Mushola Al-Islah Jl leces no.7 Sonosari Kab.Malang kumpulan doa rezeki,kumpulan doa tasawuf,makrifat,bahasa arab,sejarah kerajaan islam,sejarah kerajaan indonesia,sejarah kebudayaan islam

Rabu, 14 Januari 2026

Kisah Kecerdasan Nabi Sulaiman bin Daud AS

 Kisah Kecerdasan Nabi Sulaiman bin Daud AS

Seperti    biasanya,  Daud   duduk  dan  memberikan   keputusan     hukum    kepada manusia   dan menyelesaikan   persoalan   mereka.   Seorang   lelaki   pemilik   kebun datang kepadanya disertai dengan lelaki yang lain. 

Kisah Kecerdasan Nabi Sulaiman bin Daud AS

Pemilik kebun itu berkata kepadanya: "Tuanku wahai Nabi, sesungguhnya kambing laki- laki ini masuk ke kebunku      dan   memakan      semua    anggur   yang   ada   di  dalamnya.     Aku   datang kepadamu   agar   engkau   menjadi   hakim   bagi   kami.   Dan   aku   menuntut   ganti rugi."Daud     berkata   kepada    pemilik   kambing:     "Apakah    benar   bahawa     kambingmu memakan kebun lelaki ini?" Pemilik kambing itu berkata: "Benar wahai tuanku." Daud berkata: "Aku telah memutuskan untuk memberikan kambingmu sebagai ganti dari apa yang telah dirosaki oleh kambingmu." Sulaiman berkata: "Allah telah   memberinya   hikmah   di   samping   ilmu   yang   diwarisi   dari   ayahnya   -   aku memiliki   hukum   yang   lain,   wahai   ayahku."   Daud   berkata:   "Katakanlah   wahai Sulaiman."      Sulaiman     berkata:    "Aku    memutuskan       agar    pemilik    kambing mengambil kebun laki- laki ini yang buahnya telah dimakan oleh kambingnya. Lalu hendaklah ia memperbaikinya dan menanam di situ sehingga tumbuhlah pohon-pohon anggur yang baru. Dan aku memutuskan agar pemilik kebun itu mengambil kambingnya sehingga ia dapat mengambil manfaat dari bulunya dan susunya serta makan darinya. Jika pohon anggur telah besar dan kebun tidak rusak atau kembali seperti semula, maka pemilik kebun itu dapat mengambil kembali     kebunnya     dan  begitu   juga   pemilik   kambing    pun   dapat   mengambil kambingnya." Daud berkata: "Ini adalah keputusan yang hebat wahai Sulaiman. Segala puji bagi Allah s.w.t yang telah memberimu hikmah ini. Engkau adalah Sulaiman   yang   benar-benar   bijaksana."   Nabi   Daud   -   meskipun   kedekatannya kepada Allah s.w.t dan kecintaannya kepada-Nya - selalu belajar kepada Allah s.w.t. Allah s.w.t telah mengajarinya agar ia tidak memutuskan suatu perkara kecuali setelah ia mendengar perkataan kedua belah pihak yang bertikai.

Pada    suatu   hari  Nabi   Daud   duduk   di   mihrabnya    yang   di  situ  ia  solat  dan beribadah. Ketika ia memasuki kamarnya, ia memerintahkan para pengawalnya untuk      tidak    mengizinkan       seseorang      pun    masuk      menemuinya        atau mengganggunya saat ia solat. Tiba-tiba, beliau dikejutkan ketika melihat dua orang lelaki berdiri di hadapannya. Daud takut kepada mereka berdua kerana mereka berani masuk, padahal ia telah memerintahkan agar tak seorang pun masuk menemuinya. Daud bertanya kepada mereka: "Siapakah kalian berdua?" Salah    seorang   lelaki  itu  berkata:   "Janganlah    takut   wahai   tuanku.   Aku    dan laki-laki    ini   berselisih   pendapat.      Kami    datang     kepadamu      agar    kamu memutuskan        dengan    cara  yang   benar."   Daud    bertanya:    "Apa   masalahnya?" Laki-laki   yang   pertama   berkata:   "Saudaraku   ini   mempunyai   sembilan   puluh sembilan     kambing    betina,   sedangkan     aku  hanya    mempunyai      satu.  Ia  telah mengambilnya dariku." Ia berkata: "Berikanlah kepadaku, lalu ia mengambilnya dariku." Daud berkata tanpa mendengar pendapat atau argumentasi pihak yang lain:   'Sesungguhnya      dia  telah   berbuat     lalim  kepadamu      dengan     meminta kambingmu   untuk   ditambahkan   kepada   kambingnya.   Dan   sesungguhnya   dari kebanyakan orang-orang yang berserakan itu sebahagian mereka berbuat zalim kepada sebahagian yang lain, kecuali orang-orang yang beriman.'

Daud   terkejut   ketika   tiba-tiba   dua   orang   itu   menghilang   dari   hadapannya. Kedua orang itu bersembunyi laksana awan yang menguap di udara. Akhirnya, Daud   mengetahui   bahawa   kedua   lelaki   itu   adalah   malaikat   yang   diutus   oleh Allah    s.w.t   kepadanya     untuk    memberinya      pelajaran:    hendaklah     ia  tidak mengambil       keputusan    hukum     di  antara   dua   orang   yang   berselisih   kecuali setelah    mendengar      perkataan    mereka     semua.    Barangkali   pemilik    sembilan puluh sembilan kambing itu yang benar. Daud tunduk dan bersujud serta rukuk kepada Allah s.w.t dan meminta ampun kepada-Nya.

Allah s.w.t berfirman:

"Dan     sampaikah     kepadamu       berita   orang-orang     yang    berperkara     ketika mereka   memanjat   pagar?   Ketika   mereka   masuk   (menemui)   Daud   lalu   ia terkejut   dengan   (kedatangan)   mereka.   Mereka   berkata:   'Janganlah   kamu merasa takut, (kami) adalah dua orang yang berperkara yang salah seorangdari kami berbuat lalim kepada yang lain; maka berilah keputusan di antara kami    dengan     adil  dan   janganlah    kamu    menyimpang       dari  kebenaran      dan tunjukilah kami ke jalan yang lurus. Sesungguhnya saudaraku ini mempunyai sembilan   puluh   sembilan   ekor   kambing betina   dan   aku   mempunyai   seekor saja.    Maka    dia   berkata:    'Serahkanlah      kambing     itu  kepadaku      dan   dia mengalahkan aku dalam perdebatan.' Daud berkata: 'Sesungguhnya dia telah berbuat   lalim   kepadamu   dengan   meminta   kambingmu   untuk   ditambahkan kepada   kambingnya.   Dan   sesungguhnya   dari   kebanyakan   orang-orang   yang berserikat   itu   sebahagian   mereka   berbuat   zalim   kepada   sebahagian   yang lain, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang soleh; dan    amat    sedikitlah    mereka     ini".  Dan   Daud    mengetahui      bahawa     kami mengujinya;   maka   ia   meminta.   ampun   kepada   Tuhannya   lalu   menyungkur sujud   dan   bertaubat.      Maka   Kami   ampuni   baginya   kesalahannya   itu.       Dan sesungguhnya dia mempunyai kedudukan dekat pada sisi Kami dan tempat kembali yang baik." (QS. Shad: 21-25)

0 comments:

Posting Komentar