Sujudlah kamu kepada Adam!" Maka mereka pun sujud kecuali iblis. Dia adalah dari (golongan) jin, maka dia mendurhakai perintah Tuhannya. Pantaskah kamu menjadikan dia dan keturunannya sebagai pemimpin selain Aku, padahal mereka adalah musuhmu? Sangat buruklah (iblis itu) sebagai pengganti (Allah) bagi orang yang zalim.

 

Surat Al Baqarah 30-38

وَاِذۡ قَالَ رَبُّكَ لِلۡمَلٰٓٮِٕكَةِ اِنِّىۡ جَاعِلٌ فِى الۡاَرۡضِ خَلِيۡفَةًؕ قَالُوۡٓا اَتَجۡعَلُ فِيۡهَا مَنۡ يُّفۡسِدُ فِيۡهَا وَيَسۡفِكُ الدِّمَآءَۚ وَنَحۡنُ نُسَبِّحُ بِحَمۡدِكَ وَنُقَدِّسُ لَـكَؕ قَالَ اِنِّىۡٓ اَعۡلَمُ مَا لَا تَعۡلَمُوۡنَ‏  ٣٠ وَعَلَّمَ اٰدَمَ الۡاَسۡمَآءَ كُلَّهَا ثُمَّ عَرَضَهُمۡ عَلَى الۡمَلٰٓٮِٕكَةِ فَقَالَ اَنۡۢبِــُٔوۡنِىۡ بِاَسۡمَآءِ هٰٓؤُلَآءِ اِنۡ كُنۡتُمۡ صٰدِقِيۡنَ‏ ٣١ قَالُوۡا سُبۡحٰنَكَ لَا عِلۡمَ لَنَآ اِلَّا مَا عَلَّمۡتَنَا ؕ اِنَّكَ اَنۡتَ الۡعَلِيۡمُ الۡحَكِيۡمُ‏ ٣٢ قَالَ يٰٓـاٰدَمُ اَنۡۢبِئۡهُمۡ بِاَسۡمَآٮِٕهِمۡۚ فَلَمَّآ اَنۡۢبَاَهُمۡ بِاَسۡمَآٮِٕهِمۡۙ قَالَ اَلَمۡ اَقُل لَّـكُمۡ اِنِّىۡٓ اَعۡلَمُ غَيۡبَ السَّمٰوٰتِ وَالۡاَرۡضِۙ وَاَعۡلَمُ مَا تُبۡدُوۡنَ وَمَا كُنۡتُمۡ تَكۡتُمُوۡنَ‏ ٣٣ وَاِذۡ قُلۡنَا لِلۡمَلٰٓٮِٕكَةِ اسۡجُدُوۡا لِاٰدَمَ فَسَجَدُوۡٓا اِلَّاۤ اِبۡلِيۡسَؕ اَبٰى وَاسۡتَكۡبَرَ وَكَانَ مِنَ الۡكٰفِرِيۡنَ‏ ٣٤ وَقُلۡنَا يٰٓـاٰدَمُ اسۡكُنۡ اَنۡتَ وَزَوۡجُكَ الۡجَـنَّةَ وَكُلَا مِنۡهَا رَغَدًا حَيۡثُ شِئۡتُمَا وَلَا تَقۡرَبَا هٰذِهِ الشَّجَرَةَ فَتَكُوۡنَا مِنَ الظّٰلِمِيۡنَ‏  ٣٥ فَاَزَلَّهُمَا الشَّيۡطٰنُ عَنۡهَا فَاَخۡرَجَهُمَا مِمَّا كَانَا فِيۡهِ وَقُلۡنَا اهۡبِطُوۡا بَعۡضُكُمۡ لِبَعۡضٍ عَدُوٌّۚ وَلَـكُمۡ فِى الۡاَرۡضِ مُسۡتَقَرٌّ وَّمَتَاعٌ اِلٰى حِيۡنٍ‏ ٣٦ فَتَلَقّٰٓى اٰدَمُ مِنۡ رَّبِّهٖ كَلِمٰتٍ فَتَابَ عَلَيۡهِؕ اِنَّهٗ هُوَ التَّوَّابُ الرَّحِيۡمُ‏ ٣٧ قُلۡنَا اهۡبِطُوۡا مِنۡهَا جَمِيۡعًا ​​ۚ فَاِمَّا يَاۡتِيَنَّكُمۡ مِّنِّىۡ هُدًى فَمَنۡ تَبِعَ هُدَاىَ فَلَا خَوۡفٌ عَلَيۡهِمۡ وَلَا هُمۡ يَحۡزَنُوۡنَ‏ ٣٨

Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat, "Aku hendak menjadikan khalifah1 di bumi". Mereka berkata, "Apakah Engkau hendak menjadikan orang yang merusak dan menumpahkan darah di sana, sedangkan kami bertasbih memuji-Mu dan menyucikan nama-Mu?" Dia berfirman, "Sungguh, Aku mengetahui apa yang tidak kalian ketahui."Dan Dia ajarkan kepada Adam nama-nama (benda) semuanya, kemudian Dia perlihatkan kepada para malaikat, seraya berfirman, "Sebutkan kepada-Ku nama semua benda ini, jika kalian yang benar!"Mereka menjawab, "Mahasuci Engkau, tidak ada yang kami ketahui selain apa yang telah Engkau ajarkan kepada kami. Sungguh, Engkaulah Yang Maha Mengetahui, Mahabijaksana."Dia (Allah) berfirman, "Wahai Adam! Beritahukanlah kepada mereka nama-nama itu!" Setelah dia (Adam) menyebutkan nama-namanya, Dia berfirman, "Bukankah telah Aku katakan kepada kalian, bahwa Aku mengetahui rahasia langit dan bumi, dan Aku mengetahui apa yang kalian nyatakan dan apa yang kalian sembunyikan?"Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat, "Sujudlah kalian kepada Adam!" Maka mereka pun sujud kecuali Iblis.1 Ia menolak dan menyombongkan diri, dan ia termasuk golongan yang kafir.Dan Kami berfirman: "Wahai Adam! Tinggallah engkau dan istrimu di dalam surga, dan makanlah dengan nikmat (berbagai makanan) yang ada disana sesukamu. (Tetapi) janganlah kamu dekati pohon ini,1 nanti kamu termasuk orang-orang yang zalim!"2Lalu setan menggelincirkan keduanya dari surga1 sehingga keduanya dikeluarkan dari (segala kenikmatan) ketika keduanya di sana (surga). Dan Kami berfirman,"Turunlah kalian! Sebagian kalian menjadi musuh bagi yang lain. Dan bagi kalian ada tempat tinggal dan kesenangan di bumi sampai waktu yang ditentukan."Kemudian Adam menerima beberapa kalimat1 dari Tuhannya, lalu Dia pun menerima tobatnya. Sungguh, Allah Maha Penerima tobat, Maha Penyayang.Kami berfirman, "Turunlah kalian semua dari surga! Kemudian jika benar-benar datang petunjuk-Ku kepada kalian, maka barang siapa mengikuti petunjuk-Ku, tidak ada rasa takut bagi mereka dan mereka tidak bersedih hati."

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Read More

Senin, 24 Februari 2025

kata-kata penguat pengembaraan dunia

 ketika Hamba berdoa meminta rezeki kepada Allah 

Allah justru akan memberinya kesulitan supaya 

manusia mau berusaha

ketika seorang hamba meminta ridho Allah 

kata-kata penguat pengembaraan dunia


Allah pasti akan memberi rasa kecewa supaya kita 

makin sabar

karena Allah tahu apa yang kita butuhkan bukan apa 

yang kita inginkan

karena Kasih sayang Allah lebih besar dibanding 

kasih sayang kedua orang tua

Read More

Minggu, 23 Februari 2025

Nikmat yang sering kita lupakan

 

اللهُم  صلِّ  علٰى  سَيِّدنا  مُحَمّدٍ  عبدِكَ  وَنبيِّكَ ورسولِكَ النَّبيِّ الاُمِيّ وَعلٰى اٰلهِ وَصَحْبِهِ وسَلِّم تسليماً بقدرِ عظمةِ ذاَتِكَ في كـُلِّ وَقتٍ وَحيـنٍ

Nikmat yang sering kita lupakan


 “NIKMAT IIJAD (DICIPTAKAN) DAN  NIKMAT IMDAD (KELANJUTAN)”

 

 نِعْمَتاَنِ ماَ خَرَجَ موْجُودٌ عَنْهاَ ولاَ بُدَّ لِكُلِّ مُكـَوِّنٍ مِنْهُما نِعْمةُ الاِيْجادِ وَنِعْمة ُالاِمْداَدِ

107.”Ada dua nikmat yang tidak ada satu mahlukpun yang terlepas dari keduanya, yaitu nikmat ciptaan (diwujudkan) dan nikmat kelanjutan."

Karena tiap makhluk asalnya tidak ada, maka nikmat yang diterima pertama kali adalah nikmat iijad/ diciptakan الله yang menjadikannya ada.kemudian dilanjutkan dengan nikmat Imdad/kelanjutan hidup, yakni melengkapi kebutuhan hidup, sebab bila tidak dilengkapi kebutuhan hidup maka tidak akan dapat bertahan hidup.

 اَنْعَمَ عليكَ اوَّلاً بِالاِيجَادِ واثاَنياً بِتَوالى الاِمدادِ

108. “Pada mulanya الله memberi nikmat kepadamu berupa iijad/diwujudkan, kemudian nikmat yang kedua: melengkapi kebutuhan-kebutuhan wujudmu yang terus-menerus (bantuan/pertolongan الله) ."

الله berfirman:

  وَأَسْبَغَ عَلَيْكُمْ نِعَمَهُ ظَاهِرَةً وَبَاطِنَةً

.(الله menuangkan kepadamu nikmat lahir batin yang terang dan samar, dan yang tidak  terasa. Surat Luqman ayat 20(

Dan firman الله:

(وَلَٰكِنَّ اللَّهَ حَبَّبَ إِلَيْكُمُ الْإِيمَانَ وَزَيَّنَهُ فِي قُلُوبِكُمْ وَكَرَّهَ إِلَيْكُمُ الْكُفْرَ وَالْفُسُوقَ وَالْعِصْيَانَ ۚ أُولَٰئِكَ هُمُ الرَّاشِدُونَ)

 “Tetapi الله yang mencintakan kamu kepada iman,dan الله menghias iman itu dalam hatimu, dan الله yang membencikan kamu kepada kufur (kekafiran) dan pelanggaran dan maksiat dosa. Merekalah orang yang dapat petunjuk, itu semua karunia dari الله dan nikmat, dan الله maha mengetahui lagi bijaksana. Al-hujurat 8”.

Dzun-Nun Al-Mishri berkata: Siapa yang dalam tauhid itu merasa seolah-olah sebagai hasil kecerdasannya sendiri, maka tauhid itu, tidak dapat menyemenyelamatkannya dari api neraka, sehingga merasa bahwa tauhidnya itupun karunia dari الله تعالى.

   Seseorang apabila telah merasa asal kejadiaannya dari الله dan kelanjutannya  pun dari الله, merasa bahwa sifat fakirnya itu memang asli pada kejadiannya, dan ia tidak dapat melepaskan diri dari Tuhan yang di hajatkannya pada tiap detik dalam wujudnya.

Read More

Sabtu, 22 Februari 2025

tingkatan kemudahan ketika kita melewati titian shiratol mustaqim

Ash- Shiddiquun: Orang-orang yang jujur akan melewati jembatan shirath dengan kecepatan seperti kilat yang membuat mereka bisa melewatinya dengan sangat cepat.

Al-'Alimuun: Orang-orang yang 'alim akan melewati shirath dengan cepat seperti angin yang bertiup kencang.

tingkatan kemudahan ketika kita melewati titian shiratol mustaqim


Al-Budala'u: Orang-orang yang dikasihi/ para kekasih Allah SWT yang melewati bagai burung terbang.

Syuhada: Orang-orang yang mati syahid akan melewati shirath dengan kecepatan bagai kuda.

Al-Hujjaj: Orang-orang yang melaksanakan haji akan berjalan menyeberangi shirath selama satu hari penuh.

Al-Muthii'un: Orang-orang yang taat akan melewati shirath selama satu bulan.

Al-'Aashuun: Orang-orang yang durhaka akan berjalan di atas shirath dengan gemetar.


Read More