Mukjizat Nabi Sulaiman AS melunakan logam
Allah s.w.t juga memberikan kenikmatan lain atas Sulaiman Allah s.w.t berfirman:
"Dan Kami alirkan cairan tembaga baginya." (QS.
Saba': 12)
Al-Kithir adalah tembaga yang dicairkan. Sebagaimana Allah s.w.t memberikan nikmat atas ayahnya Daud di mana ia mampu melunakkan besi dan Allah s.w.t mengajarinya bagaimana cara mencairkannya, maka Sulaiman pun memanfaatkan tembaga yang cair itu untuk peperangan dan di saat perdamaian. Pada saat peperangan beliau mencampur tembaga dengan besi dan membuat darinya perunggu. Mereka menggunakan senjata-senjata perunggu dalam peperangan, seperti pedang, baju besi dan pisau.
Senjata-senjata ini adalah senjata yang paling kuat di saat itu. Sedangkan di saat perdamaian, tembaga digunakan untuk membuat bangunan, patung, dan sebagainya. Meskipun Nabi Sulaiman mendapatkan nikmat yang besar ini dan kurnia yang khusus, Allah s.w.t telah mengujinya dengan suatu ujian. Ujian akan selalu datang pada seorang hamba. Ketika hamba itu mendapat kedudukan besar, maka ujiannya pun menjadi besar. Allah s.w.t menguji Sulaiman dengan penyakit.
Allah s.w.t berfirman:
"Dan
sesungguhnya Kami telah
menguji Sulaiman dan
Kami jadikan (dia) tergeletak di
atas kerusinya sebagai
tubuh (yang lemah
kerana sakit), kemudian ia
bertaubat. Ia berkata:
'Ya Tuhanku, ampunilah aku anugerahkanlah kerajaan yang tidak
dimiliki oleh seseorang pun sesudahku, sesungguhnya Engkaulah
Yang Maha Pemberi.
Kemudian Kami tundukkan kepadanya angin yang berhembus
dengan baik menurut ke mana saja yang ia
kehendakinya, dan (Kami
tundukkan pula kepadanya) syaitan-syaitan semuanya ahli bangunan
dan penyelam. " (QS. Shad: 34-37)

0 comments:
Posting Komentar