Mushola Al-Islah Jl leces no.7 Sonosari Kab.Malang kumpulan doa rezeki,kumpulan doa tasawuf,makrifat,bahasa arab,sejarah kerajaan islam,sejarah kerajaan indonesia,sejarah kebudayaan islam

Jumat, 28 November 2025

Kisah Nabi Musa AS kembali ke tanah mesir

 Kisah Nabi Musa AS kembali ke tanah mesir

Nabi   Musa   kembali   untuk   menemui keluarganya   setelah   Allah   s.w.t   memilihnya   sebagai   Rasul   atau   utusan   untuk berdakwah       ke  Fir'aun.   Akhirnya,    Nabi   Musa    beserta   keluarganya     berjalan menuju ke Mesir. Hanya Allah s.w.t yang mengetahui fikiran-fikiran apa yang terlintas   di   dalam   diri   Musa   saat   beliau   mengayunkan   langkahnya   menuju   ke Mesir. Selesailah    masa-masa      perenungan     dan   dimulailah    hari-hari   kedamaian      dan kebahagiaan,   dan   akhirnya   datanglah   hari-hari   yang   sulit.   Demikianlah   Nabi Musa   memikul   amanat   kebenaran   dan   pergi   untuk   menyampaikannya   kepada salah satu penguasa yang paling bengis dan paling kejam dan paling jahat di zamannya.   

Kisah Nabi Musa AS kembali ke tanah mesir


Nabi   Musa   mengetahui   bahawa   Fir'aun   adalah   orang   yang   jahat. Fir'aun   akan   berusaha   memberhentikan   langkah   dakwahnya   dan   Fir'aun   akan menentangnya tetapi Allah s.w.t memerintahkannya untuk pergi ke Fir'aun dan berdakwah       kepadanya     dengan     kelembutan     dan    kasih  sayang.    Allah   s.w.t mewahyukan kepada Musa bahawa Fir'aun tidak akan beriman tetapi Nabi Musa tidak peduli dengan hal itu. Beliau diperintahkan untuk melepaskan Bani Israil yang sedang diseksa oleh Fir'aun. Allah s.w.t berkata kepada Musa dan Harun: "Maka      datanglah     kamu     berdua     kepadanya       (Fir'aun)    dan    katakanlah: 'Sesungguhnya kami berdua adalah utusan Tuhanmu, maka lepaskanlah Bani Israil bersama kami dan janganlah kamu menyeksa mereka." (QS. Thaha: 47) Inilah tugas yang ditentukan, yaitu tugas yang akan berbenturan dengan ribuan tantangan. Fir'aun menyeksa Bani Israil dan menjadikan mereka budak-budak dan memaksa mereka untuk bekerja di luar kemampuan mereka. Fir'aun juga menodai   kehormatan   wanita-wanita   mereka   dan   menyembelih   anak   laki-laki mereka.

0 comments:

Posting Komentar