Mushola Al-Islah Jl leces no.7 Sonosari Kab.Malang kumpulan doa rezeki,kumpulan doa tasawuf,makrifat,bahasa arab,sejarah kerajaan islam,sejarah kerajaan indonesia,sejarah kebudayaan islam

Rabu, 11 Maret 2026

Sumber Biru di Singosari Kabupaten Malang

Sumber Biru ini tepatnya terletak di tepi sungai Klampok, Desa Gunungrejo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Keindahan alam dan latar belakang sejarah yang melekat mungkin menjadi daya tarik Sumber Biru.

Sumber Biru ini dahulu adalah sebuah mata air yang mengeluarkan gumpalan-gumpalan air yang berwarna biru seperti tinta. Ceritanya, di sumber air inilah Empu Gandring mensucikan keris buatannya. Semua senjata kerajaan harus disucikan di Sumber Biru terlebih dahulu sebelum dikirab ke seluruh kawasan Proses mensucikan senjata ini tidak sembarangan. Penyucian senjata kerajaan harus melalui dua kali proses, yang pertama senjata direndam ke dalam mata air yang disakralkan, yaitu Banyu Biru. Setelah itu, senjata kerajaan disucikan ke petirtaan Sumber Nagan.Berbeda dengan jalan menuju Sumber Boto Rubuh yang masih alami , jalan menuju Sumber Nagan sudah dibangun tangga dengan pegangan dari paralon.

Sumber Biru di Singosari Kabupaten Malang

Dipercaya warga setempat disinilah tempat pemandian Ken Dedes dan Ken Arok pada jaman Sumber Biru sedikit terpencil, namun tidak jauh dari jalan menuju Dusun Kreweh, desa Gunungrejo. Dari Candi Singosari hanya berjarak 1,5 kilometer barat laut dan dari Pasar Singosari berjarak sekitar 67 km. Untuk menuju ke tempat ini, Anda bisa menuju ke sana dengan kendaraan pribadi atau ojek. Perjalanan dengan ojek hanya kenakan biaya Rp 5.000 sekali jalan.

Konon menurut cerita, nama Dusun Biru berasal dari munculnya sebuah mata air yang mengeluarkan gumpalan-gumpalan air yang berwarna biru seperti tinta. Di sumber air inilah Empu Gandring mensucikan keris hasil tempaannya.

Semua senjata kerajaan disucikan terlebih dahulu untuk kemudian dikirab ke seluruh kawasan kerajaan. Penyucian senjata kerajaan sendiri harus melalui dua kali proses, yang pertama senjata direndam ke dalam mata air yang disakralkan di Banyu Biru, kemudian lalu disucikan ke petirtan Sumber Nagan.

Petirtan adalah sumber air yang diyakini sudah ada sejak zaman dahulu, bahkan sampai sekarang pun keyakinan itu masih melekat di masyarakat sekitar.


Sumber biru singosari kabupaten malang

0 comments:

Posting Komentar