Mushola Al-Islah Jl leces no.7 Sonosari Kab.Malang kumpulan doa rezeki,kumpulan doa tasawuf,makrifat,bahasa arab,sejarah kerajaan islam,sejarah kerajaan indonesia,sejarah kebudayaan islam

Selasa, 27 Januari 2026

Kisah Penyakit Nabi Sulaiman AS

 Kisah Penyakit Nabi Sulaiman AS

Hakikat ujian yang dialami Nabi Sulaiman adalah   apa   yang   disebutkan   oleh   Fakhrur   Razi:   "Sulaiman   diuji   dengan   suatu penyakit yang keras di mana kedokteran saat itu tidak mampu mengatasinya. Sakitnya   Sulaiman   sangat   keras   sehingga   para   doktor   dari   kalangan   manusia dan    jin  pun   tidak   mampu     menghilangkan       penyakitnya. 

Kisah Penyakit Nabi Sulaiman AS


  Lalu  burung-burung menghadirkan rumput- rumput yang dianggap sebagai ubat tetapi Sulaiman pun belum   juga   sembuh.   Semakin   hari   penyakit   Sulaiman   semakin   menjadi-jadi sehingga ketika Sulaiman duduk di atas kursi ia duduk bagaikan tubuh tanpa roh,   seakan-akan   ia   mati   kerana   saking   kerasnya   penyakit   yang   dideritanya.

Sakit   yang   diderita   oleh  Sulaiman    terus   berlanjutan    untuk   beberapa    saat namun Sulaiman tidak henti-hentinya berzikir kepada Allah s.w.t dan meminta kesembuhan   kepada-Nya   serta   beristighfar   kepada-Nya   dan   mengungkapkan rasa cintanya kepada-Nya."

Selesailah    ujian   Allah   s.w.t   terhadap    hamba-Nya,      Sulaiman.    Beliau   pun sembuh. Kini Sulaiman merasakan kembali kesehatannya setelah ia mengetahui segala kejayaannya dan segala kekuasaannya serta segala kebesarannya tidak lagi mampu menghilangkan penyakit yang dideritanya kecuali jika Allah s.w.t menghendakinya.

 Inilah   pendapat     yang    lebih   menenangkan hati   kami. Pendapat   tersebut   sesuai   dengan   kemaksuman   Sulaiman   sebagai   Nabi   yang bijaksana dan Nabi yang mulia:

"Dan   sesungguhnya   Kami   telah   menguji   Sulaiman   dan   Kami   jadikan   (dia) tergeletak di atas kerusinya sebagai tubuh (yang lemah kerana sakit)" (QS. Shad: 34)

Sakit    yang   diderita   Sulaiman     membuat      dirinya   seperti   jasad   yang   tak bernyawa.      Kata   jasad  dalam    bahasa   Arab   diungkapkan     atas  sesuatu    yang kehilangan kehidupan atau kesehatan. Sulaiman berubah menjadi jasad kerana saking kerasnya penyakit yang dideritanya. "Kemudian ia bertaubat." (QS. Shad: 34)

Lalu   Nabi   Sulaiman   kembali   sehat. 

0 comments:

Posting Komentar