Mushola Al-Islah Jl leces no.7 Sonosari Kab.Malang kumpulan doa rezeki,kumpulan doa tasawuf,makrifat,bahasa arab,sejarah kerajaan islam,sejarah kerajaan indonesia,sejarah kebudayaan islam

Minggu, 22 Maret 2026

Zuhud adalah

Kata zuhud berasal dari akar kata zahada-zuhdān yang artinya meninggalkan, tidak memperhatikan, meremehkan, memangadang hina atau remeh. Zuhud adalah melepaskan hati dari pengaruh dunia. Maksudnya tidak kikir terhadap peminta dan tidak tersibukkan oleh kegiatan-kegiatan duniawi sehingga lupa pada Allah SWT. Namun zuhud juga bukan berarti harus mengosongkan tangan dari memiliki harta.

zuhud adalah


"Siapa yang dalam hatinya masih ada cinta dunia seperti kedudukan, pernikahan, pakaian, makanan dan sebagainya, ia bukanlah pecinta akhirat. Ia masih mengikuti nafsunya,""Amal yang sedikit dari orang fakir yang tidak tersibukkan dunia bahkan lebih baik daripada amal yang menggunung dari seseorang yang hatinya sibuk memikirkan dunia," jelasnya sebagaimana termaktub dalam kitab tersebut. Abu al-Mawahib al-Syadzili juga menyatakan, ibadah yang disertai cinta dunia hanya melelahkan hati dan raga. Hal ini terlihat banyak menurut orang yang mrlakukannya namun hakikatnya sedikit. Ibadah yang seperti itu bagai raga tanpa nyawa, kosong tanpa isi. "Karenanya, banyak orang yang berpuasa, shalat malam dan haji, tetapi tidak pernah merasakan manisnya beribadah karena tidak ada cahaya zuhud dalam hatinya,"

  • Zuhud adalah sikap meninggalkan duniawi untuk meraih kebaikan akhirat. 
  • Zuhud merupakan salah satu akhlak mulia dalam Islam. 
  • Zuhud adalah sikap mengalihkan kesenangan dari duniawi ke hal-hal yang lebih baik Zuhud adalah melepaskan hati dari pengaruh dunia 
  • Zuhud adalah pola hidup yang lebih memfokuskan pada kehidupan akhirat 
  • Zuhud adalah sikap hidup yang seharusnya dilakukan oleh seorang Muslim 
  • Zuhud adalah tingkatan yang harus dilalui seorang sufi untuk mendekatkan diri kepada Tuhan 

Ciri-ciri Zuhud

Hidup sederhana

Tidak menumpuk kekayaan

Menghindari hidup sombong

Selalu mengutamakan kepentingan akhirat

Tidak mudah terkesan oleh hal-hal duniawi

Tidak rakus dunia

Tidak bermegah-megahan dalam hal dunia

Menjadikan dunia sebagai sarana untuk menuju ridha Allah

0 comments:

Posting Komentar