Zaman sebelum datangnya hari kiamat
Fase akhir zaman tersebut dibagi
menjadi 5 tahapan berdasarkan sabda Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam
dalam Hadist Riwayat Ahmad, yang berbunyi:
تكون النبوة فيكم ما شاء الله أن تكون، ثم يرفعها الله إذا شاء
أن يرفعها، ثم تكون خلافة على منهاج النبوة فتكون ما شاء الله أن تكون، ثم يرفعها الله
إذا شاء أن يرفعها، ثم تكون ملكًا عاضًا فيكون ما شاء الله أن يكون، ثم يرفعها إذا
شاء الله أن يرفعها، ثم تكون ملكًا جبرية فتكون ما شاء الله أن تكون، ثم يرفعها الله
إذا شاء أن يرفعها، ثم تكون خلافة على منهاج النبوة، ثم سكت هذا الحديث حسن أخرجه أحمد
(حديث 18406)
"Nubuwwah (utusan Allah) ada pada
kalian sampai Allah kehendaki, hingga dihilangkan ketika Dia menghendakinya.
Kemudian khalifah diatas manhaj nubuwwah sampai Allah kehendaki, hingga
dihilangkan ketika Dia menghendakinya. Kemudian kerajaan yang menggigit sampai
Allah kehendaki, hingga dihilangkan ketika Dia menghendakinya. Kemudian,
kerajaan yang diktator sampai Allah kehendaki, hingga dihilangkan ketika Dia
menghendakinya. Kemudian Khalifah di atas Manhaj Nubuwwah. Kemudian beliau
diam." (HR. Ahmad).
Fase Akhir Zaman
dalam Ajaran Islam
Berikut adalah penjelasan setiap fase
akhir zaman dalam sabda Rasulullah:
1. Fase Nubuwwah
Dunia pada mulanya dipimpin oleh para
Nubuwwah atau nabi-nabi utusan Allah, dari Nabi Adam alaihissalam hingga Nabi
Muhammad shallallahu alaihi wa sallam.
Akhir zaman di fase Nubuwwah ditandai
ketika Nabi Muhammad diutus membawa Islam kepada kaum Quraisy di Mekah.
Di masa kenabian beliau inilah, Islam
tersebar ke seluruh dunia dan menjadi syariat hukum di berbagai negara.
Ketika Rasulullah wafat pada 12 Rabiul
Awal tahun 11 Hijriah di usianya yang ke-63 tahun fase Nubuwwah pun berakhir,
karena tidak akan lagi ada Nabi yang diutus ke dunia sebelum hari kiamat.
2. Fase Khilafah
Ala Minhajin Nubuwwah
Setelah Rasulullah wafat, kekhalifahan
atau kepemimpinan pun diserahkan kepada manusia-manusia terbaik yang juga
merupakan sahabat-sahabat dari Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam.
Mereka adalah Khalifah Abu Bakar, Umar
bin Khatab, Utsman bin Affan, dan yang terakhir Ali bin Abi Thalib.
Fase ini pun disebut dengan Fase
Khilafah Ala Minhajin Nubuwwah atau Khalifah sesuai Metode Nabi.
Di masa ini, Islam berkembang pesat ke
seluruh dunia, bahkan Islam berhasil mekalukan Romawi hingga Persia.
Islam benar-benar berjaya dipimpin
oleh para Khalifah, dan masyarakat muslim pun benar-benar menjalani kehidupan
berdasarkan anjuran Nabi dan syariat Islam.
3. Fase Mulkan
Adhon atau Masa Raja yang Menggigit
Fase Mulkan Adhon diartikan juga
sebagai masa “Raja yang Menggigit”.
“Menggigit” di sini diartikan sebagai
masa di mana dunia dipimpin oleh kerajaan-kerajaan yang kepemimpinannya
diturunkan kepada keluarga turun-temurun, seperti Bani Umayyah yang berlangsung
hingga 13 abad.
Di fase ini, umat muslim masih berpegang
teguh pada ajaran dan syariat Islam, tetapi tidak sekuat saat di masa khalifah.
Fase ini juga disebut-sebut sebagai
puncak keemasan Islam, ditandai dengan maraknya ilmuwan muslim yang
mengembangkan berbagai bidang ilmu mulai dari kedokteran, matematika, hingga
astronomi.
Runtuhnya Dinasti Utsmaniyah di Turki
pada Tahun 1924 menandai berakhirnya fase Mulkan Adhon.
4. Fase Mulkan
Jabariyyah atau Fase Kediktatoran
Menurut berbagai tafsir, di fase
inilah kita berada saat ini. Fase dimana umat muslim tak lagi memiliki Khalifah
(pemimpin) dan syariat Islam pun tidak lagi menjadi landasan hukum di negara
manapun di seluruh dunia.Di masa ini kemaksiatan dan penindasan merajalela,
keburukan dipuja-puja, dan kejahatan dianggap lumrah bahkan dianggap sebagai
kebenaran.
Umat muslim di masa ini pun berada
dalam keterpurukan dan dipecah belah karena berada di bawah kepemimpinan orang fasik yang
mengabaikan syariat.Fase keempat ini pun disebut-sebut sudah hampir berakhir,
dan umat manusia akan segera menyambut fase terakhir.
5. Fase Khalifah
‘Ala Minhaaj Al-Nubuwwah era Kedua
Setelah fase kediktatoran hancur, masa
kekhalifahan akan kembali ditegakkan di muka bumi dan umat muslim pun akan
kembali bersatu menjadi Khairu Ummah atau umat terbaik.
Fase ini disebut juga sebagai fase
sebelum kiamat karena terjadi tepat sebelum Nabi Isa diturunkan ke dunia.
Di masa ini, Allah akan lebih dahulu
menghadirkan seorang Khalifah bernama Imam Mahdi yang akan membawa dunia kepada
keadilan dan mengangkat Islam kembali pada puncak kejayaan.
Rasulullah telah menyampaikan
kelahiran Imam Mahdi dalam sabdanya yang berbunyi sebagai berikut:
"Andaikan dunia tinggal sehari
sungguh Allah Ta'ala akan panjangkan hari tersebut sehingga diutus padanya
seorang lelaki dari ahli baitku. Namanya serupa namaku dan nama ayahnya serupa
nama ayahku. Ia akan penuhi bumi dengan kejujuran dan keadilan, sebagaimana
sebelumnya dipenuhi dengan kezaliman dan penganiayaan." (HR. Abu Dawud).

0 comments:
Posting Komentar