Dalam hati kita timbul pertanyaan apakah orang yang meninggal di jaman dulu apakah merasa sangat lama dalam penantiannya menunggu hari kebangkitan di sisi lain Alquran memperkenalkan Perbedaan waktu antara alam akhirat dan dunia . Waktu yang berlangsung di dunia berbeda dengan waktu di sisi Allah. Di antara ayat-ayat yang mengisyaratkan hal tersebut adalah Surat al-Mu'minun Ayat 112-114.
Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:
قٰلَ كَمْ لَبِثْتُمْ فِى
الْاَرْضِ عَدَدَ سِنِيْنَ
قَالُوْا لَبِثْنَا يَوْمًا
اَوْ بَعْضَ يَوْمٍ فَسْـَٔلِ الْعَاۤدِّيْنَ
قٰلَ اِنْ لَّبِثْتُمْ
اِلَّا قَلِيْلًا لَّوْ اَنَّكُمْ كُنْتُمْ تَعْلَمُوْنَ
Dia (Allah) berfirman, “Berapa tahunkah lamanya
kamu tinggal di bumi?” Mereka menjawab, “Kami tinggal (di bumi)
sehari atau setengah hari. Tanyalah kepada mereka yang menghitung.” Dia
(Allah) berfirman, “Kamu tinggal (di bumi) hanya sebentar jika kamu benar-benar
mengetahui.” (QS Al-Mu'minun Ayat 112-114)
Allah
Subhanahu wa Ta'ala berfirman:
وَيَوْمَ
تَقُوْمُ السَّاعَةُ يُقْسِمُ الْمُجْرِمُوْنَ ەۙ مَا لَبِثُوْا غَيْرَ سَاعَةٍۗ
كَذٰلِكَ كَانُوْا يُؤْفَكُوْنَ
Pada
hari (ketika) terjadi kiamat, para pendurhaka (kafir) bersumpah bahwa mereka
berdiam (dalam kubur) hanya sesaat (saja). Begitulah dahulu mereka dipalingkan
(dari kebenaran). (QS Ar-Rum Ayat 55)
Allah
Subhanahu wa Ta'ala berfirman:
فَاصْبِرْ
كَمَا صَبَرَ اُولُوا الْعَزْمِ مِنَ الرُّسُلِ وَلَا تَسْتَعْجِلْ لَّهُمْۗ
كَاَنَّهُمْ يَوْمَ يَرَوْنَ مَا يُوْعَدُوْنَۙ لَمْ يَلْبَثُوْٓا اِلَّا سَاعَةً
مِّنْ نَّهَارٍۗ بَلٰغٌۚ فَهَلْ يُهْلَكُ اِلَّا الْقَوْمُ الْفٰسِقُوْنَ
Maka, bersabarlah engkau (Nabi Muhammad) sebagaimana ululazmi
(orang-orang yang memiliki keteguhan hati) dari kalangan para rasul telah
bersabar dan janganlah meminta agar azab disegerakan untuk mereka. Pada hari
ketika melihat azab yang dijanjikan, seolah-olah mereka hanya tinggal (di
dunia) sesaat saja pada siang hari. (Nasihatmu itu) merupakan peringatan
(dari Allah). Maka, tidak ada yang dibinasakan kecuali kaum yang fasik.(QS Al-Ahqaf Ayat 35)
اَوۡ كَالَّذِىۡ مَرَّ عَلٰى
قَرۡيَةٍ وَّ هِىَ خَاوِيَةٌ عَلٰى عُرُوۡشِهَا ۚ قَالَ اَنّٰى يُحۡىٖ هٰذِهِ اللّٰهُ بَعۡدَ مَوۡتِهَا ۚ فَاَمَاتَهُ اللّٰهُ مِائَةَ عَامٍ ثُمَّ بَعَثَهٗ ؕ قَالَ كَمۡ لَبِثۡتَؕ قَالَ لَبِثۡتُ يَوۡمًا اَوۡ بَعۡضَ يَوۡمٍؕ قَالَ بَلۡ لَّبِثۡتَ مِائَةَ عَامٍ فَانۡظُرۡ اِلٰى طَعَامِكَ
وَشَرَابِكَ لَمۡ يَتَسَنَّهۡۚ وَانْظُرۡ اِلٰى حِمَارِكَ وَلِنَجۡعَلَكَ اٰيَةً لِّلنَّاسِ وَانْظُرۡ اِلَى الۡعِظَامِ كَيۡفَ نُـنۡشِزُهَا ثُمَّ نَكۡسُوۡهَا
لَحۡمًا ؕ فَلَمَّا تَبَيَّنَ لَهٗ ۙ قَالَ اَعۡلَمُ اَنَّ
اللّٰهَ عَلٰى كُلِّ شَىۡءٍ قَدِيۡرٌ ٢٥٩
Atau seperti orang yang melewati suatu negeri yang
(bangunan-bangunannya) telah runtuh hingga menutupi (puing-puing) atap-atapnya,
dia berkata, "Bagaimana Allah menghidupkan kembali (negeri) ini setelah
hancur?" Lalu Allah mematikannya (orang itu) selama seratus tahun,
kemudian membangkitkannya (menghidupkannya) kembali. Dan (Allah) bertanya,
"Berapa lama engkau tinggal (disini)?" Dia (orang itu) menjawab,
"Aku tinggal (disini) sehari atau setengah hari." Allah berfirman,
"Tidak! Engkau telah tinggal seratus tahun. Lihatlah makanan dan minumanmu
yang belum berubah, tetapi lihatlah keledaimu (yang telah menjadi tulang
belulang). Dan agar Kami jadikan engkau tanda kekuasaan Kami bagi manusia.
Lihatlah tulang belulang (keledai itu), bagaimana Kami menyusunnya kembali,
kemudian Kami membalutnya dengan daging." Maka ketika telah nyata baginya,
dia pun berkata, "Saya mengetahui (yakin) bahwa Allah Mahakuasa atas
segala sesuatu." (QS Al Baqarah Ayat
259)
Opini Penulis
Menurut
Penulis penghuni kubur tidak merasakan waktu yang lama dalam kuburnya jika
mengamati beberapa ayat al Quran di atas walaupun sudah meninggal cukup lama
perlu diingat ini hanya bersifat opini penulis jadi kebenaran hanya milik Allah
SWT jika orang itu meninggal selama 1000 tahun atau 100 tahun seolah-olah orang
itu hanya merasakan baru tinggal disana kurang dari sehari semisal kita tidur
selama 3 hari di hari senin sore pukul 15.00 kita tidur dan baru bangun di hari
kamis sore pukul 16.00 hari ke 3 dalam
hati kita pasti bertanya apa aku baru tidur selama 1 jam kita pasti merasa
bingung

0 comments:
Posting Komentar