Mushola Al-Islah Jl leces no.7 Sonosari Kab.Malang kumpulan doa rezeki,kumpulan doa tasawuf,makrifat,bahasa arab,sejarah kerajaan islam,sejarah kerajaan indonesia,sejarah kebudayaan islam

Jumat, 15 Mei 2026

Hijrahnya umat Muslim dari kota Mekkah

 Hijrahnya umat Muslim dari kota Mekkah

Bayang-bayang   azab   dunia   terngiang   di   telinganya.   Dan   ketika   ia   sampai   ke orang Quraisy, ia mengusulkan agar orang-orang Quraisy membiarkan apa saja yang dilakukan Muhammad. Gagallah perundingan dengan seorang Muslim yang pertama, yaitu Rasulullah saw. Gagalnya perundingan tersebut sebagai bentuk pemberitahuan tentang kembalinya tindak kekerasan dan penyeksaan terhadap sahabat-sahabat   Rasul   saw.  

Hijrahnya umat Muslim dari kota Mekkah


  Kemudian   kaum   musyrik   semakin   meningkatkan penindasan   terhadap   kaum   Muslim.   Rasulullah   saw   sangat   menderita   melihat hal yang dirasakan para sahabatnya. Ketika kaum Muslim membayar harga yang paling   mahal   sebagai konsekuensi   dari   akidah   yang   mereka   anut   dan   mereka dengan   sabar   memikul   penderitaan   di   jalan   Allah   SWT,   maka   Rasulullah   saw mengisyaratkan        mereka     untuk    berhijrah.    Beliau   memberikan       izin  untuk berhijrah bagi orang yang ingin hijrah.

Kemudian       Dimulailah    gelombang     hijrah.   Itu  terjadi   pada   lima   tahun   dari turunnya wahyu setelah dua tahun diumumkannya dakwah. Maka berhijrahlah ke    Habasyah    enam     belas  orang    Muslim.   Mereka     keluar   secara   rahsia   dan mereka menuju ke laut. Mereka berlayar meskipun orang- orang yang tinggal digurun     sebenarnya     tidak   ingin  berlayar    kerana    mereka     takut   dari  laut  dan mereka yakin bahawa manusia yang berlayar di laut akan menjadi ulat di atas kayu-kayu yang berenang. Selanjutnya,   gelombang   hijrah   yang   kedua   pun   dimulai.   Kali   ini   diikuti   oleh delapan   puluh   tiga   orang   laki-laki   dan   sembilan   belas   perempuan.   Kemudian orang-orang      Quraisy    berusaha     untuk    mengirim     beberapa     orang    dan   tetap berusaha      menyeksa       dan   menyakiti      orang-orang      yang    berhijrah.    Mereka mengutus         ke     Najasyi,     Raja      Habasyah,       orang-orang        yang     dapat mempengaruhinya           untuk    menentang      orang-orang      yang    berhijrah.  

 Mereka menuduh kaum Muslim meninggalkan agama nenek moyang mereka di Mekah dan     mereka     juga   tidak   menganut      agama     Najasyi,    yaitu   agama     Kristen. Kemudian       orang-orang     Quraisy    tidak  lupa   mengirim     hadiah    kepada    Najasyi sebagai   bentuk   suapan   kepadanya.   Tampaknya   Najasyi   seorang   yang   berakal lalu   ia  mengutus      seseorang    kepada     kaum    muhajirin     dan   bertanya    kepada mereka   tentang   agama   baru   yang   mereka   anut.   Kemudian   kaum   muhajirin menceritakan kepadanya tentang Islam. Najasyi   bertanya   tentang   Isa   lalu   mereka   menjawab:   "Ia   adalah   hamba   Allah SWT   dan     rasul-Nya   dan    roh-Nya   serta    kalimat-Nya   yang   diletakkan      kepada Maryam,   wanita   yang   perawan   yang   suci."   Kemudian   Najasyi   mengambil  satu kayu   kecil   dari   bumi   dan   mengatakan:   "Penjelasan   tentang   Isa   yang   kalian katakan tidak lebih dari kayu kecil ini. Pergilah kalian dan kalian akan aman." Najasyi   mengembalikan   hadiah   kaum   Quraisy   dan   mengatakan:   "Allah   tidak mengambil suap dariku sehingga aku tidak mungkin mengambilnya dari kalian." Demikianlah   kaum   muhajirin   tinggal   di   negeri   yang   damai,   yaitu   Habasyah negeri yang dipimpin oleh seorang laki-laki yang diberi kematangan berfikir di mana ia cenderung mengimani karakter al-Masih sebagai seorang manusia. Dan salah   satu   keajaiban   kekuasaan   Ilahi   adalah   bahawa   masyarakat   Islam   yang berhijrah     tersebut     tidak   mengalami      kelemahan      dalam     akidahnya,     namun mereka justru merasakan kekuatan

0 comments:

Posting Komentar