Fitnah kubur
Seseorang
yang telah mati tidak akan mengetahui kehidupan dari orang yang masih hidup
karena ia tinggal di dalam dunia yang benar-benar beda. Bagaimanapun,
dikisahkan bahwa seseorang yang mati dapat merasakan langkah kaki dari orang
berjalan.
Dikisahkan
bahwa Nabi Muhammad SAW melihat seseorang yang berada di dalam sumur, yang mana tubuh
dari engkau menemukan kebenaran tentang Tuhan yang dijanjikan kepadamu?"
Umar bertanya, "Engkau menyapa orang mati." Nabi Muhammad SAW menjawab,
"Mereka mendengar lebih baik dari pada kamu, tetapi mereka tidak bisa
membalasnya."
Manusia
sudah akan mengetahui nasibnya ketika mereka berada di barzakh. Apakah termasuk
penghuni surga atau neraka. Jika seseorang menjadi penghuni surga, maka
dibukakan baginya pintu surga, hawa sejuk surga akan mereka rasakan setiap pagi
dan sore. Sebaliknya jika menjadi penghuni neraka, pintu neraka pun akan
dibukakan untuknya dan dia akan merasakan hawa panas neraka setiap pagi dan sore.
Al-Barra bin ’Azib menceritakan hadits yang panjang yang diriwayat Imam
Ahmad tentang perjalanan seseorang
setelah kematian. Seorang mukmin yang akan meninggal dunia disambut ceria oleh malaikat dengan membawa kain kafan dari surga. Kemudian datang malaikat maut duduk di atas kepalanya dan
memerintahkan roh yang baik untuk keluar dari jasadnya.
Selanjutnya
disambut oleh malaikat dan ditempatkan di kain kafan surga dan diangkat
ke langit. Penduduk langit dari kalangan malaikat menyambutnya,
sampai di langit terakhir bertemu Allah, kemudian Allah memerintahkan pada malaikat untuk mencatat
kitab hamba-Nya ke dalam ’illiyiin dan dikembalikan rohnya ke
Barzakh. Setelah dikembalikan lagi roh itu ke jasadnya dan datanglah dua
malaikat, Munkar dan Nakir yang
akan bertanya kepada sang mayat. Pertanyaan itu adalah;
· "Siapa
Tuhanmu?"
· "Apa
agamamu?"
· "Siapa
lelaki yang diutus kepadamu?"
· "Siapa
yang mengajarimu?"
Menurut syariat Islam, hanya orang yang beriman saja yang dapat menjawabnya dengan baik. Maka kemudian akan diberi alas dari surga, mendapat kenikmatan di kubur dengan selalu dibukakan baginya pintu surga, dilapangkan dan diterangkan kuburnya. Sang mayat akan mendapat teman yang baik dengan wajah yang baik, pakaian yang baik dan aroma yang baik. Lelaki itu adalah gambaran dari amal perbuatannya selama hidup di dunia. Keadaan berubah sebaliknya jika si mayat adalah orang yang tidak beriman

0 comments:
Posting Komentar