Mushola Al-Islah Jl leces no.7 Sonosari Kab.Malang kumpulan doa rezeki,kumpulan doa tasawuf,makrifat,bahasa arab,sejarah kerajaan islam,sejarah kerajaan indonesia,sejarah kebudayaan islam

Selasa, 20 Januari 2026

KISAH NABI SULAIMAN A.S Masa Keemasan Bani israil

 KISAH NABI SULAIMAN A.S

Masa Keemasan Bani israil

Allah s.w.t berfirman:

"Dan   sesungguhnya   Kami   telah   memberi   ilmu   kepada   Daud   dan   Sulaiman; dan keduanya mengucapkan: 'Segala puji bagi Allah yang melebihkan kami dari    kebanyakan      hamba-hamba-Nya         yang   beriman.'     Dan   Sulaiman     telah mewarisi Daud dan dia berkata: 'Hai manusia, kami telah diberi pengertian tentang suara burung dan kami diberi segala sesuatu, sesungguhnya (semua) ini benar-benar suatu kurnia yang nyata.'" (QS. an-Naml: 15-16)

Masa Keemasan Bani israil

"Dan Sulaiman telah mewarisi Daud. " Beliau mewarisi Daud dalam sisi kenabian dan   kekuasaan,   bukan   mewarisi   harta   kerana   para   nabi   tidak   mewariskan. Sebab   sepeninggal   mereka,   harta   mereka   menjadi   sedekah   bagi   orang-orang yang     ada   di  sekitar    mereka,    yaitu   orang-orang      fakir  dan    orang   yang membutuhkan.  Dan    harta    para   nabi    tidak   dikhususkan     bagi    kalangan keluarganya.   Rasulullah   saw   bersabda:   "Kami   para   nabi   tidak   mewariskan." Sulaiman mewarisi kenabian dari Daud. Ini adalah hal yang jelas. Allah s.w.t telah memilihnya sebagai Nabi dari Bani Israil. Begitu juga, Allah s.w.t telah  memberinya   kekuasaan   (kerajaan)   sehingga   ia   menjadi   pimpinan   Bani   Israil. Barangkali sesuatu yang paling penting yang diwarisi oleh Sulaiman dari Daud adalah    tradisi  militer.   Kemajuan     militer   yang  dahsyat    ini  telah  berpindah kepada Sulaiman. Daud sebenarnya adalah seorang penggembala kambing yang miskin, tetapi seiring dengan perjalanan waktu, ia menjadi komandan pasukan yang tiada tandingannya. Perubahan keadaan ini adalah sebagai bentuk ilham dari Allah s.w.t dan sebagai dukungan dari-Nya.

Daud   mengetahui   bahawa   kekuatan   yang   hakiki   yang   mengatur   alam   wujud adalah kekuatan Allah s.w.t. Ketika ia menghulurkan tangannya dan memegang potongan batu lalu beliau melemparkannya melalui katapelnya ke arah Jalut, maka ini sebagai bentuk demonstrasi kekuatan darinya. Kehadiran Nabi Daud mengubah   keadaan   pasukan   Bani   Israil   di   mana   mereka   sebelumnya   lari   jika berhadapan        dengan      musuh,      maka     kini    keberadaan       mereka     mulai diperhitungkan.   Di   masa   hidupnya,   Daud   mengalami   peperangan   yang   cukup banyak namun Al-Quran tidak menceritakan secara terperinci hal itu. Al-Quran adalah kitab dakwah di   jalan   Allah   s.w.t, dan   bukan   kitab sejarah.   Al-Quran hanya mengatakan:

"Dan Kami kuatkan kerajaannya." (QS. Shad: 20)

Ayat    tersebut     bererti   bahawa     Daud    belum    pernah     terkalahkan     dalam peperangan   yang   diikutinya.   Di   samping   dukungan   yang   Allah   s.w.t   berikan kepada     Daud,    juga   pasukannya      dan   rakyatnya    di  mana     mereka    adalah orang-orang   yang   bertauhid   dan   menyerahkan   diri   kepada   Allah   s.w.t,   Allah s.w.t    mengungkapkan       kepada    Daud    hal-hal   yang   menjadikan      pasukannya memiliki      keistimewaan       yang    dengannya       mereka     dapat     mengalahkan pasukan-pasukan yang lain yang ada di bumi saat itu.

Allah s.w.t berfirman:

"Dan Kami telah melunakkan besi untuknya." (QS. Saba': 10)

Masalah baju besi yang dibuat untuk orang-orang yang hendak berperang cukup mengganggu gerakan mereka. Anda bisa bayangkan ketika ada dua orang yang berperang yang salah satunya dapat bergerak dengan bebas, sementara yang lain tidak leluasa bergerak. Namun dengan kekuasaan Allah s.w.t, Nabi Daud dapat melunakkan besi dan membuat darinya baju besi yang ringan. Ini adalah kemajuan      penting   yang   Allah   s.w.t  berikan   kepada    Daud    dan  tenteranya. Kemajuan   ini  kini  dimiliki  oleh   Sulaiman.    Demikianlah     Sulaiman    memiliki pasukan   yang   dahsyat   yang   melebihi   pasukan   mana       pun   di   bumi  saat   itu. Bahkan Allah s.w.t menambah kurnia-Nya kepada Sulaiman:

"Dan   Sulaiman   telah   mewarisi   Daud,   dan   dia   berkata:   'Hai   manusia,   kami telah    diberi   pengertian     tentang    suara   burung     dan   kami    diberi   segala sesuatu. Sesungguhnya (semua) ini benar-benar suatu kurnia yang nyata.'" (QS. an-Naml: 16)

Ketika   kita   membuka      lembaran-lembaran   sejarah       kehidupan   Nabi   Sulaiman yang diungkap oleh Al-Quran, maka kita akan mengetahui bahawa kita berada di masa keemasan Bani Israil, yaitu masa Nabi mereka dan penguasa mereka Sulaiman.

0 comments:

Posting Komentar